Terbit: 26 Oktober 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Tidak bisa dipungkiri kalau setelah melakukan persalinan, vagina wanita akan mengalami banyak perubahan. Beberapa di antaranya meliputi robeknya area perineum, robeknya rongga, labia, hingga longgarnya otot vagina karena ukuran bayi yang keluar cukup besar. Tak jarang juga wanita bingung bagaimana cara merapatkan vagina.

5 Cara Merapatkan Vagina Pasca Persalinan

Cara Merapatkan Vagina yang Aman dan Alami

Ada satu hal yang membuat wanita merasa tidak nyaman setelah melahirkan, yaitu perubahan kerapatan vagina. Setelah melahirkan wanita khawatir kalau vaginanya tidak akan bekerja dengan maksimal. Selain itu, renggangnya otot juga dikhawatirkan mengurangi kenikmatan.

Nah, meski ketakutan ini wajar, masih ada beberapa cara untuk mengatasinya. Vagina bisa kembali rapat seperti sebelumnya dengan melakukan beberapa cara di bawah ini.

  1. Melakukan latihan squat

Ada satu jenis olahraga yang cukup sederhana dan bisa dilakukan kapan saja oleh wanita. Olahraga itu adalah squat yang bisa dilakukan dengan posisi berdiri lalu bokong di tarik ke belakang seperti akan duduk. Selanjutnya, tubuh ditarik ke atas lagi. Lakukan gerakan ini berkali-kali sebanyak 3-4 set setiap harinya.

Ingin cara merapatkan vagina cepat berhasil? Squat bisa dilakukan dengan menambahkan beban di tubuh bagian atas. Penambahan beban ini bisa berupa barbel atau alat lainnya. Saat melakukan squat, usahakan untuk membuat punggung lurus dan membentuk sudut dengan lantai. Kalau Anda melakukannya dengan benar, otot di sekitar bokong dan vagina akan merasakannya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

  1. Melakukan yoga untuk bagian core

Kalau Anda lebih memilih untuk melakukan yoga, ada baiknya melakukan gerakan terfokus pada area perut. Dengan gerakan ini, Anda bisa melatih perut dengan maksimal dan juga area vagina yang berada di bawahnya. Gerakan yoga yang Anda lakukan bisa yang sederhana dahulu untuk permulaan.

Latihan yoga mungkin terlihat sederhana dan mudah dilakukann sebagai cara merapatkan vagina. Wanita yang baru saja bersalin dan perutnya masih besar akan susah melakukannya. Jadi, lakukan perlahan-lahan dan jangan terlalu memaksakan diri.

  1. Melakukan senam kegel

Salah satu trik atau cara mengencangkan vagina khususnya bagian dalam adalah dengan melakukan kegel. Latihan ini dilakukan seperti orang menahan kencing. Otot yang berkontraksi saat menahan kencing itulah yang bisa digunakan untuk latihan. Tahan kontraksi 10 detik lalu lepaskan. Ulangi sebanyak 10 kali hingga mencapai 3 set.

  1. Mulai mengatur pola makan dengan baik

Atur pola makan dengan baik setiap harinya. Pola makan yang baik akan membantu tubuh memperbaiki komposisinya. Selain itu, Anda juga bisa menurunkan kadar lemak di dalam tubuh dengan maksimal. Saat lemak di dalam tubuh menurun dan disertai dengan latihan, kekencangan dari vagina akan meningkat.

Meski Anda sedang menyusui, tetap atur pola makan dengan baik. Jangan sembarangan mengonsumsi makanan berbahaya atau bahkan mengurangi porsi makan. Perlu diperhatikan juga asupan gizinya, jangan sampai cara merapatkan vagina memengaruhi jumlah asupan makanan.

  1. Rutin melakukan seks kembali

Ketakutan terbesar dari wanita pasca persalinan adalah melakukan seks. Selain terasa sakit di bulan-bulan awal, kerapatan dari vagina juga menjadi isu yang sangat diperhatikan. Wanita menganggap seks akan berjalan tidak lancar karena kerapatan vagina menurun. Mereka takut tidak bisa memuaskan pasangan kalau tetap melakukannya.

Apa yang ditakuti oleh wanita itu sebenarnya tidak terlalu benar. Justru dengan melakukan seks, otot dari vagina akan bekerja dengan kembali. Saat penis melakukan penetrasi, wanita juga bisa ikut melakukan kontraksi dan relaksasi sehingga kekuatan otot akan mengalami peningkatan.

Itulah lima cara merapatkan vagina yang bisa dilakukan oleh wanita. Jadi, jangan khawatir dengan kondisi vagina karena bisa kembali seperti semula meski tidak seratus persen. Semoga bermanfaat dan bisa dipraktikkan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi