Terbit: 3 Januari 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Ada beberapa cara mengatasi bipolar disorder. Bipolar adalah gangguan kesehatan mental kronis yang ditandai dengan perubahan suasana hati secara drastis. Ketahui apa itu gangguan bipolar dan bagaimana cara mengatasi bipolar disorder yang paling efektif berikut ini.

3 Cara Mengatasi Bipolar Disorder Paling Efektif

Apa Itu Bipolar Disorder?

Bipolar disorder adalah salah satu penyakit mental kronis dengan gejala utama yaitu perubahan suasana hati yang drastis mulai dari titik tertinggi (mania) hingga titik terendah ekstrim (depresi) yang memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan orang tersebut meliputi perilaku, tingkat energi, fokus, perhatian, pola pikir, dll.

Gangguan bipolar dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Gangguan bipolar I: Mengalami gejala bipolar sekitar satu episode manik dan mungkin tidak diikuti dengan episode depresi
  • Gangguan bipolar II: Mengalami gejala bipolar sebanyak satu episode depresi mayor selama dua minggu dan satu episode hipomania selama sekitar 4 hari, yaitu gejala yang lebih ringan daripada mania
  • Gangguan Cyclothymic: Mengalami gejala bipolar selama dua tahun dengan banyak episode hipomanik dan depresi

Penderita bipolar dapat mengalami episode atau gejala-gejala bipolar beberapa kali dalam setahun atau mungkin jarang yang tergantung pada pemicunya. Gejala-gejala tersebut tidak dapat diobati, namun Anda dapat meredamnya dengan diagnosis awal dan perawatan yang tepat.

Baca Juga: Gangguan Bipolar: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Cara Mengatasi Bipolar Disorder 

Episode bipolar dapat diminimalisir dengan konsumsi obat-obatan, konseling, terapi, dan perubahan gaya hidup sehari-hari untuk mengurangi pemicu dan intensitas kambuhnya gejala bipolar.

Berikut ini adalah cara mengatasi gangguan bipolar disorder, yaitu:

1. Obat-Obatan

Setiap penderita gangguan bipolar diberikan perawatan yang berbeda-beda sesuai dengan gejala dan tingkat keparahannya. Pada tahap tertentu, dokter akan meresepkan obat antipsikotik dalam dosis khusus untuk meredam gejala.

Berikut ini adalah beberapa obat-obatan yang umumnya diresepkan oleh dokter untuk mengatasi episode depresi pada penderita bipolar, yaitu:

  • Mood Stabilizers

Penstabil suasana hati dibutuhkan untuk mengendalikan episode manik dan hipomanik. Contoh obat penstabil suasana hati adalah lithium, asam valproat, divalproex sodium, carbamazepine, dan lamotrigine.

  • Antipsikotik

Dokter juga mungkin meresepkan obat-obatan antipsikotik apabila gejala depresi atau episode mania tidak terkendalikan dengan resep obat-obatan sebelumnya, baik sebagai obat tunggal atau obat kombinasi. Contoh obat antipsikotik adalah olanzapine, risperidone, quetiapine, aripiprazole, ziprasidone, lurasidone atau asenapine yang dinilai dapat membantu mengendalikan gejala bipolar berkembang atau kambuh.

  • Antidepresan

Cara mengatasi bipolar disorder selanjutnya adalah dengan obat-obatan antidepresan untuk membantu pasien mengelola episode depresi tersebut. Obat antidepresan biasanya dikombinasikan dengan mood stabilizers agar tidak memicu episode manik.

  • Antidepresan-Antipsikotik

Obat kombinasi antidepresan dan antipsikotik yang bekerja sebagai perawatan gejala depresi dan penstabil suasana hati sekaligus. Contoh obat antidepresan-antipsikotik adalah antidepresan fluoxetine dan olanzapine antipsikotik.

  • Obat Anti-Kecemasan

Obat ini digunakan untuk meredam gejala gangguan kecemasan atau anxiety yang digunakan sebagai obat jangka pendek. Contoh obat anti-kecemasan adalah benzodiazepin yang juga digunakan untuk membantu mengatasi gangguan tidur.

Obat-obatan tersebut tidak dapat langsung menyembuhkan gejala bipolar. Obat-obatan tersebut diresepkan oleh dokter hanya untuk membantu mengelola gejala bipolar yang umumnya diikuti dengan terapi serta perawatan kesehatan mental lainnya.

Baca Juga: 5 Jenis Obat Bipolar dan Terapi untuk Pengobatan Bipolar

2. Psikoterapi

Melakukan psikoterapi adalah cara mengatasi gangguan bipolar disorder yang paling efektif. Psikoterapi dapat dilakukan dalam keluarga, kelompok, atau terapi individu.

Berikut ini adalah beberapa jenis terapi yang direkomendasikan untuk mengatasi gejala bipolar, yaitu:

  • Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Terapi perilaku kognitif adalah terapi yang berfokus pada perubahan pola pikir dan respon terhadap gejala-gejala yang memicu kambuhnya episode bipolar. Terapis akan membantu Anda untuk mengidentifikasi kepercayaan, emosi, dan perilaku negatif Anda serta mengubahnya dengan sudut pandang yang positif dan sehat.

Dalam terapi perilaku kognitif atau yang disebut juga dengan cognitive behavioral therapy, Anda akan dibimbing untuk mengelola stres, depresi, perasaan buruk, serta strategi untuk mengatasi semua pemicu dan gangguan kesehatan mental yang selama ini Anda alami.

  • Psychoeducation

Psychoeducation adalah pendidikan tentang gangguan bipolar dan kesehatan mental secara umum yang bertujuan agar pasien dapat memahami dan menerima kondisinya.

Ketika penderita sudah mempelajari semua hal tentang bipolar disorder termasuk dari penyebab, gejala, episode-episode depresi, dan responnya terhadap gejala tersebut, maka mereka akan lebih mudah dalam mengidentifikasi masalah, membuat rencana pengobatan, serta menjalani perawatan yang dibutuhkan.

  • Terapi Keluarga

Cara mengatasi gangguan bipolar disorder selanjutnya adalah dengan terapi yang berfokus pada keluarga. Terapi ini meliputi dukungan, komunikasi, serta bantuan emosional dari keluarga untuk mengerti, mengenali, dan mampu mengelola gejala bipolar Anda yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Peran keluarga sangat penting untuk membuat penderita gangguan bipolar dan kesehatan mental lainnya agar merasa lebih baik, serta membantu mereka membuat rencana pengobatan dan membimbingnya hingga keadaan stabil.

  • Interpersonal and Social Rhythm Therapy (IPSRT)

Jenis psikoterapi ini berfokus pada stabilisasi pola hidup sehari-hari pada penderita bipolar, seperti mengatur waktu tidur, waktu makan, pola makan, durasi menyelesaikan tugas-tugas, jadwal olahraga, dan aktivitas harian lainnya. Rutinitas yang konsisten diharapkan dapat mengelola suasana hati menjadi lebih baik

Itulah beberapa cara mengatasi bipolar disorder yang paling direkomendasikan oleh dokter dan dinilai lebih efektif untuk membantu mengatur hidup penderita bipolar agar tetap sehat dan emosinya tetap stabil.

Baca Juga: Gejala dan Tanda Bipolar Disorder

3. Menjalankan Pola Hidup Sehat

Cara mengatasi gangguan bipolar disorder selanjutnya adalah dengan mengatur gaya hidup menjadi lebih sehat dan teratur. Hal ini sangat penting dan dibutuhkan untuk mengelola perilaku, emosi, dan meredam gejala depresi.

Berikut ini adalah cara mengatasi bipolar disorder, yaitu:

  • Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang karena efeknya hanya memperburuk gangguan kesehatan mental yang Anda alami
  • Menjalani hubungan sehat dengan orang-orang sekeliling Anda, baik hubungan pertemanan, percintaan, pekerjaan, dll
  • Membuat rutinitas yang sehat dan seimbang bagi kesehatan fisik dan mental Anda
  • Lakukan konsultasi dengan dokter secara berkala dan pelajari kondisi Anda setiap waktu
  • Tidak meminum obat sembarangan dan ketahui program pengobatan terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda

Anda juga dapat membuat catatan atau grafik suasana hati Anda untuk membantu Anda mempelajari apa yang dapat memicu perubahan hati Anda secara drastis dan bagaimana cara mengelolanya.

Ketiga cara mengatasi bipolar disorder tersebut umumnya dilakukan secara bersamaan dan harus berada di bawah pengawasan dokter atau profesional kesehatan mental. Bila dirawat dengan benar, penderita bipolar dapat mengendalikan dirinya sendiri dan tetap hidup sehat dengan lebih baik.

Itulah cara mengatasi bipolar disorder yang paling umum. Harap konsultasikan pada dokter tentang gejala Anda karena setiap orang mungkin membutuhkan perawatan dan metode yang berbeda. Semoga informasi kesehatan ini bermanfaat.

 

  1. Cirino, Erica. 2018. How to Deal with the Uncertainty of Bipolar Episodes. https://www.healthline.com/health/bipolar-disorder/caregiver-unpredictability. (Diakses pada 3 Januari 2020).
  2. MayoClinic. 2019. Bipolar disorder. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bipolar-disorder/diagnosis-treatment/drc-20355961. (Diakses pada 3 Januari 2020).
  3. NHS. 2019. Treatment-Bipolar disorder. https://www.nhs.uk/conditions/bipolar-disorder/treatment/. (Diakses pada 3 Januari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi