5 Cara Mudah Mengontrol Asupan Garam Harian agar Tubuh Sehat

https://doktersehat.com/wp-content/uploads/2018/08/garam-doktersehat.jpg
Photo Source: Flickr/mocha0range

DokterSehat.Com– Garam adalah salah satu bumbu masakan yang paling sering kita gunakan saat memasak. Di balik fungsi garam untuk membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat, garam bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengontrol asupan garam harian.

Konsumsi garam berlebihan bisa memicu hipertensi

Di dalam garam terdapat kandungan natrium, kandungan garam yang sebenarnya bisa memberikan pengaruh besar bagi tekanan darah, kesehatan jantung, ginjal, serta tulang. Hanya saja, jika kita mengonsumsi natrium dengan berlebihan, maka berbagai kondisi tersebut bisa mengalami masalah.

Sebagai contoh, asupan natrium yang berlebihan akan membuat pembuluh darah menyempit yang akhirnya memicu peningkatan tekanan darah. Jika kadar natrium ini terus berada dalam kondisi yang tinggi, maka tekanan darah akan terus meningkat dan risiko terkena hipertensi juga akan ikut naik.

Tips mengontrol asupan garam harian demi mencegah atau mengatasi hipertensi

Salah satu cara yang harus kita lakukan demi menurunkan tekanan darah adalah dengan menurunkan asupan garam harian. Sayangnya, banyak orang yang bingung untuk melakukannya karena sudah terbiasa mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Berikut adalah beberapa cara mengontrol asupan garam harian:

  1. Biasakan makan di rumah atau memasak sendiri

Jika kita terbiasa makan di restoran atau warung, maka kita pun cenderung mengonsumsi garam dalam jumlah yang banyak. Demi membuat rasa masakan tetap nikmat, banyak pemilik tempat makan yang sengaja menambahkan garam dalam jumlah yang banyak.

Hal ini berarti, jika kita ingin menurunkan asupan garam harian, cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan membiasakan diri makan di rumah bersama keluarga atau memasak sendiri. Carilah tips-tips memasak sendiri di rumah yang simpel dan tidak menghabiskan banyak waktu agar kita bisa mulai melakukannya.

  1. Memperbanyak asupan buah dan sayur

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperbanyak asupan buah dan sayur, khususnya yang tinggi kandungan kalium. Kandungan ini bisa membantu menurunkan dampak natrium pada tekanan darah dan kondisi pembuluh darah arteri. Beberapa buah dan sayur yang tinggi kalium seperti tomat, kentang, pisang, jeruk, melon, serta kacang-kacangan sangatlah direkomendasikan untuk rutin dikonsumsi.

Kita juga bisa mengganti camilan-camilan tinggi natrium dan MSG seperti keripik kentang dengan buah-buahan segar yang tentu akan membantu menurunkan asupan natrium harian.

  1. Kontrol asupan garam secara perlahan

Jika kita langsung menurunkan pemberian garam pada masakan secara drastis, maka rasa masakan akan tidak enak. Berkaitan dengan alasan inilah kita sebaiknya melakukannya secara perlahan-lahan. Cobalah untuk menurunkan kadar garam yang dimasukkan ke dalam makanan setiap minggu hingga akhirnya kita terbiasa mengonsumsi makanan dengan kadar garam yang rendah.

  1. Selalu cek label makanan kemasan

Jika kita mengonsumsi makanan atau minuman kemasan, pastikan untuk selalu mengecek label komposisi dari makanan tersebut. Kita pun bisa mengecek makanan mana yang memiliki kadar natrium yang tinggi dan makanan mana yang memiliki kadar natrium rendah. Beberapa makanan kemasan seperti kerupuk, daging olahan, tepung, keju, atau bahkan minuman kemasan harus benar-benar kita cek labelnya jika memang kita ingin menurunkan asupan garam harian.

  1. Perbanyak penggunaan rempah-rempah

Rempah-rempah bisa kita maksimalkan untuk dijadikan pengganti garam atau MSG saat memasak. Dengan menggunakannya, rasa masakan akan tetap nikmat namun kita bisa menurunkan asupan garam dengan efektif.