Terbit: 30 Januari 2019
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Memikirkan berbagai hal yang berbau seksual sebenarnya merupakan hal alami dan wajar. Sayangnya jika sudah berlebihan, maka pikiran ini dapat menggangu dan membuat kita untuk kesulitan fokus untuk berkegiatan. Apakah memiliki pikiran kotor itu wajar? Bagaimana cara menghilangkan pikiran kotor yang mengganggu? Simak jawabannya dalam artikel ini!

Jangan Sampai Salah Fokus, Ini 5 Cara Menghilangkan Pikiran Kotor!

Apakah Memiliki ‘Pikiran Kotor’ Wajar?

Sebenarnya istilah pikiran kotor tidak dikenal dalam dunia kesehatan maupun psikologi, namun istilah ini memang digunakan untuk menggambarkan pikiran orang yang selalu menjurus kepada hal-hal berbau seksual. Jika seseorang selalu menghubungkan berbagai hal dengan seksualitas dan sulit untuk berhenti memikirkan hal berbau seksual, maka akan disebut memiliki pikiran kotor.

Pada dasarnya memikirkan hal-hal berbau seksual adalah hal yang wajar dan normal untuk dilakukan oleh setiap orang. Tidak ada aturan tertentu juga yang mengatur kapan seseorang dibolehkan dan tidak diperbolehkan memikirkan hal terkait seksual. Meskipun begitu, manusia tetap diharuskan untuk mampu mengendalikan pikirannya.

Cara Menghilangkan Pikiran Kotor

Memikirkan hal berbau seksual memang tidak ada salahnya, tapi jika berlebihan tentunya juga akan mengganggu. Pikiran kotor bisa membaut seseorang menjadi kesulitan untuk fokus dengan yang aktivitas yang seharusnya dikerjakan. Agar pikiran lebih ‘bersih’, coba 5 cara menghilangkan pikiran kotor berikut ini!

1. Berolahraga

Cara menghilangkan pikiran kotor yang bisa Anda lakukan pertama adalah dengan berolahraga. Aktivitas yang satu ini sangat positif dan tentunya dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan fisik maupun mental Anda. Berolahraga bisa menjadi cara untuk menyalurkan energi dan membuat Anda terdistraksi dari pikiran kotor.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Olahraga rutin setiap hari tidak hanya akan membantu Anda terhindar dari pikiran kotor, tapi dapat juga membantu untuk mengurangi stres. Olahraga dapat memicu produksi hormon endorfin yang dapat meningkatkan mood seseorang.

2. Meditasi

Meditasi adalah relaksasi dengan tujuan untuk memusatkan dan menenangkan pikiran untuk mencapai kesadaran dan ketenangan batin. Meditasi juga bisa menjadi salah satu pilihan membersihkan otak dari pikiran negatif. Cara melakukan meditasi juga tidak sulit, asalkan Anda dapat menemukan tempat yang nyaman.

Ada banyak teknik dalam meditasi, tapi sebagai pemula Anda dapat memulai dari hal yang paling dasar. Mulailah dengan mencari posisi duduk yang nyaman dan pastikan tubuh Anda rileks. Setelah itu mulailah untuk memejamkan mata dan memfokuskan pikiran Anda. Bernafaslah dengan teratur dan perlahan-lahan.

Buang semua pikiran yang mengganggu, termasuk pikiran kotor. Umumnya meditasi dilakukan selama 20 menit, tapi untuk permulaan Anda bisa memulai dengan 5 menit meditasi dan dilakukan sebanyak paling tidak 2 sesi.

3. Cari kegiatan yang lebih positif

Mencari kegiatan yang lebih positif akan lebih baik daripada terlarut dalam pikiran kotor. Jika pikiran kotor datang di saat sedang melakukan aktivitas, cara menghilangkan pikiran kotor yang bisa Anda lakukan adalah kembali fokus pada aktivitas tersebut.

Sedangkan jika pikiran tersebut datang di saat Anda sedang tidak mengerjakan apapun, maka carilah kegiatan positif yang bisa Anda lakukan. Setiap orang pastinya memiliki ketartarikan atau hobi seperti main video game, membaca buku, menggambar, atau bahkan main musik. Pilihlah satu kegiatan positif yang dapat mengalihkan pikiran Anda.

4. Hindari hal-hal yang dapat memicu pikiran kotor

Setiap pikiran yang muncul, tentu ada pemicunya, begitu juga dengan pikiran kotor. Anda harus mengenali hal-hal yang biasanya dapat memicu munculnya pikiran kotor. Jika sudah mengetahui apa pemicu yang membuat Anda mudah berpikiran kotor, maka akan lebih mudah untuk menghindarinya.

Hal berbau pornografi biasanya dengan mudah menjadi pemicu munculnya pikiran kotor. Sebaiknya batasi diri dengan pornografi, karena pornografi berpotensi untuk membuat kecanduan. Jika sudah kecanduan pornografi, tentunya akan sulit juga untuk menghilangkan pikiran kotor.

5. Beribadah

cara menghindari zina pikiran selanjutnya adalah dengan beribadah. Ya, setiap bentuk Ibadah mengahuruskan pelakunya untuk fokus dan tidak memikirkan hal lain selain hubungan dengan Tuhan. Maka dari itu, Ibadah bisa menjadi cara yang cocok untuk menghilangkan pikiran kotor.

Ibadah memiliki berbagai macam bentuk, bergantung pada kepercayaan masing-masing. Namun apapun bentuk ibadahnya, tujuannya tetap satu yaitu untuk terhubung dengan sang pencipta. Selain terhindar dari pikiran kotor, ibadah juga daapt memberikan ketenangan pada seseorang.

Dampak Memiliki Pikiran Kotor Belebihan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan seksual adalah hal yang wajar. Namun jika dibiarkan dan berlebihan, tentunya juga dapat mengganggu. Salah satu dampak memiliki pikiran kotor berlebihan adalah akan dapat berpengaruh pada perilaku seksual seseorang.

Pikiran kotor yang berlebihan dapat membuat seseorang memiliki dorongan seks yang tinggi sehingga memiliki kecenderungan menjadi hiperseksual. Hal ini mungkin akan membawa pada kebiasan atau keinginan untuk melakukan aktivitas seksual terus-menerus

Jika tidak dapat melakukan hubungan seksual, seseorang akan memilih untuk malakukan masturbasi. Kebiasaan ini tentunya tidak baik karena melakukan masturbasi terlalu sering akan memberikan dampak kurang baik pada tubuh, begitu juga dengan aktivitas seksual lainnya jika dilakukan secara berlebihan.

Aktivitas seksual yang berlebihan dapat memberikan dampat pada fisik seperti terlukanya organ intim dan dampak pada mental seperti kecanduan dan hilang kendali. Maka dari itu, menerapkan cara menghilangkan pikiran kotor di atas penting untuk dilakukan ketika pikiran kotor sudah mulai mengganggu.

Jika cara menghilangkan pikiran kotor seperti yang disebutkan di atas tidak berhasil untuk dilakukan, sebaiknya berkonsultasi ke dokter atau psikolog untuk menemukan cara terbaik mengandalikan pikiran kotor tersebut.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi