Terbit: 17 Juni 2021 | Diperbarui: 18 Juni 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Cara pakai toner yang benar penting untuk diketahui terutama bagi Anda memiliki kulit sensitif. Menggunakan toner yang sesuai dengan kondisi kulit sama pentingnya dengan mengetahui bagaimana cara menggunakan produk ini dengan benar.

Cara Pakai Toner yang Benar agar Kulit Tetap Sehat dan Cantik

Bagaimana Cara Pakai Toner yang Benar?

Pada umumnya, toner digunakan setelah menggunakan cleanser dan sebelum menggunakan moisturizer. Berikut adalah tiga langkah sederhana yang dapat memaksimalkan produk perawatan kulit yang Anda gunakan, antara lain:

  • Langkah 1. Cuci wajah Anda dengan gentle cleanser untuk menghilangkan kotoran dan minyak dari kulit.
  • Langkah 2. Oleskan toner untuk menghilangkan kotoran yang tersisa dari cleanser. Hal ini juga diperlukan untuk mempersiapkan kulit sebelum menggunakan moisturizer.
  • Langkah 3. Setelah itu, oleskan moisturizer untuk menghidrasi dan melindungi kulit; Anda dapat menerapkan serum terlebih dahulu jika ini adalah bagian dari rencana perawatan.

Gunakan Kapas

Cara pakai toner yang benar berikutnya adalah mengaplikasikannya menggunakan bola kapas. Basahi kapas beberapa tetes, mulailah dengan bagian tengah wajah, kemudian usap dengan lembut ke arah luar. Hindari menyeka pada area bibir dan mata.

Disarankan untuk menyeka toner ke leher dan décolletage (area kulit antara leher dan payudara), karena kotoran dan minyak dapat menumpuk di area ini.

Gunakan Sebagai Aktivator

Vitamin C bubuk adalah salah satu perawatan kulit yang banyak digunakan untuk menjaga kesehatan kulit. Bahan ini dirancang untuk diaktifkan dengan air dan dioleskan ke wajah. Anda bisa mengganti air dengan toner untuk mendapatkan manfaat tambahan.

Gunakan Sebagai Eye Mask

Jika toner Anda mengandung bahan-bahan yang menyegarkan kulit seperti kafein atau mentimun, Anda dapat menggunakannya sebagai masker bawah mata. Dinginkan toner dan oleskan ke area bawah mata dengan kapas sebagai kompres dingin.

Jangan gunakan toner yang mengandung alkohol atau bahan exfoliating konsentrasi tinggi sebagai masker di bawah mata, karena kulit di area ini sangat halus.

Waktu yang Tepat Menggunakan Toner

Cara pakai toner yang benar juga terkait dengan waktu penggunaan. Oleh karena itu, gunakan toner di pagi dan malam hari setelah menggunakan cleanser. Pagi hari membantu menghilangkan minyak yang menumpuk di wajah semalaman. Sedangkan di sore hari, toner akan membantu membersihkan sisa make up dan kotoran.

Jika Anda menggunakan toner dengan konsentrasi exfoliantes tinggi seperti glycolic acid, penggunaan disarankan hanya satu kali dalam sehari. Pemakaian yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi dan kulit kering, terutama Anda yang memiliki kulit sensitif.

Baca Juga: 15 Cara Mengencangkan Kulit Wajah Secara Alami dan Medis

Menggunakan Toner Sesuai Jenis Kulit

Pada dasarnya, toner bermanfaat bila digunakan ke dalam rutinitas perawatan kulit. Namun, mengaplikasikannya terlalu sering atau menggunakan toner dengan bahan yang tidak sesuai dengan jenis kulit bisa berdampak buruk. Berikut adalah cara pakai toner yang benar sesuai dengan jenis kulit:

  • Kulit Sensitif

Jika Anda rentan terhadap sensitivitas kulit dan mengalami iritasi atau kekeringan setelah menggunakan produk perawatan kulit, mungkin sulit untuk menentukan bahan mana yang terbaik untuk digunakan.

