Anus Gatal: Penyebab, Gejala & Cara Mengatasi

herpes adalah penyakit kulit yang disebabkan karena virus.

DokterSehat.Com – Penyakit anus gatal secara medis disebut pruritus ani, yaitu kelainan yang cukup umum dan dapat timbul di dalam atau lebih sering di sekitar anus. Penyakit dubur gatal jarang bersifat serius, walaupun dapat terasa memalukan dan sulit ditangani. Gatal-gatal dapat terlokalisasi di sekitar anus atau menjadi bagian dari penyakit gatal seluruh tubuh. Pelajari penyebabnya dan cara mengatasi anus gatal.

Penyebab Anus Gatal

Menurut ahli parenting asal Inggris Dr. Miriam Stoppard, penyebab paling umum dari anus gatal adalah kandida (jamur) dengan kemerahan dan sisik di kulit sekitarnya. “Penyakit gatal setempat juga dapat disebabkan oleh kebersihan pribadi yang buruk, hemoroid, atau infestasi cacing kremi,” tutur Dr. Miriam.

Menurutnya, rasa gatal di anus merupakan gejala penyakit kulit seperti psoriasis atau eksim, atau timbul akibat reaksi alergi terhadap zat seperti deterjen cuci atau sabun cuci.

“Sangat sulit menghentikan siklus gatal-garuk-gatal apabila kulit telah menebal akibat garukan kronis (neurodermatitis),” katanya.

Berikut ini kondisi yang menjadi penyebab rasa gatal di anus.

  • Iritasi akibat bahan kimia pada makanan seperti cabai, lada, merica, dan makanan pedas lainnya.
  • Dubur gatal juga disebabkan oleh tingkat kelembaban yang terlalu sering.
  • Pengobatan dengan antibiotik dapat berujung pada anus gatal.
  • Tumor pada bagian pantat dapat menjadi penyebab anus gatal.
  • Hemorrhoids
  • Kulit anus lecet

Gejala Anus Gatal

Anus terasa gatal memiliki gejala-gejala yang dapat dirasakan sehingga penderita dapat mengambil tindakan sebelum dubur gatal menjadi lebih parah.

  • Intensitas dubur terasa gatal dan inflamasi dari garukan dan daerah sekitar anus semakin lembab.
  • Rasa tidak nyaman di area dubur gatal seperti rasa terbakar dan perih terutama saat bergerak.
  • Juga memungkinkan terdapat pendarahan kecil.

 

Baca Juga: Anus Kerap Gatal? Waspadai Penyakit Ini

Cara Mengatasi Anus Gatal

  • Hilangkan keinginan untuk menggaruk dubur gatal dan jangan biarkan kuku dalam keadaan panjang.
  • Kenakan sarung tangan berbahan katun di malam hari, untuk menghindari Anda menggaruk dubur gatal tanpa sadar.
  • Setelah buang air besar, gunakan kertas basah seperti tisu bayi, tisu pembersih dubur atau tisu basah untuk membersihkan dubur. Kertas basah ini lebih baik ketimbang tisu toilet.
  • Bersihkan dan keringkan dubur gatal secara menyeluruh dan hindari meninggalkan sabun di daerah dubur.
  • Hindari menggunakan sabun yang mengiritasi kulit, dan cobalah tidak menggaruk karena ini akan memperburuk rasa gatal.
  • Bila Anda mengalami inkontinensia tinja, mungkin perlu untuk membersihkan dubur dengan bantalan basah.
  • Hindari makanan yang dapat memicu rasa gatal di anus, juga hentikan penggunakan produk yang dapat menimbulkan alergi yang menjadi penyebab dubur gatal.
  • Gunakan obat untuk mengobati gatal seperti obat wasir yang berbentuk salep, krim, gel, busa, dan bantalan. Krim yang mengandung kortikosteroid topikal yang dijual bebas dapat meredakan keluhan anus gatal.
  • Mandi dengan air hangat di bak atau di pancuran sebelum tidur dapat meredakan gatal pada malam hari.
  • Pakaian dalam longgar yang terbuat dari serat alami cenderung tidak menimbulkan iritasi anus dibandingkan dengan bahan sintetis.
  • Penyakit anus gatal yang berlangsung lebih dari tiga hari seharusnya dinilai oleh dokter. Dokter akan memeriksa anus gatal dan menjadwalkan pemeriksaan untuk mencari penyebab yang perlu ditangani.

Baca Juga: Benarkah Anus Kerap Gatal Selalu Disebabkan oleh Cacingan?