Haid Tidak Teratur, Begini Cara Tentukan Masa Subur

doktersehat cara tentukan masa subur

DokterSehat.Com – Setiap wanita memiliki siklus menstruasi sendiri-sendiri. Ada yang memiliki siklus pendek sekitar 28 hari dan ada yang panjang lebih dari 30 hari. Kalau siklus menstruasinya tetap, penentuan masa subur biasa dilakukan dengan baik. Namun, kalau siklusnya sering tidak lancar, penentuan masa subur tentu akan susah dilakukan.

Kalau penghitungan masa subur susah terjadi, bagaimana pasangan bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan kehamilan? Melakukan seks sembarangan juga akan berakhir dengan capai. Kalau Anda merasa mengalami hal yang sama, jangan khawatir, simak beberapa ulasan di bawah ini.

Mengapa harus tahu masa subur dengan tepat?

Pasangan yang sedang mengusahakan kehamilan harus mengetahui masa subur dengan baik. Dengan mengetahui masa subur, mereka bisa melakukan seks di waktu yang tepat. Selama ini masalah sulitnya pembuahan bukan saja karena fertilitas yang menurun, tapi waktu yang tidak tepat untuk seks.

Mengetahui masa subur dengan akurat akan memperbesar peluang mendapatkan kehamilan. Pasangan bisa melakukan seks 1-2 hari sebelum masa ovulasi tiba. Saat seks dilakukan sperma bisa masuk dan bertahan di dalam rahim selama 3-5 hari. Begitu sel telur keluar ke tuba falopi, sperma bisa langsung membuahi.

Kalau masa subur tidak diketahui, peluang terjadi kehamilan akan menurun. Bisa saja saat sperma masuk, sel telur tidak kunjung dihasilkan. Selain itu, ada kalanya saat sperma masuk, sel telur sudah mati karena hanya bisa hidup selama 12-24 jam saja.

Cara mengetahui masa subur dengan mudah

Mengetahui waktu subur pada wanita yang siklusnya haid memang susah, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan, berikut beberapa caranya.

  1. Melakukan pencatatan secara rutin

Cara terbaik untuk mengetahui dan memprediksi kapan datangnya masa subur adalah dengan melakukan pencatatan rutin. Selama 6 bulan pertama, catat berapa lama siklus menstruasi yang dialami. Dari sini Anda bisa tahu berapa rata-rata atau pola yang terjadi pada tubuh.

Kalau Anda tidak tahu bagaimana cara melakukan penghitungan, coba konsultasikan ke dokter kandungan. Dengan bantuan dari dokter, Anda bisa tahu dengan jelas kapan saja periode masa subur akan muncul.

  1. Mengukur suhu basal tubuh

Saat mengalami masa subur, subur basal dari wanita akan mengalami kenaikan sebanyak 0,5-1 derajat Celcius. Kalau saat pengukuran dilakukan terdapat perbedaan suhu kemungkinan Anda susah mulai memasuki masa subur.

Penghitungan suhu basal tubuh hanya dilakukan saat pagi hari setelah bangun tidur. Suhu juga harus diukur saat kondisi tubuh sedang sehat dan normal. Siapkan termometer dan buku untuk mencatat setiap harinya selama beberapa bulan untuk mengetahui polanya.

  1. Memeriksa lendir yang keluar dari vagina

Beberapa hari menjelang masa subur, area serviks akan menghasilkan lendir dalam jumlah banyak. Lendir ini kadar berwarna putih dan sering keluar. Periksa lendir ini apakah ada bau busuk atau tidak. Kalau tidak berarti vagina sedang ada pada kondisi normal dan bersiap diri untuk masa subur.

  1. Menggunakan alat ukur yang mirip test pack

Ada alat yang digunakan untuk mengetahui seorang wanita sedang subur atau tidak. Alatnya mirip sekali dengan test peck. Dengan alat ini Anda bisa tahu apakah sedang subur atau tidak. Begitu subur, Anda dan pasangan bisa mengusahakan melakukan seks agar memperbesar terjadinya pembuahan. Alat mirip test pack ini mendeteksi adanya hormon beta human chorionic gonadotrophin (b-HCG) di urine.

Semoga ulasan di atas bermanfaat dan Anda bisa segera mengusahakan kehamilan bersama pasangan. Meski haid tidak teratur, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.