Oleh karena itu, pilih hypoallergenic toner yang bisa menenangkan dan menghidrasi kulit. Toner yang menenangkan kulit dengan bahan-bahan seperti rose water dan chamomile membantu menenangkan gejala kulit sensitif, termasuk kemerahan dan iritasi.

Jangan gunakan toner berbahan dasar alkohol, sabun, dan glycolic acid karena dapat mengiritasi dan mengeringkan kulit.

  • Kulit Berminyak

Kulit berminyak disebabkan oleh produksi sebum yang berlebihan. Sebum adalah minyak alami yang diproduksi oleh kulit untuk melindungi dan menjaga kelembapan. Jika Anda memiliki kulit berminyak, pilihlah toner yang mampu mengontrol dan mengurangi kadar sebum.

Pilih toner yang mengandung vitamin A atau dikenal juga sebagai retinol. Retinol telah terbukti efektif menekan produksi sebum, sehingga mengurangi munculnya sifat berminyak.

Sebagai alternatif, tea tree oil adalah bahan alami yang digunakan dalam toner untuk membantu mengontrol minyak berlebih.

Hindari penggunaan toner dengan bahan comedogenic seperti mineral oil. Bahan-bahan ini menyumbat pori-pori dan menyebabkan pembentukan komedo.

  • Kulit Kering

Kulit kering dapat muncul sebagai bercak kasar atau bersisik pada wajah. Keadaan ini dapat terjadi secara alami atau sebagai akibat dari reaksi bahan-bahan dalam produk perawatan kulit.

Gunakan hydrating toner yang mengandung bahan seperti hyaluronic acid and urea. Hyaluronic acid bermanfaat untuk menjaga kelembapan, membuat kulit terhidrasi, dan kenyal.

Sementara itu, urea adalah humectant yang menghidrasi kulit yang memungkinkan kulit mempertahankan kelembapannya saat digunakan secara topikal. Humectant adalah zat yang mengurangi hilangnya kelembapan, menjadikannya bahan penting bagi Anda yang mencoba mengobati gejala kulit kering.

Jangan gunakan astringent atau exfoliating toner yang cenderung memperburuk gejala kulit kering.

  • Kulit Berjerawat

Jika Anda memiliki kulit yang rentan berjerawat, terdapat beberapa produk memicu munculnya iritasi. Pilihlah toner yang diformulasikan khusus untuk mengatasi gejala jerawat.

Gunakan toner dengan sifat antiinflamasi dan clarifying. Aloe vera dan niacinamide adalah bahan bermanfaat untuk menenangkan kulit, sekaligus membuat kulit lebih cerah.

Aloe vera adalah bahan alami yang sering ditemukan dalam toner yang diformulasikan untuk mengobati gejala jerawat. Bahan ini bekerja dengan bertindak sebagai antiinflamasi pada kulit, sehingga efektif dalam mengurangi munculnya jerawat.

Sementara itu, niacinamide digunakan untuk mengurangi munculnya pori-pori dan noda dengan mengontrol produksi sebum dan memberikan manfaat antimikroba.

Exfoliating toner berguna jika Anda memiliki kulit berjerawat. Namun, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan iritasi, terutama jika mengandung bahan yang keras. Dalam beberapa kasus, penggunaan exfoliants yang berlebihan dalam upaya mengeringkan kulit dapat menyebabkan kulit menghasilkan lebih banyak minyak.

 

  1. Anonim. how to use toner – the complete guide to skin toners. https://www.kamaayurveda.com/blog/how-to-use-toner/. (Diakses pada 17 Juni 2021).
  2. Craven, Hannah. 2019. How to Use Toner: How to Apply It, When to Apply It, Do’s and Don’ts. https://dermcollective.com/how-to-use-toner/. (Diakses pada 17 Juni 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi