Terbit: 20 November 2019
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Bagaimana cara menghilangkan bekas koreng? Luka berdarah dan terbuka yang mulai sembuh akan menjadi koreng. Sebenarnya manfaat koreng adalah untuk melindungi kulit Anda yang belum sembuh sempurna dari bakteri atau infeksi, namun terkadang koreng mengganggu penampilan Anda. Ketahui cara mengatasi bekas koreng yang menghitam dalam artikel ini.

8 Cara Menghilangkan Bekas Koreng dengan Cepat

Cara Menghilangkan Bekas Koreng

Koreng adalah kumpulan plak yang terbentuk dari darah dan sel-sel kulit yang mengeras. Koreng berfungsi sebagai pelindung dari infeksi bakteri atau virus untuk lapisan kulit yang rusak karena luka.

Ketika luka terbuka dan berdarah mulai menjadi koreng, itu adalah tanda bahwa luka Anda akan segera sembuh. Kulit baru sedang regenerasi di balik timbulnya koreng sebagai pelindung. Terbentuknya koreng adalah bagian dari penyembuhan luka yang durasinya sesuai dengan tingkat keparahan kulit yang terkikis.

Walaupun begitu, banyak orang yang terganggu saat memiliki koreng dan sering kali mengganggu penampilan. Untuk mengatasinya, berikut ini adalah cara menghilangkan bekas koreng, yaitu:

1. Jaga Kebersihan Bekas Luka

Anda dianjurkan untuk menjaga kebersihan luka dan bekas luka untuk mengurangi risiko infeksi dan iritasi. Bila area koreng terkena keringat, debu, atau kotoran lainnya maka bersihkan dengan air hangat dan basuh secara pelan dan lembut.

Jangan menyentuh, menggaruk, atau mengelupas koreng karena akan berisiko meningkatkan bakteri masuk ke jaringan kulit yang belum tumbuh sempurna dan memperlambat penyembuhan.

2. Jaga Kelembapan Area Kulit yang Terluka

Berdasarkan American Academy of Dermatology, Anda harus menjaga kelembapan area kulit di sekitar luka untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Kulit yang lembap juga dapat membantu menghentikan luka lebih cepat dan mencegah luka bertambah parah.

Cara menghilangkan bekas koreng yang menghitam adalah dengan melembapkan kulit menggunakan krim emolien, salep, lotion, minyak kelapa, petroleum jelly, dll. Ini juga akan mengatasi jaringan parut dan rasa gatal pada bekas luka.

3. Jangan Mengelupas Koreng

Koreng yang mulai mengering akan terasa gatal, namun jangan coba-coba untuk mengelupasnya walaupun Anda sangat ingin melakukannya. Mengelupas koreng akan memperlambat proses penyembuhan dan menyebabkan luka baru.

Bila Anda mengelupas koreng juga berisiko mengalami infeksi, pembengkakan, dan rasa sakit bertambah. Sebaiknya Anda membasuh koreng dengan air hangat bila Anda tidak tahan akan rasa gatal koreng.

Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Masalah pada Kulit yang Luka

4. Kompres

Cara menghilangkan bekas koreng sudah lama dan menghitam adalah dengan mengkompresnya. Kompres koreng dengan air hangat akan meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen untuk mempercepat penyembuhan luka.

Manfaat kompres air panas pada luka adalah untuk mengurangi peradangan, mengurangi rasa sakit, memicu regenerasi kulit, dan mencegah kulit kering. Sementara Anda juga dapat mengompres koreng dengan air dingin untuk mengurangi pembengkakan dan mengatasi rasa gatal.

5. Balut Luka Seperlunya

Umumnya Anda akan membalut koreng sepanjang hari karena itu mengganggu penampilan Anda, namun itu akan memperlambat penyembuhan luka. Anda hanya dianjurkan untuk membalut luka apabila luka berisiko robek atau berdarah.

Anda dapat membalut luka Anda dengan perban hanya apabila luka tersebut baru atau Anda melakukan kegiatan aktif seperti berolahraga, namun ganti perban secara berkala.

6. Istirahat yang Cukup

Berdasarkan penelitian dari Journal of Applied Physiology, gangguan tidur dapat memperlambat penyembuhan luka dan merusak fungsi sistem imun. Istirahat yang cukup dapat membantu menyembuhkan lebih cepat. Waktu tidur ideal yang dianjurkan adalah 7-9 jam per hari.

Baca Juga: 10 Cara Mengobati Kulit Melepuh (Medis dan Herbal)

7. Pola Makan yang Sehat

Pola makan yang sehat juga berpengaruh pada penyembuhan kulit dari luka. Beberapa nutrisi seperti protein, selenium, vitamin A, C, dan zinc berperan untuk regenerasi dan penyembuhan jaringan kulit yang rusak karena luka tersebut.

Berikut ini adalah cara menghilangkan bekas koreng sudah lama dan menghitam dengan pola makan sehat yaitu dengan mengkonsumsi:

  • Buah dan sayuran.
  • Whole grain atau biji-bijian utuh.
  • Sumber protein seperti lentil, kacang-kacangan, ikan, tahu, dll.
  • Sumber lemak sehat seperti minyak zaitun, alpukat, dll.

Asupan nutrisi yang sesuai akan membantu jaringan tubuh untuk mempercepat penyembuhan luka.

8. Jangan Merokok

Berdasarkan penelitian dari Journal of Wound Ostomy & Continence Nursing, kandungan nikotin dan bahan kimia lainnya di rokok dapat menghambat aliran oksigen dan sel darah putih sehingga dapat memperlambat penyembuhan luka.

Itulah cara menghilangkan bekas koreng sudah lama dan menghitam secara alami. Anda harus membersihkan koreng dari bakteri dan menerapkan pola makan yang sehat untuk membantu jaringan-jaringan kulit agar cepat sembuh.

Baca Juga: 15 Cara Berhenti Merokok, dari yang Alami hingga Obat Medis

Cara Menghilangkan Koreng secara Medis

Selain menerapkan cara menghilangkan bekas koreng yang menghitam secara alami, dokter Anda biasanya akan melakukan cara untuk  mempercepat penyembuhan koreng secara medis, yaitu:

  • Menggunakan antibiotik untuk mencegah bakteri masuk ke jaringan kulit.
  • Mengoleskan obat topikal khusus luka atau salep antiseptic untuk mempercepat penyembuhan luka.
  • Memberikan parasetamol untuk mengurangi efek rasa sakit.
  • Bila luka Anda termasuk dalam kategori luka besar atau luka di area tubuh yang peka seperti pangkal paha, maka dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur bedah untuk mengurangi risiko infeksi.

Bila lukanya tidak parah, penyembuhan luka akan lebih cepat dan umumnya Anda tidak memerlukan perawatan medis secara khusus.

Cara Menghilangkan Bekas Koreng pada Anak

Sementara cara menghilangkan bekas koreng pada anak adalah dengan membiarkan koreng terbuka agar sirkulasi darah dan oksigen tetap lancar, namun anak-anak cenderung aktif bergerak jadi Anda dapat memberinya plester antiseptik untuk mengurangi risiko luka terpapar bakteri lain, kotor atau iritasi.

Pastikan Anda mengganti plester antiseptik tersebut setiap saat, namun bila memungkinkan jangan dibalut plester terlalu lama. Bila Anak Anda memiliki luka baru yang lebih parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengurangi bahaya tetanus.

Itulah cara menghilangkan bekas koreng pada anak. Koreng adalah bagian dari proses penyembuhan luka dan perlindungan luka dari bakteri dan infeksi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

 

  1. Anthony, Kiara. 2018. How to Get Rid of Scabs. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-scabs. (Diakses pada 20 November 2019).
  2. Leonard, Jayne. 2019. Ways to help scabs heal. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325836.php. (Diakses pada 20 November 2019).
  3. Nall, Rachel, MSN, CRNA. 2019. Is this scab infected? Diagnosis and treatment. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325761.php. (Diakses pada 20 November 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi