Terbit: 22 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Angka harapan hidup setiap negara berbeda-beda. Semakin sehat gaya hidup masyarakat suatu negara, semakin tinggi pula harapan hidupnya. Salah satu penduduk yang memiliki angka ekspektasi hidup cukup tinggi adalah masyarakat Jepang khususnya wilayah Kepulauan Okinawa.

5 Gaya Hidup Ini Bisa Memperpanjang Umur Anda Hingga 14 Tahun

Indonesia sendiri memiliki angka ekspektasi hidup yang cukup rendah jika dibandingkan negara lain. Usia harapan hidup di Indonesia sekitar 69 tahun untuk rata-rata pria dan juga wanita. Nah, angka ini bisa saja naik kalau Anda melakukan beberapa kebiasaan baik secara rutin.

Penelitian tentang peningkatan angka harapan hidup

Sebuah studi dilakukan oleh Yanping Li, dkk. Pada tahun 2018 lalu dan dipublikasi pada Circulation menemukan fakta kalau dengan hanya melakukan aktivitas sederhana bisa meningkatkan angka ekspektasi hidup dari seseorang. Wanita yang ikut dalam penelitian ini memiliki angka harapan hidup hingga 14 tahu sementara itu pria bisa hidup lebih lama hingga 12 tahun.

Penelitian ini dilakukan pada mereka yang sudah berusia di atas 50 tahun. Dengan penambahan angka ekspektasi hidup yang besar, seseorang bisa hidup lebih lama. Bahkan bisa jadi menyamai apa yang sudah dilakukan oleh rata-rata penduduk jepang yang harapan hidupnya mendekati 90 tahun.

Aktivitas atau cara meningkatkan harapan hidup

Aktivitas yang bisa menaikkan angka harapan hidup dari seseorang ada lima. Kalau Anda bisa menjalankan lima hal di bawah dengan baik.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

  1. Menjalankan diet yang sehat

Jalankan diet dengan baik karena apa yang Anda makan adalah apa yang akan terjadi pada tubuh. Kalau Anda makan setiap hari dari hasil memasak sendiri dan memperhatikan kandungan nutrisinya, kemungkinan terjadi gangguan akan besar. Oleh karena itu hindari terlalu banyak membeli makanan dari luar apalagi gerai makanan cepat saji.

Jenis diet di luaran sana ada banyak jenisnya. Anda bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan cocok untuk dijalankan minimal 3 bulan. Beberapa diet mungkin berjalan lambat, tapi memuat Anda nyaman untuk melakukannya. Namun, tidak sedikit juga diet yang perubahan berat badannya cukup cepat, tapi banyak efek samping yang akan dialami.

  1. Melakukan latihan secara reguler

Lakukan latihan atau olahraga secara reguler. Dengan melakukan olahraga, peluang terjadi penurunan lemak di tubuh akan besar. Selanjutnya kesehatan sistem kardiovaskular juga meningkat. Peredaran darah bisa berjalan dengan lancar dan Anda jarang sekali mengalami penyakit seperti kolesterol tinggi hingga gangguan pada jantung.

  1. Tidak merokok

Sebisa mungkin untuk tidak merokok meski hanya sedikit. Kalau Anda sudah terlanjut lama melakukannya, berhentilah perlahan-lahan agar bisa sukses. Rokok yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat ternyata meningkatkan jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh.

Kalau racun terus masuk ke dalam tubuh, organ yang ada di dalam akan mengalami gangguan atau kerusakan. Kita ambil contoh sederhana saja organ paru-paru. Selain itu peluang memunculkan kanker juga cukup besar.

  1. Mengonsumsi alkohol dalam jumlah rendah

Kalau Anda jarang mengonsumsi atau tidak pernah sama sekali mengonsumsi alkohol, peluang mendapatkan hidup yang lebih lama akan besar. Namun, kalau Anda sering sekali mengonsumsi alkohol bahkan menjadi gaya hidup, kemungkinan besar akan susah untuk hidup lebih lama. Ganti konsumsi alkohol dengan jus buah atau minuman herba lainnya seperti teh atau olahan jamu.

  1. Berusaha menjaga berat badan

Berat badan dari seseorang akan menentukan apakah dirinya sedang mengalami obesitas, kegemukan biasa, atau kurus. Dengan melihat berat badan secara berkala Anda bisa menjaganya agar tetap berada pada zona normal.

Kalau berat badan belum bisa mencapai zona normal karena Anda kekurangan dan kelebihan berat badan, ada baiknya untuk membuatnya jadi normal dengan segera. Lakukan olahraga dan diet yang sehat untuk melakukannya.

Penyebab menurunnya angka harapan hidup

Sebenarnya setiap orang memiliki angka harapan hidup yang tinggi kalau mau menjalani lima hal di atas. Namun, karena beberapa hal di bawah ini, mereka jadi susah sehat dan angka harapan hidupnya terus anjlok.

  • Makan terlalu banyak gula atau sesuatu yang mengandung karbohidrat sederhana. Makanan yang terlalu manis bisa menyebabkan penumpukan lemak yang cukup banyak di dalam tubuh dan memicu obesitas dengan cepat.
  • Tidak bisa konsisten melakukan olahraga. Beberapa orang mungkin bisa melakukan olahraga dengan baik, tapi setelah beberapa saat akan menghentikannya karena merasa malas dan tidak memiliki waktu.
  • Jarang sekali merasakan gejala penyakit yang muncul pada tubuh. Padahal dengan mengetahui apa saja penyakit yang mungkin masuk ke dalam tubuh, penanganan sejak dini bisa dilakukan untuk mencegah kondisi parah.
  • Tidak menyadari dirinya berisiko terkena penyakit tertentu. Misal Anda memiliki riwayat terkena penyakit diabetes dari orang tua, lebih berhati-hatilah dalam makan karena risiko terkena penyakit ini akan lebih besar dari mereka yang tidak memiliki riwayat.
  • Lingkungan dari seseorang. Kalau berada di lingkungan yang tidak terlalu baik seperti terlalu kumuh dan rawan sekali terkena penyakit, kemungkinan ekspektasi hidup menurun akan tinggi. Terlebih kalau seseorang kerap mengalami sakit.
  • Kondisi stres dari tubuh. Kita tidak bisa menyepelekan kesehatan mental dari seseorang. Kalau sampai stres muncul setiap harinya, gaya hidup seseorang akan buruk dan memicu kebiasaan makan sembarangan, begadang, dan kebiasaan buruk lainnya.

Demikianlah beberapa ulasan tentang angka harapan hidup dan bagaimana cara untuk menaikkannya. Nah, dari lima kebiasaan baik di atas, mana saja yang sudah Anda lakukan setiap harinya. Semoga ulasan di atas bisa Anda gunakan sebagai referensi untuk bisa hidup lebih sehat dan panjang umur.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi