10 Cara Mengobati Kulit Melepuh (Medis & Herbal)

cara-mengobati-kulit-melepuh-doktersehat

DokterSehat.Com – Kulit melepuh adalah kondisi yang umumnya disebabkan oleh paparan panas maupun api secara langsung, misalnya saat ‘kecipratan’ minyak goreng saat memasak ataupun insiden lainnya yang berhubungan dengan panas dan api. Kulit melepuh tidak hanya menyakitkan, namun juga membuat tampilan kulit menjadi tidak estetis. Lantas, bagaimana cara mengobati kulit melepuh?

Cara Mengobati Kulit Melepuh (Medis)

Kulit melepuh tentu saja tidak bisa dibiarkan, kecuali Anda ingin merasakan sakit yang amat mengganggu, pun kulit jadi terlihat ‘jelek’ karena ada kantong berisi cairan bening (atau nanah) di dalamnya dimana dalam istilah medis disebut dengan bula.

Ada beberapa jenis obat  kulit melepuh yang dapat Anda gunakan sebagai cara mengobati kulit melepuh. Apa saja? Simak informasinya berikut ini.

1. Silver Sulfadiazine

Cara mengobati luka melepuh secara medis yang pertama adalah dengan mengoleskan salep obat yang mengandung bahan silver sulfadiazine.

Silver sulfadiazine berfungsi untuk membantu mengobati kulit melepuh akibat terkena minyak, setrika, knalpot motor, dan lainnya dengan mekanisme kerja menghentikan infeksi bakteri sekaligus menghambat persebarannya ke area kulit di sekitarnya.

Perlu diperhatikan, obat kulit melepuh silver sulfadiazine sensitif terhadap sinar matahari. Oleh sebab itu, pastikan untuk menutupi area kulit yang diolesi obat tersebut saat sedang berada di luar ruangan.

2. Krim Vitamin E

Cara mengobati kulit melepuh selanjutnya menggunakan krim vitamin E.  Berbicara mengenai perawatan kulit memang tak lepas dari vitamin E. Vitamin ini memang memiliki fungsi untuk membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak akibat luka, termasuk luka bakar yang menyebabkan kulit melepuh.

Salep kulit dengan kandungan vitamin E dijual secara bebas dengan pelbagai merek. Kendati tergolong obat bebas, tanyakan pada apoteker atau dokter tentang cara penggunaan yang benar.

3. Mafenide Acetate

Obat kulit melepuh lainnya yang bisa dijadikan alternatif pengobatan luka melepuh pada kulit adalah mafenide acetate. Sejatinya, mafenide acetate yang sediaan obatnya juga berupa salep ini lebih diperuntukkan untuk luka bakar derajat 3 yaitu luka bakar yang sudah sangat parah sampai menyebabkan kulit tampak hangus.

Namun obat salep ini juga bisa digunakan untuk mengobati luka melepuh yang masuk ke dalam luka bakar derajat 2. Sama seperti silver sulfadiazine, salep mafenide acetate bekerja dengan cara menghentikan infeksi sekaligus mencegah infeksi menyebar ke area kulit di sekitar lepuhan.

Selain 3 (tiga) obat di atas, masih ada lagi jenis obat kulit melepuh lainnya yang bisa digunakan. Segera kunjungi dokter apabila kondisi kulit melepuh sudah sangat mengganggu. Dokter mungkin akan memberikan resep obat lain sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Mengobati Kulit Melepuh (Herbal)

Selain dengan obat-obatan kimia, cara mengobati kulit melepuh juga bisa dengan memanfaatkan sejumlah bahan herbal, lho. Ada bahan herbal apa saja yang bisa menyembuhkan luka melepuh pada kulit Anda? Berikut informasinya.

1. Minyak Kelapa

Di tempat pertama dari daftar obat kulit melepuh alami adalah minyak kelapa. Minyak ini diklaim bisa mengobati luka melepuh oleh karena adanya kandungan asam lemak yang disebut lauric.

Lauric pada minyak kelapa tersebut bekerja dengan cara menghidrasi kulit,mengurangi  peradangan (inflamasi) yang terjadi, meningkatkan perbaikan jaringan kulit, dan membantu penyembuhan alami kulit

Oleskan minyak kelapa ke area kulit yang melepuh sebanyak 2-3 kali sehari. Lakukan cara mengobati luka melepuh ini secara rutin sampai hasilnya terlihat.

2. Minyak Biji Jarak

Selain minyak kelapa, minyak biji jarak juga diklaim efektif untuk mengobati kulit melepuh.

Cara mengobati luka melepuh dengan medium biji jarak sama dengan minyak kelapa, Anda tinggal mengoleskan minyak ini ke area kulit yang melepuh. Oleskan setiap hari sebelum tidur sampai kulit melepuh sembuh.

3. Lidah Buaya

Daun lidah buaya (tepatnya gel daun lidah buaya) sudah sejak lama dipercaya efektif menyembuhkan luka pada kulit, termasuk juga luka melepuh. Menurut penelitian yang dirilis oleh Iranian Journal of Medical Sciences, gel lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi. Tak hanya itu, ia juga berfungsi untuk:

  • Meningkatkan produksi kolagen
  • Meregenerasi sel-sel kulit yang rusak

4. Calendula

Calendula adalah bunga yang tumbuh pada tanaman Marigold. Calendula yang banyak tumbuh di wilayah Eropa bagian selatan ini juga disebut-sebut dapat mengobati luka melepuh dikarenakan mencegah peradangan dan meningkatkan penyembuhan kulit secara mandiri.

Sayangnya, Calendula pada beberapa orang dengan kulit sensitif dapat menimbulkan reaksi dermatitis pada kulitnya. Ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menerapkan cara mengobati kulit melepuh yang satu ini.

5. Madu

Berbicara mengenai manfaat madu seakan tidak ada habisnya. Ya, madu juga masuk ke dalam daftar obat  kulit melepuh alami. Mengoleskan madu pada area kulit yang melepuh menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 efektif untuk mengatasi kulit melepuh.

Kendati sudah ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat madu untuk mengobati kulit melepuh, sebaiknya tanyakan kepada dokter Anda sebelum melakukan cara mengobati luka melepuh dengan madu ini.

6. Cuka Apel

Siapa sangka, bumbu masak yang satu ini ternyata juga bisa mengobati kulit melepuh. Kandungan asam pada cuka apel diklaim memiliki sifat antibakteri.

Dengan begitu, cuka apel bisa dikatakan memiliki fungsi yang hampir sama dengan salep obat kulit melepuh seperti silver sulfadiazine yaitu mengatasi infeksi bakteri dan mencegahnya untuk menyebar ke area kulit lainnya.

Oleskan cuka apel secukupnya pada area kulit yang melepuh sebanyak 2-3 kali sehari. Lakukan secara rutin sampai kulit melepuh sembuh.

7. Teh Hijau

Sama seperti minyak kelapa, alasan mengapa teh hijau dapat dijadikan cara mengobati luka melepuh adalah karena tanaman ini mengandung zat antiinflamasi.

Cara mengobati kulit melepuh dengan teh hijau yakni dengan merendam area kulit yang melepuh dalam air rebusan teh hijau yang telah dicampur dengan baking soda. Fungsi baking soda di sini tak lain sebagai agen antiseptik guna mengoptimalkan metode pengobatan.

Lakukan cara ini secara rutin 1-2 kali sehari sampai lepuh pada kulit menghilang. Anda bisa bertanya pada dokter terlebih  dahulu sebelum menggunakan obat kulit melepuh alami yang satu ini.

Perlu diketahui, efektivitas bahan herbal dalam mengobati kulit melepuh belum semuanya teruji seratus persen, pun efeknya bisa berbeda ke masing-masing individu. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apabila Anda ingin menggunakan bahan herbal sebagai cara mengobati kulit melepuh.

Cara Mencegah Kulit Melepuh Datang Lagi

Kulit Anda yang melepuh berhasil disembuhkan. Tentunya tidak ingin hal ini terjadi lagi di kemudian hari, bukan? Berikut adalah sejumlah tips atau cara mencegah kulit melepuh datang lagi.

  • Selalu berhati-hati (siapkan pelindung) apabila melakukan aktivitas yang berkaitan dengan cairan panas ataupun api
  • Hindari aktivitas yang memicu gesekan pada tangan atau kaki
  • Gunakan alas kaki atau sarung tangan yang higienis dan nyaman sesuai dengan aktivitas yang sedang dijalani, seperti berolahraga atau berkendara
  • Jika Anda sering memakai sepatu hak, jangan pakai sepatu hak berlama-lama
  • Menjaga kebersihan kulit
  • Menjaga kelembapan kulit, terutama di area kaki
  • Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cara minum air putih minimal 1,5 liter perhari

Itu dia informasi mengenai kulit cara mengobati luka melepuh baik dengan obat medis maupun obat herbal, juga cara mencegah kondisi ini menimpa Anda di kemudian hari. Semoga bermanfaat!

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Eske, J. (2019). 5 ways to get rid of blisters.
    https://www.medicalnewstoday.com/articles/325976.php (Diakses pada 2 September 2019)
  2. Gloria, H. Honey as a treatment for cold sores & fever blisters. https://www.livestrong.com/article/295164-honey-as-a-treatment-for-cold-sores-fever-blisters/ (Diakses pada 2 September 2019)
  3. Hekmatpou, D dan Fatemeh Mehrabi et al. (2019). The Effect of Aloe Vera Clinical Trials on Prevention and Healing of Skin Wound. A Systematic Review. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6330525/ (Diakses pada 2 September 2019)
  4. Newman, T. (2018). Where do blisters come from?
    https://www.medicalnewstoday.com/articles/264783.php (Diakses pada 2 September 2019)
  5. Shea, T. (2019). 9 Home Treatments to Quickly Heal Blisters. https://www.thehealthy.com/foot-care/home-remedies-for-blisters/ (Diakses pada 2 September 2019)
  6. Silver Sulfadiazine. http://mims.com/Indonesia/Home/GatewaySubscription/?generic=Silver+Sulfadiazine%20target= (Diakses pada 2 September 2019)