Terbit: 6 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Menangis adalah hal yang wajar bagi bayi. Bayi yang menangis biasanya ingin memberi pesan mereka membutuhkan sesuatu atau merasa tidak nyaman. Bagi orangtua baru, mendengar tangisan bayi secara terus-menerus mungkin akan membuat stres dan khawatir. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menenangkan bayi yang menangis:

Cara Mudah Hentikan Tangisan Bayi

Untuk menenangkan bayi, Anda harus tenang terlebih dahulu. Tak perlu panik, karena menangis adalah hal yang wajar bagi bayi. Periksa apakah bayi Anda lapar, kembung, kedinginan, kepanasan, popoknya penuh atau basah, atau digigit nyamuk/ serangga. Mengetahui penyebab bayi menangis akan lebih mjudah untuk meredakan tangisan bayi.

Jika kebutuhan bayi sudah dipenuhi dan masih tetap menangis, Anda bisa mencoba cara menenangkan bayi dengan metode 5S dari Dr Harvey Karp, asisten profesor pediatri di University of Southern California School of Medicine, seperti dilansir dari laman babycenter:

1. Swaddling (Bedong bayi Anda)
Membedong bayi dapat meredakan tangisan bayi karena membuatnya merasa hangat. Bayi yang baru lahir membutuhkan masa adaptasi dengan dunia luar setelah berada lama di perut ibu.

Untuk membedong bayi, gunakan kain yang lembut, nyaman dan tidak menyebabkan gerah. Jangan membedong bayi terlalu erat karena dapat merusak persendian kaki bayi dan membuatnya sulit bernapas dengan baik.

2. Side/ stomach position
Jika membedong bayi tidak dapat meredakan tangisannya, Anda bisa memposisikannya meringkuk, atau menimangnya dalam posisi bayi tengkurap. Posisi ini dilakukan dengan mengapit bayi di bawah lengan Anda. Gunakan lengan Anda untuk menyangga perut dan badan bayi. Posisi ini cukup aman dan nyaman bagi bayi, asalkan tidak mengganggu saluran pernapasannya.

3. Swinging (Mengayunkan bayi)
Menurut Karp, cara mengayunkan bayi yang paling ampuh adalah dengan jiggling, atau mengayunkan bayi secara konstan. Gerakan ini akan mengingatkan bayi ketika ia masih berada dalam perut. Sambil mengayunkan bayi, Anda dapat menyanyikan lagu dengan tempo lambat dan suara lembut.

4. Shushing (Membisikkan suara ‘sshh‘)
Cara menenangkan bayi dengan mengeluarkan suara ‘sshh’ sudah dikenal sejak turun-temurun. Cara ini memang membuat bayi merasa lebih nyaman dan dapat menenangkan bayi. Buatlah suara ‘sshh‘ yang lebih keras dari tangisan bayi agar ia dapat mendengar suara Anda.

5. Suck (Menghisap)
Cara terakhir adalah dengan memberikan sesuatu pada bayi untuk dihisap. Biarkan bayi mengisap jari atau puting Anda untuk menghentikan tangisannya. Lakukan cara ini jika cara lainnya tidak berhasil menenangkan bayi.

Bayi yang menangis adalah hal yang alamiah, sehingga orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Namun jika bayi menunjukkan tanda atau gejala yang aneh, sebaiknya periksakan pada dokter anak.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi