Terbit: 16 Januari 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Hepatitis A adalah infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis A yang dipaparkan melalui beberapa media pemaparan seperti seperti benda, makanan, atau minuman yang terkontaminasi tinja manusia. Ketahui lebih lanjut tentang cara penularan hepatitis A dan cara mencegah hepatitis A.

Cara Penularan Hepatitis A dan Tips Pencegahannya

Apa Itu Hepatitis A?

Hepatitis A adalah infeksi serius yang terjadi pada hati. Penyebab utama hepatitis A adalah virus hepatitis A (HAV) yang dipaparkan melalui kontaminasi tinja yang masuk ke tubuh manusia melalui makanan atau minuman.

Hepatitis A sering terjadi di wilayah-wilayah berkembang yang belum memiliki akses air bersih, pengetahuan sanitasi buruk, serta gaya hidup tidak sehat. Selain itu, wabah hepatitis A juga dapat terjadi akibat hubungan seksual antara laki-laki dengan laki-laki dan penggunaan suntikan narkoba.

Hepatitis A jarang menjadi penyakit berbahaya. Sebagian besar pasien hepatitis A dapat sepenuhnya pulih, namun pengembangan gaya hidup sehat harus diterapkan selanjutnya. Sementara itu, hepatitis A adalah penyakit yang jarang di Indonesia. Kasus hepatitis A terjadi kurang dari 15 ribu per tahun.

Cara Penularan Hepatitis A

Penyebab utama hepatitis A adalah paparan virus HAV dari tinja manusia yang masuk ke tubuh. Berikut ini adalah cara penularan hepatitis A, yaitu:

  1. Kontaminasi virus HAV dari penderita Hepatitis A yang menyentuh makanan Anda setelah orang tersebut melakukan aktivitas toilet tanpa mencuci tangan dengan bersih.
  2. Apabila Anda mencuci popok, pakaian dalam, atau tinja dari penderita Hepatitis A namun Anda tidak mencuci tangan Anda dengan bersih.
  3. Apabila Anda mengkonsumsi makanan yang terpapar tinja yang sudah terkontaminasi virus HAV.
  4. Apabila Anda mengkonsumsi minuman, air, es, buah, sayur, kerang, dan jenis makanan apapun yang terpapar virus HAV.
  5. Apabila Anda memiliki kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita hepatitis A.
  6. Menggunakan toilet bersama dengan penderita hepatitis A yang tidak bersih.
  7. Apabila Anda melakukan hubungan seksual secara anal atau oral dengan penderita hepatitis A.
  8. Apabila Anda tidak menerapkan sanitasi dengan baik, termasuk perilaku mencuci tangan sebelum dan sesudah ke toilet.
  9. Apabila Anda menggunakan kamar mandi umum yang tidak bersih, yang mungkin digunakan oleh penderita hepatitis A juga.

Cara penularan hepatitis A tersebut dinamakan dengan rute fecal-oral, dimana virus HAV dapat terkontaminasi dalam feses dan darah yang masuk ke dalam tubuh Anda.

Walaupun begitu, virus HAV tidak dipaparkan apabila Anda memiliki kontak biasa dengan penderita Hepatitis A seperti berpelukan, batuk, atau bersin. Hepatitis A juga tidak menular melalui ASI pada bayi dari ibu menyusui.

Baca Juga: Hepatitis A: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Faktor Risiko Hepatitis A

Berikut ini adalah faktor risiko hepatitis A, yaitu:

  • Bila Anda tinggal di wilayah endemik dimana penyakit hepatitis A sering terjadi.
  • Bila Anda tinggal bersama penderita hepatitis A.
  • Bila ada kontak seksual secara anal atau oral.
  • Bila menggunakan obat-obatan terlarang dengan cara disuntik.
  • Bila Anda bekerja di rumah sakit, perawatan kesehatan, industri makanan, atau pengelolaan limbah.
  • Bila Anda memiliki gangguan kesehatan hemofilia atau pembekuan darah.

Anda memiliki risiko terkena penyakit hepatitis A lebih tinggi apabila Anda memiliki faktor-faktor tersebut.

Cara Mencegah Hepatitis A

Berikut ini adalah cara mencegah hepatitis A, yaitu:

  • Selalu mencuci tangan Anda dengan bersih sebelum dan sesudah menggunakan kamar mandi.
  • Selalu mencuci tangan Anda dengan bersih sebelum dan sesudah Anda makan.
  • Selalu membersihkan kamar mandi dan menggunakan alat-alat kamar mandi yang bersih.
  • Menggunakan air bersih baik untuk keperluan cuci kakus dan minuman.
  • Memastikan kebersihan makanan yang Anda konsumsi.
  • Menerapkan pola hidup dan sanitasi yang bersih.
  • Memastikan pembuangan limbah yang benar di lingkungan.
  • Menggunakan vaksin hepatitis A.

Salah satu cara mencegah hepatitis A adalah dengan melakukan vaksin hepatitis A, namun vaksin ini mungkin tidak aktif tersedia secara menyeluruh di setiap negara. Selain itu, tidak ada vaksin hepatitis untuk bayi di bawah usia 1 tahun.

Baca Juga: 7 Hal Ini Tidak Akan Menularkan Penyakit Hepatitis

Mencegah Hepatitis A dengan Vaksin Hepatitis A

Salah satu pencegahan hepatitis A yang paling efektif adalah dengan menggunakan vaksin hepatitis A. Berikut ini adalah aturan penggunaan vaksin hepatitis A, yaitu:

  • Vaksin hepatitis A pada anak-anak diberikan di usia 12-23 bulan untuk dosis pertama.
  • Pada orang dewasa, terdapat dua dosis vaksin hepatitis A yang disuntikan secara terpisah setiap 6 bulan untuk perlindungan terhadap virus HAV.
  • Bila Anda ingin berpergian ke negara endemik Hepatitis A, setidaknya Anda sudah melakukan vaksin hepatitis A satu bulan sebelum Anda berangkat.

Vaksin hepatitis A dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda terhadap virus HAV secara efektif hingga 100 persen.

Baca Juga: Jenis Hepatitis yang Bisa Menular Melalui Hubungan Seks

Cara Mengobati Hepatitis A

Tidak ada obat spesifik untuk mengobati hepatitis A, namun dokter akan memberikan Anda saran perawatan terbaik untuk mengatasi gejala hepatitis A yang Anda alami hingga penyakitnya sembuh.

Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk memulihkan kesehatan Anda dari gejala hepatitis A dengan cara sebagai berikut:

  • Beristirahat yang cukup.
  • Minum air putih yang cukup karena gejala hepatitis A dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Jaga makanan Anda.

Perlu diperhatikan bahwa hepatitis A dipaparkan melalui tinja manusia yang dapat terkontaminasi dalam makanan dan minuman, jadi Anda harus benar-benar memerhatikan kebersihan saat memasak dan menyajikan makanan.  Selain itu, terapkan kebiasaan sanitasi dan pola hidup yang sehat untuk mencegah berbagai penyakit, bukan hanya hepatitis A.

Itulah pembahasan tentang apa itu hepatitis A, cara penularan hepatitis A, dll. Semoga informasi kesehatan ini dapat membantu Anda dalam mencegah dan waspada terhadap penyakit hepatitis A.

 

  1. Bennington-Castro, Joseph. 2015. What Is Hepatitis A?. https://www.everydayhealth.com/hepatitis-a/guide/. (Diakses pada 16 Desember 2019).
  2. Hepatitis A. 2019. Hepatitis A. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hepatitis-a. (Diakses pada 16 Desember 2019).
  3. WebMD. 2019. Hepatitis A. https://www.webmd.com/hepatitis/digestive-diseases-hepatitis-a#1. (Diakses pada 16 Desember 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi