Terbit: 16 April 2020 | Diperbarui: 16 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Cara menghitung berat badan ideal dengan kalkulator BMI (Body Mass Index) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) dilakukan untuk mengetahui apakah Anda memiliki berat badan yang ideal atau tidak. Mengukur berat badan bukan hanya penting untuk penampilan, namun juga untuk mengukur faktor risiko terhadap penyakit kronis tertentu. Ketahui bagaimana cara menghitung IMT dan indikator berat badan sehat.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal, Mudah dan Akurat!

Apa Itu IMT?

Kalkulator IMT (Indeks Massa Tubuh) atau Body Mass Index (BMI) adalah metode yang digunakan untuk mengukur apakah seseorang memiliki berat badan ideal atau tidak. Kalkulator IMT ini menggunakan perhitungan berat badan yang sama untuk wanita dan pria sehingga grafiknya lebih mudah digunakan.

Cara menghitung IMT adalah dengan menemukan rasio berat dengan tinggi badan Anda yang kemudian diukur dalam satu indikator. Skala IMT akan menunjukan berat badan rendah, normal, kelebihan berat badan, dan obesitas.

Hasil dari kalkulator IMT ini dapat dijadikan indikator sederhana untuk mengetahui apakah Anda sehat atau tidak. Walaupun demikian, Anda tetap harus konsultasi ke dokter untuk hasil yang lebih spesifik karena skala IMT tidak menghitung massa otot dan kondisi kesehatan yang mendasarinya,

Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Tahukah Anda bahwa berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kolesterol tinggi, penyakit jantung, diabetes, gangguan tidur, kanker, dan sebagainya? Berdasarkan fakta tersebut, sangat penting untuk mengukur berat badan Anda secara berkala agar Anda bisa mengendalikan berat badan ideal dan tubuh yang sehat.

Anda dapat menghitung berat badan ideal dengan menggunakan kalkulator IMT dengan rumus sebagai berikut:

Rumus Penentuan Indeks Massa Tubuh (IMT) 

IMT = Berat Badan (kg) : [Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)]

Perhitungan IMT dapat digunakan oleh orang dewasa baik untuk perempuan dan laki-laki, namun tidak dianjurkan untuk diaplikasikan untuk menghitung berat badan ideal bagi anak, ibu hamil, ibu menyusui, atlet, atau penderita penyakit kronis tertentu.

Anda dianjurkan untuk menghitung berat badan Anda secara berkala dengan rumus IMT di atas. Apabila Anda ingin cara yang lebih mudah, praktis, dan akurat, Anda dapat menggunakan fitur menghitung berat badan ideal dengan kalkulator IMT yang disediakan oleh DokterSehat, klik di sini.

Mengetahui Hasil IMT Anda

Setelah Anda menghitung berat badan ideal dengan kalkulator IMT, Anda akan segera mendapatkan hasilnya. Hasil IMT Anda dapat dijadikan indikator apakah Anda memiliki berat badan normal, kurang, atau berlebihan yang kemudian dapat dijadikan gambaran sederhana untuk kondisi kesehatan Anda saat ini.

Hasil IMT diketahui dalam indikator tabel berikut ini:

Nilai IMT Keterangan
<18,4 Berat Badan Kurang
18,5 – 29,9 Berat Badan Ideal
25 – 29,9 Berat Badan Lebih
30 – 39,9 Gemuk
>40 Sangat Gemuk

Berdasarkan cara menghitung IMT tersebut, dapat disimpulkan bahwa mereka yang memiliki skala IMT antara 18,5 hingga 24,9 memiliki berat badan ideal. Orang dengan skala IMT <18,4 termasuk dalam kriteria berat badan rendah. Sementara mereka dengan skala IMT >40 memiliki obesitas.

Ketahui lebih detail tentang hasil IMT Anda, berikut ini:

1. Berat Badan di Bawah Rata

Berdasarkan data dari P2PTM Kemenkes RI, berikut ini indikator orang yang berat badannya di bawah rata-rata:

  • Hasil IMT <17,0: Kekurangan berat badan tingkat berat.
  • Hasil IMT 17,0-18,4: Kekurangan berat badan tingkat ringan.

Penyebab berat badan rendah adalah karena kekurangan asupan nutrisi yang memadai sesuai dengan usia dan tingkat aktivitas. Anda harus mulai konsumsi makanan tinggi nutrisi seperti buah, sayur, produk olahan susu, serta memenuhi asupan kalori dan protein.

