Terbit: 30 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Pusar yang sakit saat hamil merupakan keluhan yang sering dialami oleh banyak ibu hamil. Biasanya keluhan ini bukan suatu gejala penyakit yang berbahaya, namun kadang terasa cukup mengganggu karena muncul secara tiba-tiba dan tidak terkendali.

Cara Mengatasi Nyeri Pusar Saat Hamil

Rasa sakit pada pusar bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satu penyebab utamanya adalah peregangan pada kulit perut dan otot. Saat hamil. kulit dan otot ibu hamil akan terasa seperti ditarik meregang hingga pada akhir kehamilan.  Hal ini juga yang akan menyebabkan timbulnya stretch mark, rasa gatal atau sakit saat hamil. Biasanya pusar akan ikut bergerak dan bergeser selama peregangan dan dapat menimbulkan iritasi.

Penyebab kedua adalah karena bertambahnya usia kehamilan, rahim akan terus berkembang seiring pertumbuhan janin dan menekan organ tubuh lainya pada raongga perut dan pusar. Memasuki trimester ketiga, janin akan semakin besar dan ditambah adanya massa cairan amnion yang akan menekan rongga perut Anda sehingga pusar terasa sakit.

Adanya gangguan pencernaan seperti hernia umbilikalis, yaitu usus menonjol keluar dari lubang di dinding perut dekat pusar juga bisa menyebabkan rasa sakit di pusar. Hal ini disebabkan adanya tekanan berlebih pada rongga perut. Risiko ini meningkat saat hamil kembar atau jika Anda mengalami obesitas. Bagi ibu hamil, rasa sakit ini akan hilang seusai melahirkan.

Gangguan saluran pencernaan lain yang bisa menyebabkan pusar sakit adalah infeksi usu yang membuutuhkan perawatan segera. Biasanya penyakit ini diikuti dengan gejala mual, muntah, diare dan demam. Jika ini terjadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mencegah dampak buruk bagi ibu dan janin.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Normalnya, rasa sakit pada pusar ini akan berkurang seiring bertambahnya masa kehamilan. Ketika rasa sakit atau gatal muncul, sebaiknya jangan digaruk untuk mengurangi risiko infeksi. Berikan kompres air hangat pada pusar Anda selama 15-20 menit sebanyak tiga kali sehari, lalu atur posisi tidur yang baik dan nyaman. Ganjal punggung dan perut dengan bantal jika perlu untuk mengurangi rasa sakitnya. Jika sakit pusar berlanjut dengan rasa kram, pembengkakan, muntah atau perdarahan, segera hubungi dokter.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi