Obat Cefotaxime: Bentuk, Sediaan, Dosis & Indikasi Dewasa

obat cefotaxime-doktersehat

Cefotaxime obat apa? Pasien yang menderita peneumonia barangkali sudah tidak asing lagi dengan obat Cefotaxime. Obat Cefotaxime adalah obat yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit akibat infeksi bakteri. Obat Cefotaxime adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi akibat bakteri, terutama untuk mengobati infeksi persendian, radang panggul, meningitis, pneumonia, infeksi saluran kemih, sepsis, gonorhea, dan selulitis. Dari penjelasan awal ini tentu sudah terjawab bukan pengertian Cefotaxime obat apa?

Setelah mengetahui jenis Cefotaxime obat apa, Anda harus mengenali pula manfaat Cefotaxime, fungsi Cefotaxime, dan komposisi Cefotaxime supaya lebih cermat dalam menggunakan obat yang anjurkan oleh dokter kepada para penderita penyakit infeksi bakteri.

Telah dipaparkan dari penjelasan awal di atas bahwa fungsi obat Cefotaxime adalah mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Perlu Anda ingat juga, pemakaian obat Cefotaxime tersebut tidak berlaku jika penderita terjangkit penyakit pilek atau flu yang disebabkan oleh virus.

Fungsi Cefatoxime  tersebut hanya efektif untuk pengidap penyakit yang disebabkan bakteri. Selain itu, tambahan manfaat Cefotaxime adalah dapat mengobati keracunan darah. Komposisi Cefotaxime adalah Cefotaxime 500 mg dan 1 g.

Jadi, kini Anda telah mengetahui komposisi Cefotaxime, fungsi Cefotaxime, dan manfaat Cefotaxime. Jika Anda ingin mengetahui indikasi, dosis Cefatoxime, peringatan bagi ibu hamil dan penggunaan obat, informasi di bawah ini akan membantu Anda memahami lebih detail mengenai obat Cefatoxime.

Nama: Cefotaxime
Nama Dagang: Claforan
Kelas: Cephalosporin generasi 3
Tersedia dalam bentuk:
Larutan cefotaxime injeksi

  • 20mg/mL
  • 40mg/mL

Bubuk injeksi

  • 500mg
  • 1g
  • 2g
  • 10g

Obat lain yang termasuk cephalosporin generasi 3: Cefdinir, Cefditoren, Cefixime, Cefpodoxime, Cefotaxime, Ceftazidime, Ceftibuten, Ceftriaxone

Dosis Cefotaxime dan Indikasi untuk Dewasa

Pemberian dosis Cefatoxime diberikan dokter setelah melakukan pemeriksaan secara komprehensif terhadap pasien yang menderita penyakit akibat infeksi bakteri. Dosis Cefotaxime terbaik adalah dosis yang diberikan berdasarkan anjuran dokter. Namun, sebagai bahan acuan, berikut ini ada paparan dosis umum untuk memberikan obat Cefotaxime kepada pasien. Paparan dosis umum ini telah ditentukan berdasarkan penyakit  yang diderita serta berdasarkan pertimbangan lain seperti umur dan jenis kelamin pasien.

Untuk Uretritis/Cervicitis Gonokokal:

0,5 g IM (intramuskuler, melalui suntikan otot) sekali

Gonore, rektal:

  • Pria: 1 g IM sekali
  • Wanita: 0,5 g IM sekali

Infeksi disebabkan oleh organisme tertentu:

  • Infeksi tanpa komplikasi: 1 g IV atau setiap 12 jam IM
  • Infeksi sedang sampai berat: 1-2 g IV atau setiap 8 jam IM
  • Infeksi yang lebih serius (infeksi aliran darah [septikemia]): 2 g setiap 6-8 jam IV
  • Infeksi yang mengancam jiwa: 2 g IV setiap 4 jam; tidak melebihi 12 g/hari

Persiapan Obat Cefotaxime untuk bedah (Profilaksis infeksi bedah)

1 g IM/IV setelah 30-90 menit sebelum dimulainya prosedur.

Dianjurkan untuk meminum antibiotik terlebih dahulu ketika prosedur operasi akan dimulai. Supaya Anda tidak terjangkit infeksi lebih mendalam mengenai penyakit yang diderita. Perlu diingat, dosis yang diberikan harus sesuai dengan anjuran dokter ketika akan melakukan prosedur operasi. Kenali peringatan dan tata cara penggunaan obat Cefatoxime setelah berkonsultasi dengan dokter.

Pertimbangan Dosis Cefotaxime

Organisme Rentan:

Bacteroides spp, Citrobacter spp, Clostridium spp, Enterobacter spp, Escherichia coli, Haemophilus influenzae, Klebsiella spp, Moraxella catarrhalis, Morganella morganii, Neisseria gonorrhoeae, Neisseria meningitidis, Peptococcus spp, Peptostreptococcus spp, Proteus mirabilis, Providencia rettgeri, Pseudomonas spp, Serratia spp , Staphylococcus aureus, Streptococcus agalactiae, Streptococcus pneumoniae, Streptococcus pyogenes.

Penggunaan Obat Cefotaxime Kehamilan dan Menyusui

Keamanan untuk kehamilan: Kategori B

Telah diteliti lebih mendalam mengenai keamanan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi obat Cefatoxime ini. Namun untuk berjaga-jaga supaya tidak terjadi hal yang buruk pada calon bayi, selalu konsultasikanlah dengan dokter jika penderita penyakit infeksi bakteri ingin mengonsumsi obat tersebut. Konsumsi obat Cefatoxime di bawah pengawasan dokter sebagai antisipasi untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.

Jenis kategori obat untuk kehamilan:

Kategori A: Secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti apa pun pada kerusakan janin atau calon bayi.

Kategori B: Mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan dengan uji coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.

Kategori C: Digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan uji coba menunjukkan risiko tinggi dan belum ada penelitian langsung yang lebih mendalam pada manusia

Kategori D: Digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa atau darurat

Kategori X: Jangan digunakan pada kehamilan.

Kategori NA: Tidak ada informasi.

Pada ibu menyusui, obat tidak diketahui memasuki ASI atau tidak. Tidak direkomendasikan untuk digunakan. Tetapi jika ingin menggunakan, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter supaya tidak membahayakan bayi Anda. Gunakan obat Cefotaxime sesuai petunjuk dokter untuk keamanan dan efektivitas obat.

Obat Cefotaxime – Halaman Selanjutnya :   1   2   3