Bagaimana Cara Menghitung HPL?

DokterSehat.Com– Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh ibu hamil adalah kapan hari perkiraan lahir si kecil atau yang sering disingkat dengan HPL. Mengetahui kapan perkiraan kelahiran bayi penting bagi orang tua untuk mempersiapkan persalinan dengan baik.

Bagaimana cara menghitung HPL?

Kehamilan atau persalinan dianggap cukup bulan jika kehamilan berlangsung di antara 37-42 minggu. Jika melebihi dari 42 minggu umumnya kondisi plasenta sudah mengalami penurunan sehingga janin berisiko mengalami komplikasi yang dapat membahayakan kelahirannya. Sedangkan jika kurang dari 37 minggu disebut dengan bayi prematur.

Ada beberapa cara untuk menghitung hari perkiraan lahir. Secara umum metode menghitung HPL bergantung pada siklus haid ibu, apakah teratur atau tidak. Jika siklus haid ibu teratur per 28 hari, maka ibu dapat menghitungnya dengan cara:

1. Menggunakan perhitungan hari pertama haid terakhir (HPHT)

Cara ini merupakan cara yang paling mudah dilakukan, terutama bagi para ibu yang selalu mencatat kapan tanggal pertama menstruasi setiap bulannya. Dengan cara ini, Anda dapat menentukan HPL dengan rumus berikut:

Tanggal HPMT + 7 = tanggal HPL
Bulan HPMT – 3 = bulan HPL

Misalnya HPHT ibu adalah 5 Mei 2010, maka HPLnya adalah: 12 Februari 2011.

2. Menggunakan pregnancy wheel

Pregnancy wheel merupakan semacam alat bantu untuk menghitung hari perkiraan lahir. Alat ini berbentuk dua susun lingkaran, lingkaran pertama bertuliskan bulan dan tanggal, lalu lingkaran di atasnya bertuliskan tahapan kehamilan mulai dari hari pertama menstruasi hingga perkembangan janin. Penggunaannya pun cukup mudah, Anda tinggal menggeser tanggal HPHT dengan indikator perkembangan janin.

Sedangkan bagi ibu yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur atau lebih dari 28 hari, atau tidak ingat kapan HPHTnya, bisa menentukan HPL melalui USG. Dengan USG dapat diketahui perkembangan janin seperti ukuran kepala dan panjang tulang paha.

Perlu diingat bahwa HPL hanyalah bersifat perkiraan dan tidak bersifat pasti. Selama kehamilan, ada faktor lain yang dapat memengaruhi HPL, karena itu selalu konsultasikan pada dokter mengenai tanggal kelahiran bayi, terutama ketika memasuki trimester akhir.