11 Cara Merawat Telinga agar Tetap Sehat

Doktersehat-radang-telinga

DokterSehat.Com – Telinga menjadi salah satu indra yang memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, tanpa keberadaan indera tersebut, maka secara otomatis mengakibatkan seseorang menjadi bisu. Dikarenakan tidak ada suara yang mereka tangkap atau dengar, seperti yang sudah kita ketahui. Maka penting untuk mengetahui cara merawat telinga agar tetap berfungsi dengan baik.

Sekilas Tentang Fungsi Telinga

Telinga memiliki berbagai susunan yang mana memiliki fungsi yang berbeda-beda. Seperti daun telinga yang memiliki fungsi mengarahkan suara ke lubang telinga yang akan di teruskan ke bagian dalam telinga, kemudian akan dikirimkan ke otak, sehingga otak dapat menerjemahkan berbagai suara tersebut. Lalu, apa saja cara merawat telinga tetap sehat?

Cara Merawat Telinga agar Tetap Sehat

Tidak adil rasanya bila mengabaikan kesehatan telinga. Padahal, indera telinga menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tanpa Anda sadari, kebiasaan dan aktivitas sehari-hari justru membuat berkurangnya kemampuan menangkap berbagai suara yang masuk ke indra pendengaran. Nah, berikut ini bagaimana cara merawat telinga yang harus Anda ketahui:

1. Jangan mengorek kotoran telinga pakai cotton bud

Karena hal ini bukannya membersihkan kotoran, melainkan semakin mengotori telinga. Kotoran akan semakin masuk ke dalam telinga. Telinga memiliki mekanisme sendiri yang secara otomatis akan mengeluarkan kotorannya. Bagi umat Islam, berwudhu sebelum salat merupakan perawatan terhadap telinga yang sempurna.

2. Mengunyah makanan dengan baik

Cara merawat telinga yang satu ini juga sangat penting, karena gerakannya membantu dalam proses pengeluaran kotoran telinga. Untuk merasakan secara detail, cobalah mengunyah permen karet.

3. Cobalah melakukan terapi lilin 

Sesekali melakukan cara merawat telinga dengan baik menggunakan terapi lilin. Karena cara ini akan sangat membersihkan kotoran-kotoran yang ada ditelinga. Pelajari bagaimana cara melakukan terapi lilin, lalu Anda bisa mencobanya sendiri di rumah.

4. Jangan pernah menggaruk telinga ketika gatal

Cara merawat telinga yang satu ini sangat tidak dirokomendasikan. Rasa gatal pada telinga bisa diakibatkan oleh eksim atau psoriasis, segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

5. Tiap jenis infeksi telinga butuh penanganan dokter ahli 

Ada 2 jenis infeksi, yakni pada telinga luar dan telinga tengah. Untuk bagian luar umumnya terjadi karena terkena air kotor. Telinga menjadi sakit, bengkak, atau bahkan bernanah. Biasanya, cara merawat telinga dengan baik dapat diobati menggunakan tetesan antibiotik.

Sementara itu, untuk bagian tengah, terkadang bisa berdampak buruk pada gendang telinga. Gendang telinga bisa pecah. Lalu, bagaimana cara merawat telinga dengan kondisi ini? Biasanya, penderita diberi resep tablet antibiotik selain menggunakan resep obat tetes.

6. Nyeri telinga perlu penangangan dokter juga

Rasa nyeri yang muncul pada telinga bukan semata-mata karena telinga Anda bermasalah, tetapi bisa karena Anda menderita radang tenggorokan atau nyeri sendi leher. Tapi, saat Anda merasa nyeri di telinga, sebaiknya lalukan cara merawat indra pendengar dengan berkonsultasi pada dokter.

7. Tutup hidung saat nyeri telinga di pesawat

Saat melakukan perjalanan dengan pesawat pun telinga terkadang terasa sakit. Untuk mengurangi rasa sakit itu, cara merawat telinga dengan baik adalah menutup hidung dan meniup telinga dengan lembut selama beberapa saat. Atau menguap pun terkadang menjadi solusi.

8. Tidak perlu terlalu bersih

Tidak selamanya bersih itu baik, apalagi untuk telinga Anda, seperti lapisan minyak atau serumen yang terdapat di sekitarnya. Walau lengket, serumen sebenarnya berfungsi untuk mengikat debu, bahkan serangga kecil yang mencoba masuk ke dalam telinga Anda. Secara normal, serumen akan mengering secara otomatis, dan dikeluarkan secara perlahan. Serumen yang mengering inilah yang sering dianggap sebagai kotoran telinga.

Jika Anda ingin membersihkan telinga dari kotoran, lakukan saja perawatan telinga seminggu sekali. Membilasnya dengan air bersih saat mandi sudah cukup. Kalau terlalu sering justru membuat telinga menjadi kering, iritasi dan gatal. Bahkan membuat telinga lebih sensitif dan menghasilkan lebih banyak serumen yang berakibat buruk bagi pendengaran.

9. Perawatan rutin

Jika Anda merasa ada yang tak beres dengan telinga Anda, seperti terdengar bunyi-bunyian atau benda yang bergerak di dalam telinga saat menggerakkan kepala, sebaiknya segera berkunjung ke dokter spesialis THT. Begitu pula, saat Anda ingin membersikan bagian dalam telinga. Lakukan perawatan telinga dengan memeriksakan setidaknya satu tahun sekali. Selain menjaga kebersihannya, hal ini juga bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan telinga Anda.

10. Manfaatkan eardrops

Sebelum tidur, ada baiknya memerhatikan kebersihan bantal dan kasur, terutama keberadaan serangga atau semut. Jangan abaikan hal ini, karena mereka bisa sangat mengganggu jika berhasil masuk ke telinga Anda. Begitu pula saat Anda berenang. Selain memiliki potensi besar untuk masuk ke dalam telinga, air juga bisa membawa kotoran masuk. Agar aman, lakukan cara merawat telinga dengan memanfaatkan eardrops saat berenang atau tidur.

11. Bijak menggunakan earphone dan headphone

Penelitian yang dilakukan oleh ahli akustik, Profesor Huggonet menemukan penemuan baru, bahwa terlalu sering menggunakan alat pendengar seperti earphone dan headphone dengan suara kencang berpotensi menyebabkan kesehatan telinga dan pendengaran terganggu.

Ada 2 kemungkinan yang terjadi, yang pertama Anda menjadi kurang peka terhadap bunyi dan yang kedua sebaliknya, Anda justru menjadi telalu sensitif terhadap bunyi.

Lalu bagaimana cara merawat telinga untuk menyiasati kondisi seperti in? Sebaiknya, gunakan earphone maksimal 2 jam sehari lalu istirahatkan pendengaran selam 6 jam sesudahnya. Pemakaian earphone terlalu lama juga bisa menghambat telinga mengeluarkan kotorannya.

Nah, itu dia cara merawat telinga yang tepat dan praktis. Selamat mencoba Teman Sehat!