Baca Juga: 6 Penyakit yang Bisa Menyerang Orang Kurus

2. Berat Badan Normal

Semua orang dengan hasil IMT sekitar 18,5 – 25,0 berarti memiliki berat badan ideal dan dapat dijadikan indikator bahwa Anda sehat. Memiliki berat badan ideal mengurangi risiko terkena penyakit kronis seperti kolesterol, diabetes, penyakit jantung, dan sebagainya.

Walaupun demikian, Anda tetap disarankan untuk konsultasi ke dokter apabila memiliki keluhan gejala penyakit. Anda juga harus tetap mempertahankan berat badan ideal Anda dengan konsumsi makanan sehat, olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan kurangi stres.

3. Berat Badan Berlebih

Berdasarkan data dari P2PTM Kemenkes RI, berikut ini indikator orang yang berat badannya di atas rata-rata:

  • Hasil IMT 25,1-27,0: Kelebihan berat badan tingkat ringan.
  • Hasil IMT >27,0: Kelebihan berat badan tingkat berat.
  • Hasil IMT >40: Obesitas.

Berat badan berlebih apalagi sampai obesitas akan meningkatkan risiko terkena penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke, jenis kanker tertentu, sleep apnea, osteoartritis, dan sebagainya. Anda mungkin juga mengalami masalah kehamilan apabila Anda kelebihan berat badan sebelum hamil.

Cara menurunkan berat badan yang paling dianjurkan adalah dengan mengatur pola makan termasuk dengan menghitung asupan kalori harian, mengurangi makanan berlemak, dan lebih sering konsumsi buah dan sayur. Selain itu, Anda harus rajin berolahraga setidaknya dua minggu sekali.

Baca Juga: 4 Cara Menjaga Berat Badan Ideal Setelah Diet

Cara Mendapatkan Berat Badan Ideal

Kalkulator IMT adalah salah satu tolak ukur untuk mengukur berat badan ideal. Setelah Anda mengetahui cara menghitung IMT, Anda dapat melakukan berbagai cara diet sehat untuk membentuk berat badan ideal.

Berikut ini cara mendapatkan berat badan ideal:

  • Konsumsi makanan sehat: Hindari makanan berlemak dan tinggi kalori. Mulai konsumsi buah, sayur, biji-bijian, susu rendah lemak, dan protein tanpa lemak.
  • Menghitung kalori harian: Hitung berapa kalori yang masuk dan berapa yang keluar menjadi energi. Anda dapat mengontrol jenis makanan apa dan berapa banyak yang harus Anda konsumsi.
  • Olahraga teratur: Buat jadwal olahraga setidaknya 150 menit latihan fisik sedang seperti jalan kaki atau jogging setiap minggu.

Itulah cara diet sehat yang dianjurkan. Anda dapat menghitung lagi berat badan Anda menggunakan kalkulator IMT untuk melihat hasilnya. Bila Anda mengkhawatirkan berat badan Anda, Anda dianjurkan untuk konsultasi ke dokter untuk rencana menurunkan atau menambah berat badan.

Itulah pembahasan tentang cara menghitung berat badan ideal dengan kalkulator IMT. Kalkulator BMI atau IMT adalah salah satu opsi paling mudah untuk mengetahui berat badan ideal. Semoga informasi ini bermanfaat untuk membantu Anda membentuk berat badan ideal dan tubuh yang sehat.

 

  1. Kemenkes. 2019. Tabel Batas Ambang indeks Massa tubuh (IMT). http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/tabel-batas-ambang-indeks-massa-tubuh-imt. (Diakses pada 16 April 2020).
  2. Kemenkes. 2018. Bagaimana cara menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh). http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/bagaimana-cara-menghitung-imt-indeks-massa-tubuh. (Diakses pada 16 April 2020).
  3. Marcin, Ashley. 2018. Are You a Healthy Weight? Weight Ranges by Height and Sex. https://www.healthline.com/health/how-much-should-i-weigh. (Diakses pada 16 April 2020).
  4. Mucha, Mateusz and Aleksandra Zaj?c, MD. 2015. BMI Calculator – Body Mass Index. https://www.omnicalculator.com/health/bmi. (Diakses pada 16 April 2020).
  5. NHS. 2018. BMI healthy weight calculator. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/bmi-calculator/. (Diakses pada 16 April 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi