Cara Menggunakan Test Pack yang Benar (Hasilnya Dijamin Akurat)

cara-penggunaan-test-pack-doktersehat

DokterSehat.Com – Test pack sudah umum digunakan oleh para wanita yang sudah menikah dan telat haid. Penggunaan test pack adalah cara termudah untuk segera mendeteksi kehamilan. Sayangnya, masih ada beberapa wanita yang belum tahu bagaimana cara menggunakan test pack yang benar.

Cara penggunaan test pack yang salah malah akan menunjukkan hasil yang tidak akurat. Kesalahan pada cara menggunakan tespek bisa membuat Anda kecewa dan tidak baik bagi persiapan kehamilan. Oleh karena itu, simaklah cara menggunakan test pack yang benar ini!

Apa itu test pack?

Test pack adalah sebuah alat yang dapat mendeteksi kehamilan seorang wanita melalui urin. Alat pendeteksi kehamilan yang sering digunakan wanita ini akan mengukur jumlah hormon HCG (human chorionic gonadotropin) yang terdapat di dalam urin.

Alat test pack memiliki perbedaan tingkat akurasi. Semakin sedikit jumlah hormon HCG yang dapat dideteksi, maka akan semakin akurat test pack tersebut. Wanita yang baru menikah disarankan untuk memiliki beberapa stok test pack.

Cara kerja test pack

Ketika terjadi proses pembuahan, maka tubuh akan segera memproduksi hormon HCG. Hormon HCG akan mengalami peningkatan sejak seorang ada zigot yang terus berkembang di dalam rahim wanita.

Peningkatan hormon HCG inilah yang dimanfaatkan pada prinsip penggunaan test pack. Alat test pack akan mendeteksi jumlah hormon HCG pada urine. Hormon HCG di dalam urine yang mencapai jumlah tertentu akan ditunjukkan dengan dua garis merah pada strip test pack.

Test pack yang memiliki tingkat akurasi sangat tinggi bisa mendeteksi kehamilan beberapa hari sebelum jadwal haid. Perlu diketahui bahwa test pack yang memiliki tingkat akurasi rendah biasanya menunjukan dua garis merah yang samar bila baru beberapa hari telat haid.

Jenis-jenis test pack

Test pack yang beredar di pasaran terdiri dari dua jenis test pack. Setiap jenis test pack memiliki perbedaan fitur dan harga. Anda akan pilih test pack jenis mana?

Berikut ini adalah beberapa jenis test pack:

1. Dipstick test pack

Test pack jenis dip stick ini adalah test pack yang paling sederhana karena hanya terdiri dari stik plastik sederhana. Anda perlu menyiapkan wadah urin sendiri untuk mencelupkan dip stick test pack ini tetapi ada juga yang terdapat wadah urin di dalam kemasannya.

Umumnya dipstick test pack memiliki harga yang relatif lebih murah, yaitu berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000 per 1 dipstick test pack. Harga dipstick test pack yang terdapat wadah urin lebih mahal daripada yang hanya berisikan stik saja.

Selain itu, tingkat akurasi dari setiap dipstick test pack juga ikut menentukan harganya. Semakin teliti tingkat akurasinya maka dipstick test tersebut memiliki harga yang lebih mahal. Setiap satu stik plastik test pack ini akan berisi garis indikator pendeteksi kehamilan.

2. Compact test pack

Ada juga jenis test pack compact. Jenis test pack ini lebih lengkap dan dikemas lebih elegan. Compact test pack terdiri dari stik yang lebih tebal seperti termometer. Ada jenis compact test pack yang menyediakan wadah urin di dalam kemasan.

Ada juga compact test pack yang tidak terdapat wadah urine. Pada compact test pack ini, Anda hanya perlu memercikan beberapa tetes urine pada alat tersebut. Harga compact test pack sekitar Rp20.000 hingga Rp50.000.

Banyak wanita yang memilih compact test pack ini karena dirasa memiliki desain yang lebih menarik dan tingkat akurasi yang lebih tinggi. Para wanita masa kini juga kerap memamerkan hasil positif pada test pack dan tampak percaya diri jika menggunakan test pack jenis ini.

Cara menggunakan test pack yang benar di rumah

Setiap wanita tentunya mengharapkan hasil yang akurat ketika menggunakan test pack. Akan tetapi, cara penggunaan test pack yang keliru bisa memengaruhi tingkat akurasi pada hasilnya. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara menggunakan tespek yang tepat.

Berikut ini adalah cara menggunakan test pack yang benar agar mendapatkan hasil akurat:

1. Pilih test pack yang akurat

Sudah disinggung sebelumnya bahwa tidak semua test pack memiliki tingkat akurasi yang  sama. Sebaiknya, Anda membaca lebih dulu jumlah hormon HCG yang dapat dideteksi. Pilihlah test pack yang bisa mendeteksi jumlah hormon HCG paling rendah karena itu menandakan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

2. Baca aturan pakai

Bacalah aturan pakai yang tertera pada setiap kemasan test pack. Tidak semua test pack memiliki aturan pakai yang sama. Oleh karena itu, bacalah petunjuk pemakaian secara hati-hati agar tidak keliru dan mendapatkan hasil yang akurat.

3. Ikuti petunjuk pemakaian

Setelah Anda membacanya dengan teliti dan hati-hati, maka ikutilah semua petunjuk tersebut. Ikuti setiap langkah pemakaian secara benar dan teliti. Hasil yang akan didapatkan pun memiliki hasil yang akurat.

4. Periksakan di pagi hari

Cara menggunakan test pack di pagi hari merupakan cara dan waktu terbaik. Hal ini dikarenakan pada pagi hari, jumlah hormon HCG berada pada kuantitas yang paling tinggi di antara waktu-waktu lainnya dalam sehari. Dengan begitu, hasil yang Anda dapatkan pun akan lebih akurat.

5. Setialah menunggu hasilnya

Setelah Anda melakukan pengujian kehamilan dengan test pack, maka tunggulah sesaat. Menunggu hasil dengan cara pergi sebentar adalah cara penggunaan test pack yang salah. Hasil yang nampak pada test pack bisa memudar dan samar ketika Anda datang lagi.

Jadi, bersabarlah untuk menunggu hasil yang akan tampak pada test pack. Jangan gegabah untuk cepat menyimpulkan satu garis karena penampakan garis kedua sering kali lebih lambat dan tampak samar.

Hal tersebut biasanya terjadi jika jumlah hormon HCG Anda terlalu sedikit baik karena waktu pemeriksaan maupun ketelatan haid Anda yang baru 1-2 hari. Pengujian kehamilan dengan menggunakan test pack bisa kembali dilakukan.

6. Lakukan uji test pack berulang

Apabila hasil pengujian kehamilan dengan test pack sebelumnya meninggalkan keraguan di benak Anda, Anda bisa melakukannya lagi. Sebenarnya, cara menggunakan test pack yang bisa menunjukkan hasil yang sangat akurat adalah 2 pekan setelah telat haid.

Pada waktu itu, jumlah hormon HCG Anda akan benar-benar meningkat dan banyak di dalam urin. Jika Anda mendapatkan hasil positif pada 2 pekan pasca telat haid, maka segeralah ke dokter untuk memastikannya secara medis.

Dokter kandungan biasanya akan melakukan pemeriksaan USG atau cek darah. Pengujian kehamilan dengan USG dan cek darah akan lebih pasti. Akan tetapi, jika Anda mendapatkan hasil negatif setelah 2 pekan telat haid, jangan bersedih.

Sebaiknya, Anda tetap memeriksakan diri ke dokter karena keterlambatan haid tetapi tidak hamil bisa menjadi indikator adanya masalah pada siklus haid Anda. Melakukan pemeriksaan diri ke dokter dapat membantu dokter cepat mendeteksi masalah medis.

Itulah beberapa cara menggunakan test pack yang benar di rumah. Cara penggunaan test pack di atas adalah langkah yang tepat untuk membantu Anda mendapatkan hasil yang akurat. Selamat mencoba dan semoga hasilnya positif yah!