Terbit: 20 Januari 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Terdapat beberapa cara mengatasi eksim mulai dari pengobatan dan cara tradisional. Eksim adalah gangguan kulit yang ditandai dengan timbulnya bercak-bercak merah, kasar, dan melepuh. Eksim juga menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman di kulit. Ketahui cara mengobati eksim dalam artikel ini.

10 Cara Mengobati Eksim secara Medis dan Alami

Apa Itu Eksim?

Eksim adalah istilah yang digunakan untuk sekelompok gangguan kulit dengan gejala berupa peradangan, gatal, ruam, pecah-pecah, dan kadang melepuh.

Salah satu jenis Eksim adalah  dermatitis atopik, jenis eksim tersebut lah yang paling banyak diderita orang. Sementara itu, ada banyak jenis eksim lainnya yaitu dermatitis kontak, eksim dishidrotik, eksim nummular, dermatitis seboroik dan dermatitis stasis.

Eksim termasuk dalam kategori penyakit umum dan lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa. Anak yang menderita eksim biasanya membawa kelainan kulit tersebut hingga dewasa bila tidak ditangani.

Walaupun begitu, ada beberapa cara mengatasi eksim seperti dengan bantuan salep kulit atau beberapa cara alami untuk meringankan gejala eksim.

Cara Mengobati Eksim

Pengobatan eksim mungkin harus dilakukan secara berkepanjangan dan membutuhkan perawatan berkelanjutan agar gejala eksim tidak kambuh lagi. Selain itu, diagnosis eksim akan lebih baik untuk dilakukan sejak awal agar dokter dapat memberikan metode pengobatan yang lebih efektif.

Berikut ini adalah beberapa obat eksim yang umumnya direkomendasikan oleh dokter, yaitu:

1. Krim Khusus Kulit

Dokter mungkin akan merekomendasikan krim untuk mengontrol gejala gatal kulit seperti salep atau krim kortikosteroid dan inhibitor kalsineurin. Manfaat krim kortikosteroid juga untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak.

Cara mengatasi eksim kering di kaki adalah dengan mengolesi krim sesuai dengan petunjuk penggunaan dan hindari paparan sinar matahari langsung selama Anda menggunakannya.

2. Obat Anti Infeksi

Obat infeksi bakteri digunakan untuk mencegah paparan bakteri yang mungkin terjadi pada eksim dengan gejala kulit terbuka atau pecah-pecah. Obat anti infeksi bakteri tersedia dalam bentuk oral atau salep, namun pengobatan ini hanya untuk pengobatan jangka pendek.

Apabila jenis obat ini tidak bekerja dengan baik, harap minta rekomendasi obat atau perawatan lainnya untuk membantu mengurangi flare eksim.

3. Obat Anti Peradangan

Dalam kondisi eksim tertentu, dokter Anda mungkin meresepkan obat anti peradangan untuk mengatasi gejala eksim yang sudah parah.

Rekomendasi obat anti peradangan untuk mengatasi eksim adalah kortikosteroid oral seperti prednison, namun obat ini tidak dapat digunakan untuk pengobatan eksim jangka panjang.

4. Rekomendasi Obat Lainnya

Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat telah menyetujui rekomendasi obat lain untuk mengatasi eksim yaitu antibodi monoklonal. Obat ini digunakan untuk gejala eksim yang sudah parah dan pilihan pengobatan lainnya tidak bekerja dengan baik.

Mengingat ini adalah obat baru dan mungkin hanya tersedia di beberapa wilayah tertentu, belum ada data terkait efektivitas obat ini atau kemungkinan efek samping lainnya.

Baca Juga: Penyakit Eksim: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Cara Mengatasi Eksim Secara Alami

Berikut ini adalah beberapa bahan alami untuk membantu mengurangi gejala eksim, yaitu:

1. Lidah Buaya

Lidah buaya atau aloe vera adalah salah satu bahan alami yang digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional. Sebuah penelitian menyatakan bahwa lidah buaya mengandung antibakteri, antimikroba, dan efek penyembuhan luka yang efektif untuk berbagai masalah kulit, termasuk gangguan kulit eksim.

Manfaat lidah buaya untuk kulit adalah membantu mengatasi gejala kulit pecah-pecah, kulit kering, serta memperbaiki jaringan kulit yang rusak dalam kondisi kulit eksim.

Cara menggunakannya adalah dengan mengoleskan gel lidah buaya ke area kulit yang terkena eksim, namun hindari penggunaan produk gel lidah buaya yang mengandung alkohol atau bahan-bahan pengering lainnya.

2. Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung asam lemak yang berperan dalam menambah kelembapan kulit, mengurangi efek peradangan, dan meningkatkan proteksi kulit. Sebuah uji membuktikan bahwa penggunaan minyak kelapa selama 8 minggu dapat mengurangi gejala eksim lebih baik daripada minyak mineral lainnya.

Cara mengatasi eksim di tangan dengan minyak kelapa adalah dengan mengaplikasikan minyak kelapa murni sebelum tidur setiap malam. Biarkan kandungan alami minyak kelapa meresap dan menutrisi kulit Anda.

3. Madu

Madu telah digunakan sebagai obat kulit tradisional sejak dulu kala. Madu memiliki efek antibakteri dan antiinflamasi alami yang berperan dalam proses penyembuhan luka. Manfaat madu lainnya adalah untuk mengatasi penyakit kulit, luka bakar, dan melembapkan kulit.

Jenis madu yang paling efektif untuk mengatasi masalah kulit adalah madu manuka. Cara mengatasi eksim kering di kaki dengan madu adalah dengan mengoleskannya langsung pada area kulit yang terkena eksim.

Baca Juga: Obat Eksim dan Cara Mencegah Eksim Kambuh Lagi

4. Tree Tea Oil

Terdapat beberapa manfaat tree tea oil, salah satunya adalah untuk mengurangi gejala eksim berupa kulit kering, gatal-gatal, dan iritasi kulit. Sebuah data di tahun 2013 menyebutkan bahwa tree tea oil mengandung efek antiinflamasi, antibakteri, dan efek penyembuhan luka yang efektif.

Cara menggunakan tree tea oil adalah dengan mencampurnya dengan minyak almond atau minyak zaitun, lalu aplikasikan pada area kulit yang terinfeksi. Diamkan selama 20-30 menit kemudian bilas dengan air hangat.

5. Oatmeal Koloid

Oatmeal koloid adalah jenis oatmeal yang terbuat dari gandum lalu ditumbuk dan direbus hingga menjadi seperti ekstrak. Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2015, manfaat oatmeal koloid adalah untuk mengatasi kulit kering, kulit kasar, gatal, dan meningkatkan kelembapan kulit.

Selain itu, beberapa produk lotion dan krim kulit juga mengandung oatmeal koloid yang bisa didapatkan di toko kesehatan.

Baca Juga: Eksim: Pemicu dari lingkungan, makanan, dan pemicu non-alergen

6. Mengatur Pola Makan

Beberapa makanan tertentu dapat memicu gejala eksim yang Anda alami bertambah parah. Sebaiknya hindari makanan yang memicu peradangan kulit seperti, susu, telur, dan kedelai.

Sebaliknya, cara mengobati eksim adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan antiinflamasi, yaitu:

  • Ikan
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kacang dan lentil
  • Buah berwarna
  • Sayur-sayuran
  • Kunyit dan kayu manis

Penderita eksim juga harus mengidentifikasi makanan apa saja yang dapat memicu gatal dan gejala eksim pada dirinya karena kondisi setiap orang mungkin berbeda, kemudian menghindari makanan tersebut.

Itulah beberapa cara mengatasi eksim secara alami. Perlu diingat bahwa bahan-bahan alami yang disebutkan di atas tidak serta-merta menyembuhkan penyakit eksim, namun hanya mengurangi gejala dan flare eksim.

Tetap konsultasi pada dokter Anda untuk rekomendasi pengobatan dan perawatan terbaik untuk menyembuhkan eksim yang Anda derita. Semoga informasi tentang cara mengobati eksim ini bermanfaat.

 

  1. Berry, Jennifer. 2019. Top 12 natural remedies for eczema. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324228.php. (Diakses pada 20 Desember 2019).
  2. Mayo Clinic. 2018. Atopic dermatitis (eczema). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/atopic-dermatitis-eczema/diagnosis-treatment/drc-20353279. (Diakses pada 20 Desember 2019).
  3. McIntosh, James. 2017. What’s to know about eczema?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/14417.php. (Diakses pada 20 Desember 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi