Terbit: 15 Juli 2021 | Diperbarui: 16 Juli 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Ada banyak cara menghilangkan pikiran negatif yang bisa Anda lakukan secara mandiri atau dengan bantuan orang lain. Penting untuk Anda waspadai, pemikiran negatif dapat meningkatkan risiko Alzheimer dan kondisi lainnya! Selengkapnya simak daftar cara mengatasi pemikiran yang negatif di bawah ini.

10 Cara Menghilangkan Pikiran Negatif yang Mudah dan Efektif

Daftar Cara Menghilangkan Pikiran Negatif

Berpikir negatif dapat memicu kecemasan dalam situasi sosial dan kinerja. Kebanyakan terapi untuk kecemasan sosial memerlukan aspek dalam mengubah pola pikir negatif menjadi cara yang lebih membantu dan positif dalam memandang situasi.

Langkah yang penting untuk mengubah pikiran negatif adalah memahami cara Anda berpikir sekarang dan kemudian menggunakan cara untuk mengubah pikiran atau membuatnya tidak terlalu berpengaruh. Biasanya, langkah-langkah ini melibatkan terapis, tetapi juga bisa menjadi bagian dari upaya mandiri untuk mengatasi kecemasan sosial.

Berikut ini daftar cara menghilangkan pikiran negatif:

1. Memahami Gaya Berpikir Anda

Langkah pertama untuk mengubah pola pikir negatif menjadi positif adalah memahami dengan tepat bagaimana Anda berpikir saat ini. Misalnya, jika cenderung melihat diri sendiri sebagai orang yang sukses atau gagal dalam setiap kesempatan, maka Anda akan memiliki pemikiran ‘hitam-putih’. Pola berpikir negatif lainnya termasuk beralih ke kesimpulan, bencana, dan menganggap semuanya sama secara berlebihan.

Pola berpikir yang tidak membantu berbeda dengan cara yang halus. Tetapi semua itu melibatkan distorsi realitas dan cara-cara irasional dalam memandang situasi dan orang.

2. Belajar Berhenti Berpikir Negatif

Salah satu bagian dasar dari rencana perawatan yang melibatkan terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioral therapy (CBT) adalah menata kembali kognitif (restrukturisasi). CBT adalah kombinasi terapi perilaku dan terapi kognitif. Proses ini membantu menemukan dan mengubah pikiran negatif menjadi respons yang lebih membantu dan adaptif—mudah menyesuaikan diri.

Baik dengan terapis maupun secara mandiri, restrukturisasi kognitif memerlukan proses langkah demi langkah di mana menemukan pikiran negatif, menilai kebenarannya, dan kemudian mengganti. Meskipun awalnya sulit untuk berpikir dengan gaya baru ini, seiring waktu dan dengan latihan, Anda akan mendapatkan pikiran positif dan rasional secara lebih alami.

3. Melatih Perhatian (Mindfulness)

Perhatian penuh alias mindfulness bisa Anda latih melalui meditasi. Ini adalah cara menghilangkan pikiran negatif yang membantu menjauhkan diri dari pikiran dan emosi.

Selama melatih mindfulness, Anda akan belajar bagaimana mengamati pikiran dan perasaan diri sebagai objek yang melayang melewati diri Anda sehingga dapat berhenti dan mengamati atau membiarkan Anda lewat.

Mindfulness bertujuan untuk mengendalikan reaksi emosional terhadap situasi dengan membiarkan bagian berpikir dari otak untuk mengambil alih.

4. Berlatih Mengatasi Kritik

Selain restrukturisasi kognitif, faktor lain dari CBT yang terkadang bisa membantu pertahanan diri yang tegas. Suatu saat, mungkin saja orang akan benar-benar bersikap kritis dan mengomentari Anda, sehingga penting mampu mengatasi penolakan dan kritik.

Proses tersebut biasanya dalam terapi dengan percakapan antara Anda dan terapis untuk membangun keterampilan ketegasan dan tindakan tegas terhadap kritik. Keterampilan ini kemudian bisa Anda praktikkan ke dunia nyata melalui aktivitas sehari-hari.

5. Menggunakan Buku Harian

Buku harian bisa Anda jadikan catatan pemikiran, yang bisa menjadi bagian dari proses apa pun untuk mengubah pemikiran negatif. Menuangkan pemikiran dalam buku harian membantu menemukan gaya berpikir negatif.

Cara menghilangkan pikiran negatif di otak ini juga bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Ini tentang bagaimana pikiran Anda yang menyebabkan reaksi emosional.

Sebagian besar rencana perawatan dengan terapi perilaku kognitif akan memerlukan buku harian sebagai bagian dari aktivitas harian di rumah.

Baca Juga: 21 Cara Berpikir Positif agar Hidup Bahagia

6. Hindari Berhenti Berpikir

Berhenti berpikir adalah kebalikan dari mindfulness. Ini adalah tindakan waspada terhadap pikiran negatif dan berusaha keras untuk menghilangkannya.

Masalah dengan berhenti berpikir adalah semakin mencoba menghentikan pikiran negatif, semakin banyak pikiran itu muncul ke permukaan. Mindfulness lebih umum karena memberikan lebih sedikit beban pada pikiran dan mengurangi dampaknya terhadap Anda.

Menghentikan pikiran Anda mungkin membantu dalam jangka pendek, tetapi seiring waktu dapat meningkatkan kecemasan.

7. Menceritakan Hal Lucu

Tertawa lepas selalu mendorong Anda untuk ke pola pikir yang lebih baik. Cobalah untuk tersenyum, ceritakan hal lucu atau konyol, atau mengingat cerita lucu. Terkadang cara menghilangkan pikiran negatif di otak dengan menertawakan diri sendiri juga bikin tubuh menjadi rileks dan tidak akan menjadi suatu hal yang buruk.

8. Menetapkan Batas Waktu

Sering berpikir negatif akan sulit untuk menghilangkannya. Cobalah katakan pada diri sendiri bahwa tidak akan berpikir negatif lebih dari satu menit dan kemudian pikiran itu tidak akan kembali. Jika kesulitan, pasanglah timer di smartphone untuk menghentikan pikiran negatif. Setelah itu timer padam, pastikan jangan membiarkan pikiran negatif masuk kembali.

9. Latihan Pernapasan

Cobalah untuk menenangkan pikiran dengan menarik napas dalam-dalam sebanyak tiga kali. Berikut ini caranya:

  • Jika sedang beraktivitas, hentikan apa yang Anda kerjakan untuk sementara waktu.
  • Dalam posisi duduk atau berdiri, pijakan kaki pada lantai.
  • Tarik napas dalam-dalam.

Baca Juga: 7 Manfaat Berpikir Positif bagi Kesehatan (Panjang Umur)

10. Mengubah Suasana Lingkungan Anda

Melihat pemandangan baru, bahkan hanya berjalan keluar dari ruangan tempat Anda berada, ini dapat mendorong pikiran ke pola pikir baru. Cobalah berdiri dan menjauhlah dari suasana lama dan temukan sesuatu yang baru.

Mungkin Anda dapat melakukan aktivitas harian dengan cara yang baru, misalnya cara mencuci baju atau perabotan dengan cara yang benar-benar baru dan memberikan dampak positif.

Dampak Buruk Pikiran Negatif

Pemikiran negatif yang berulang-ulang dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer menurut para Peneliti di King’s College London. Penting untuk Anda ingat, saat ini belum ada obat untuk Alzheimer, sehingga perlu Anda perhatikan.

Studi tersebut menemukan bahwa kebiasaan berpikir negatif yang berkepanjangan bisa mengurangi kemampuan otak untuk berpikir, berlogika, dan membentuk ingatan. Ini pada dasarnya menguras otak Anda.

Sementara penelitian lain yang dalam jurnal American Academy of Neurology menemukan bahwa pemikiran sinis juga cenderung meningkatkan risiko demensia. Oleh karenanya, penting untuk menerapkan bagaimana cara menghilangkan pikiran negatif di otak.

paket obat isolasi mandiri doktersehat

 

  1. Brazier, Liz. Tanpa Tahun. 10 Ways to Remove Negative Thoughts From Your Mind. https://www.lifehack.org/articles/communication/10-ways-remove-negative-thoughts-from-your-mind.html (Diakses pada 15 Juli 2021)
  2. Cuncic, Arlin. 2020. 6 Tips to Change Negative Thinking. https://www.verywellmind.com/how-to-change-negative-thinking-3024843 (Diakses pada 15 Juli 2021)
  3. Small, Terry. 2018. Is negative thinking bad for your brain?. https://www.bccpa.ca/news-events/latest-news/2018/is-negative-thinking-bad-for-your-brain/ (Diakses pada 15 Juli 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi