Terbit: 21 Juli 2021 | Diperbarui: 22 Juli 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Carbidopa adalah obat untuk mengatasi gejala penyakit Parkinson dan gejala lainnya yang mirip dengan penyakit ini. Selengkapnya simak penjelasan tentang definisi, dosis, interaksi, efek samping, dan lainnya di bawah ini!

Carbidopa: Manfaat, Dosis, Interaksi Obat, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Umum Carbidopa

Nama Obat Carbidopa
Kandungan Obat Carbidopa 25 mg
Kelas Obat inhibitor dekarboksilase
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Mengobati gejela penyakit Parkinson
Kontraindikasi
Hipersensitif terhadap komponen obat ini, dan pada pasien glaukoma sudut sempit.
Sediaan Obat Tablet
Harga Carbidopa Rp26.000 – Rp100.000

Carbidopa Obat Apa?

Carbidopa adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala penyakit Parkinson, seperti kekakuan atau tremor. Obat ini hanya dapat dikombinasikan dengan levodopa. Kedua obat ini juga untuk mengobati gejala mirip Parkinson yang terjadi akibat penggunaan obat-obatan tertentu atau paparan gas atau mineral beracun seperti karbon monoksida atau mangan.

Carbidopa termasuk dalam kelas inhibitor dekarboksilase, yang bekerja dengan mencegah levodopa dipecah sebelum mencapai otak. Ini memungkinkan dosis levodopa yang lebih rendah, yang membuat mual dan muntah berkurang. Sedangkan levodopa berada dalam kelas central nervous system agents. Obat ini bekerja dengan mengubahnya menjadi dopamin di otak.

Dosis Carbidopa

Jika sudah menggunakan obat ini, Anda harus berhenti meminumnya setidaknya 12 jam sebelum Anda mulai menggunakan levodopa carbidopa.

Dosis dapat berbeda untuk setiap pasien karena tergantung pada kondisi dan respons terhadap obat ini. Oleh karenanya, ikuti semua petunjuk dosis obat berdasarkan resep dari dokter dan baca semua panduan dosis. Dokter mungkin sesekali akan mengubah dosis pasien.

Berikut ini dosis carbidopa levodopa untuk meredakan gejala penyakit Parkinson:

  • Carbidopa 25 mg dikombinasikan dengan levodopa 100 mg dan entacapone 200 mg.
  • Pemberian dosis obat per 1 tablet, dengan dosis maksimal sekitar 8 tablet per hari.

Baca Juga: Parkinson: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan, dll

Interaksi Obat Carbidopa

Interaksi obat adalah berubahnya cara kerja obat ketika mengonsumsinya bersamaan dengan obat-obatan lain, vitamin, produk herbal, atau makanan dan minuman. Hal ini dapat menyebabkan efektivitas obat berubah dan meningkatkan risiko efek samping.

Sebelum menggunakan obat ini, ada baiknya beri tahu dokter atau apoteker jika Anda mengonsumsi obat-obatan lain. Ini dapat membantu dokter atau apoteker untuk mengelola atau mencegah bahaya interaksi obat.

Levodopa carbidopa adalah obat yang memiliki interaksi jika menggunakannya secara bersamaan dengan obat-obatan berikut:

  • Chlorpromazine
  • Haloperidol
  • Thioridazine
  • Methyldopa
  • Isocarboxazid
  • Linezolid
  • Methylene blue
  • Moclobemide
  • Phenelzine
  • Procarbazine
  • Tranylcypromine

Efek Samping Carbidopa

Seperti obat lainnya, obat ini memiliki efek samping yang sedang hingga ringan. Begitu juga untuk obat levodopa.

Berikut ini gejala efek samping yang ringan dan umum dari carbidopa levodopa:

  • Berkeringat.
  • Urine atau air liur berwarna gelap (seperti merah, cokelat, atau hitam).
  • Gerakan otot mendadak atau memutar.
  • Sakit kepala.
  • Pusing, terutama saat bangun tiba-tiba dari tidur.
  • Tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Gangguan tidur (misal mimpi aneh).
  • Mulut kering.
  • Kontraksi otot.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Konstipasi atau sembelit.

Segera hubungi dokter jika mengalami efek samping levodopa carbidopa berikut ini:

  • Gerakan otot yang tidak terkendali di wajah (ini termasuk mengunyah, bibir mengecap, mengerutkan kening, gerakan lidah, berkedip atau gerakan mata).
  • Memburuknya tremor (gemetar yang tidak terkendali)
  • Muntah atau diare yang parah atau berkelanjutan.
  • Kebingungan, halusinasi, perubahan suasana hati (mood), atau perilaku yang tidak biasa.
  • Depresi atau pikiran untuk bunuh diri.
  • Reaksi sistem saraf yang parah—otot yang sangat kaku, demam tinggi, berkeringat, kebingungan, detak jantung cepat atau tidak merata, gemetar, merasa seperti akan pingsan.
  • Menyebabkan kantuk di waktu yang tidak tepat pada sebagian orang, termasuk saat bekerja, berbicara, makan, atau mengemudi.
  • Peningkatan dorongan seksual atau dorongan kuat lainnya.

Selain itu, segera dapatkan pertolongan darurat medis jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi, termasuk gatal-gatal, sulit bernapas, dan pembengkakan (wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan).

Baca Juga: 13 Gejala Penyakit Parkinson yang Paling Umum

Peringatan Obat Carbidopa

Sebelum menggunakan obat ini dengan levodopa, sebaiknya perhatikan hal-hal penting berikut ini:

  • Jangan menggunakan kedua obat ini jika telah menggunakan MAO inhibitors dalam 14 hari terakhir, seperti isocarboxazid, linezolid, injeksi metilen biru, phenelzine, atau tranylcypromine.
  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap obat ini atau obat lain.
  • Jika Anda menggunakan phenelzine atau tranylcypromine atau jika Anda telah berhenti mengonsumsinya dalam 2 minggu terakhir, beri tahu dokter. Mungkin dokter akan memberi tahu Anda untuk tidak menggunakan kedua obat ini.
  • Beri tahu dokter dan apoteker jika anda menggunakan obat resep dan nonresep, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal apa pun. Pastikan untuk menyebutkan obat-obatan tertentu yang Anda gunakan. Dokter mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau efek samping obat dengan hati-hati.
  • Hari-hati menggunakan obat ini jika Anda pernah atau memiliki riwayat glaukoma, melanoma (kanker kulit), atau pertumbuhan kulit. Dokter mungkin memberi tahu untuk tidak menggunakan obat ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat masalah hormon, asma, empisema, penyakit kejiwaan, kencing manis, sakit maag, serangan jantung, detak jantung tidak teratur, atau penyakit pembuluh darah, jantung, ginjal, hati atau paru-paru. Juga beritahu dokter jika pernah menjalani operasi perut, masalah saraf, hipotensi, atau pingsan.
  • Konsultasikan dengan dokter jika ingin menggunakan obat ini sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
  • Jika sedang hamil, berencana untuk hamil, dan sedang menyusui saat menggunakan kedua obat ini, hubungi dokter.
  • Bila Anda menjalani operasi (termasuk operasi gigi), konsultasikan dengan dokter atau dokter gigi jika Anda menggunakan levodopa carbidopa.
  • Kedua obat ini dapat menyebabkan kantuk atau menyebabkan tiba-tiba tertidur selama menjalani aktivitas sehari-hari. Untuk itu, jangan mengendarai mobil, mengoperasikan mesin, beraktivitas di ketinggian, atau aktivitas yang berpotensi berbahaya.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol saat menggunakan obat ini, karena dapat memperburuk efek samping.

Petunjuk Penggunaan Obat Carbidopa

Menggunakan obat ini sebaiknya sesuai anjuran dari dokter atau petunjuk penggunaan pada kemasan obat. Hal ini untuk menghindari efek samping yang berbahaya.

Berikut petunjuk penggunaan obat carbidopa and levodopa:

  • Minum kedua obat ini secara teratur dengan atau tanpa makanan.
  • Telan obat dalam bentuk kapsul utuh dan jangan menghancurkan, mengunyah, atau membukanya.
  • Jika sudah menggunakan levodopa, Anda harus berhenti mengonsumsi carbidopa setidaknya 12 jam sebelum mulai menggunakan kedua obat ini.
  • Obat tablet terkadang dipecah menjadi dua untuk memberikan dosis yang tepat. Untuk itu, pastikan menelan seluruh atau setengah tablet tanpa mengunyah atau menghancurkan.
  • Tempatkan orally disintegrating tablet (ODT) di mulut dan membiarkannya larut, tanpa mengunyah.
  • Tetap menggunakan obat ini sesuai petunjuk dan beri tahu dokter jika gejala tidak segera membaik. Serta beri tahu dokter jika efek obat ini hilang dengan cepat di antara dosis.
  • Jika menggunakan obat ini dalam jangka panjang, mungkin Anda perlu sering melakukan tes medis.
  • Jangan berhenti menggunakan kedua obat ini secara tiba-tiba. Sebaiknya tanyakan kepada dokter tentang bagaimana cara berhenti menggunakan obat ini dengan aman.

Baca Juga: 11 Cara Merawat Pasien Parkinson yang Alami dan Medis (Efektif)

Cara Menyimpan Obat Carbidopa

Guna menghindari kerusakan obat atau hilangnya efektivitas obat, berikut ini perhatikan cara menyimpan obat dengan baik dan benar:

  • Simpan obat dalam kotak P3K pada tempat dengan suhu 25°C.
  • Pastikan obat dalam kemasan dan tertutup rapat ketika menyimpannya.
  • Jauh obat dari kelembapan berlebih, panas, dan cahaya matahari langsung.
  • Sebaiknya simpan obat di tempat yang kering.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

paket obat isolasi mandiri doktersehat

 

  1. Anonim. 2018. Levodopa and Carbidopa. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601068.html (Diakses pada 21 Juli 2021)
  2. Anonim. Tanpa Tahun. Carbidopa-Levodopa Oral. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3394-41/carbidopa-levodopa-oral/carbidopa-levodopa-oral/details (Diakses pada 21 Juli 2021)
  3. Anonim. 2021. Sinemet. https://www.rxlist.com/sinemet-drug.htm#clinpharm (Diakses pada 21 Juli 2021)
  4. Multum, Cerner. 2021. Carbidopa. https://www.drugs.com/mtm/carbidopa.html#interactions (Diakses pada 21 Juli 2021)
  5. Multum, Cerner. 2021. Carbidopa and Levodopa. https://www.drugs.com/mtm/carbidopa-and-levodopa.html#dosage (Diakses pada 21 Juli 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi