Cegah Berat Badan Ibu Hamil Naik Berlebihan dengan 5 Cara Super Mudah Ini!

ciri-ciri-orang-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com– Anda tentu sering mendengar bahwa ibu yang sedang hamil haruslah mengalami kenaikan berat badan.
Ya, berat badan yang naik stabil selama kehamilan awal hingga akhir memang merupakan suatu indikator kesehatan kehamilan yang baik.

Ibu hamil haruslah mengalami kenaikan berat badan secara stabil, karena berat badan yang meningkat saat hamil menunjukkan peningkatan berat janin, perkembangan tumbuh kembang janin yang optimal, serta persiapan kondisi atau tubuh ibu jelang persalinan dan menyusui.

Bahaya berat badan ibu hamil yang naik berlebihan

Melihat pentingnya peningkatan berat badan pada ibu hamil, maka tentu kondisi fisik ibu saat hamil haruslah bertambah gemuk, ya.

Akan tetapi, penambahan berat badan yang dilakukan ibu tidak boleh terjadi dengan asal, lho, karena berat badan yang berlebihan saat hamil bisa membahayakan kondisi tubuh ibu dan mengganggu persalinan.

Berat badan ibu yang naik berlebihan, apalagi disebabkan pemilihan bahan makanan yang hanya tinggi kalori namun miskin gizi, saat hamil berisiko membuat ibu mengalami kegemukan, kadar lemak darah yang meningkat, hingga kadar gula darah yang tinggi.

Kondisi ini tentu justru membuat kesehatan ibu secara umum terganggu, kadar nilai darah tidak terkontrol, meningkatkan risiko pendarahan saat hamil hingga memengaruhi kondisi fisik bayi saat dilahirkan.

Melihat bahaya tersebut, maka tentu penting bagi ibu hamil menghindari terjadinya berat badan yang naik berlebihan.

Lantas, bagaimana cara agar ibu hamil dapat mencegah terjadinya peningkatan berat badan yang berlebihan saat hamil?

Berikut 5 tips mudah agar ibu hamil tidak mengalami peningkatan berat badan berlebihan saat hamil:

1. Tidak menerapkan prinsip makan untuk 2 orang

Anda tentu sering mendengar bahwa saat hamil berarti ibu harus makan untuk 2 orang, bukan? Hal ini justru tidak tepat diterapkan karena bisa berisiko membuat ibu makan berlebihan, tanpa ada pengaturan porsi dan jenis yang tepat.

Saat hamil ibu harus makan sesuai kebutuhan gizinya, yang semakin meningkat berdasarkan usia kehamilan. Peningkatan kebutuhannya pun tidak harus dipenuhi dengan jenis makanan yang sama.

Ibu dapat memenuhi peningkatan kebutuhannya, yang paling banyak 300 kkal, tersebut dengan memilih makanan padat gizi untuk ibu hamil.

2. Memilih camilan menyehatkan

Memilih camilan yang menyehatkan membuat ibu merasa kenyang lebih lama dan kebutuhan gizi tetap terpenuhi.

Beberapa jenis camilan menyehatkan untuk ibu hamil adalah yang kaya vitamin dan mineral, misalnya buah, olahan sayur, kacang-kacangan, atau camilan dari gandum dan umbi yang tinggi serat.

3. Tidak makan dekat dengan waktu tidur

Tubuh ibu hamil yang mudah lelah membuat ibu bisa jadi lebih sering tidur. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur membuat ibu hamil mengalami peningkatan berat badan dan peningkatan kadar lemak dalam tubuh. Untuk itu, batasi paling tidak 2-3 jam sebelum tidur jika ibu hamil ingin makan.

4. Rutin menimbang paling tidak seminggu sekali

Salah satu cara mengontrol peningkatan berat badan hamil yang paling baik adalah dengan menimbang berat badan paling tidak seminggu sekali.

Selalu pastikan berat badan ibu naik sesuai dengan usia kehamilan karena hal ini beriringan dengan tumbuh kembang janin yang beratnya bisa bertambah setiap minggunya.

5. Rutin berolahraga

Langkah terakhir agar berat badan ibu tidak naik berlebihan adalah dengan tetap rutin berolahraga. Ibu hamil bisa memilih jenis olahraga yang tepat dengan usia kehamilannya.

Melakukan olahraga bisa melatih pernafasan yang bermanfaat untuk dapat membantu lancarnya proses persalinan nantinya.