Terbit: 29 Desember 2020 | Diperbarui: 30 Desember 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Cara mencegah kanker payudara adalah dengan olahraga, menjaga berat badan ideal, terapkan pola makan sehat, melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), dan sebagainya. Ketahui bagaimana cara mencegah kanker payudara dalam pembahasan ini. 

13 Cara Mencegah Kanker Payudara Paling Efektif!

Faktor Risiko Kanker Payudara 

Kanker payudara adalah jenis kanker paling umum yang diderita oleh lebih dari 1,7 juta pasien di seluruh dunia pada tahun 2012. Kampanye kepedulian dan kesadaran akan bahaya kanker payudara pun dilakukan untuk mencegah kanker payudara.

Salah satu caranya dengan mengidentifikasi apakah diri Anda memiliki faktor risiko kanker payudara atau tidak. Saat Anda mengetahui diri Anda lebih rentan, maka Anda akan lebih berhati-hati dan menurunkan faktor risiko tersebut.

Ketahui siapa saja yang rentan mengalami kanker payudara, sebagai berikut: 

  • Wanita: Kanker payudara bisa terjadi pada laki-laki atau perempuan, namun lebih rentan dan sering terjadi pada wanita.
  • Dewasa: Wanita dewasa akan mengembangkan risiko kanker payudara semakin bertambahnya usia. 
  • Riwayat Keluarga: Wanita yang lahir dari anggota keluarga dengan kanker payudara bisa mengembangkan penyakit kanker yang sama. 
  • Riwayat Kesehatan: Wanita yang memiliki kanker payudara pada satu payudara bisa mengembangkan kanker tersebut kedua payudara.
  • Obesitas: Wanita dengan berat badan berlebihan lebih rentan mengalami kanker payudara. 
  • Paparan Radiasi: Orang yang melakukan perawatan dengan terapi radiasi di dada.
  • Tidak Hamil: Wanita yang belum pernah hamil memiliki risiko kanker payudara lebih tinggi.

Berikut ini beberapa faktor risiko kanker payudara lainnya: 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  • Melahirkan anak di atas usia 30 tahun.
  • Seseorang yang mulai menstruasi di usia lebih muda dari 12 tahun. 
  • Orang tua yang baru masuk masa menopause di usia yang lebih tua. 
  • Menggunakan terapi hormon pascamenopause.
  • Mewariskan mutasi gen tertentu seperti BRCA1 dan BRCA2.
  • Merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan. 

Sadari apakah Anda memiliki faktor risiko kanker payudara tersebut. Walaupun memiliki satu atau lebih faktor risiko tersebut, Anda belum tentu akan mengalami kanker payudara di masa depan. Anda harus tetap waspada dan mengurangi faktor risiko tersebut untuk mencegah kanker payudara.

Baca Juga: Kanker Payudara: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll

Cara Mencegah Kanker Payudara

Dokter belum mengetahui sepenuhnya bagaimana cara mencegah kanker payudara yang tepat, namun Anda bisa melakukan perubahan gaya hidup dan pola makan untuk mengurangi risiko kanker payudara. Berikut ini cara mencegah kanker payudara: 

1. Olahraga 

Aktivitas fisik akan membuat tubuh lebih sehat dan berat badan juga terjaga. American Cancer Society merekomendasikan untuk olahraga setidaknya 150 hingga 300 menit aktivitas intensitas sedang bagi orang dewasa. Anda bisa melakukan aktivitas fisik intensitas tinggi selama 75-150 menit per minggu atau bisa mengombinasikan olahraga sedang dan kuat.

2. Jaga Berat Badan Ideal 

Wanita dengan berat badan berlebih hingga obesitas lebih rentan mengembangkan faktor risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes, kolesterol tinggi, hingga kanker payudara. Maka dari itu, Anda harus mengontrol berat badan Anda. Ketahui berapa berat badan ideal Anda dengan kalkulator BMI di sini

3. Jangan Merokok

Ada bukti penelitian tentang hubungan antara wanita yang merokok dan peningkatan risiko kanker payudara, terutama pada wanita dewasa atau wanita premenopause. Perokok juga rentang mengembangkan penyakit jantung, stroke, dan setidaknya 15 jenis kanker termasuk kanker payudara. 

4. Jangan Minum Alkohol

Cara mencegah kanker payudara berikutnya dengan tidak minum alkohol. Berdasarkan rekomendasi dari Center of Disease and Prevention (CDC), jangan minum alkohol atau batasi asupan minuman beralkohol. Semakin banyak konsumsi alkohol, semakin besar risiko kanker payudara. Bahkan minum sejumlah kecil alkohol tetap meningkatkan risiko kanker payudara.

5. Hindari Paparan Radiasi

Metode medis dengan pencitraan seperti tomografi terkomputerisasi, pengobatan kemoterapi, dan radiasi dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Anda mungkin harus konsultasi ke dokter tentang apa saja efek samping dari penggunaan terapi radiasi untuk pengobatan. 

6. Konsumsi Makanan Sehat 

American Cancer Society juga merekomendasikan untuk menyeimbangkan pola makan sehat dan aktivitas fisik setiap hari. Pola makan sehat mungkin hanya memainkan peran kecil namun tetap dapat mencegah kanker payudara dan secara signifikan efektif menjaga kesehatan keseluruhan tubuh. 

Hindari makanan tinggi lemak dan mulai konsumsi sayur, buah, serta biji-bijian. Pertimbangkan untuk rutin makan makanan tinggi antioksidan.

7. Kontrol Penggunaan Terapi Hormon 

Jika Anda menggunakan terapi hormon untuk mengatasi gejala menopause, mohon konsultasikan juga tentang efek sampingnya. Pasalnya, menggunakan terapi hormon kombinasi lebih dari 3-5 tahun dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Anda mungkin harus menggunakan dosis terapi hormon yang paling rendah atau hanya menggunakannya dalam jangka pendek. Gunakan terapi hormon sesuai saran dokter. 

8. Konsultasi Penggunaan Pil KB 

Penggunaan pil KB jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara, stroke, dan serangan jantung. Walaupun demikian, ada banyak manfaat pil KB seperti mencegah kehamilan yang tidak Anda inginkan, mencegah kanker usus besar, kanker ovarium, dan kanker rahim. Sebaiknya konsultasi ke dokter untuk jenis pil KB apa yang minim risiko atau pilihan alat kontrasepsi lainnya.

9. Menyusui

Cara mencegah kanker payudara berikutnya dengan menyusui bila Anda punya anak. Berdasarkan CDC, ibu yang menyusui anaknya menurunkan risiko kanker payudara. Menyusui selama beberapa bulan atau satu tahun lebih (durasi gabungan menyusui semua anak) bisa mencegah kanker payudara. Semakin lama durasi menyusui, maka semakin efektif untuk menurunkan risiko kanker payudara. 

10. Hindari Polusi Lingkungan

Paparan radikal bebas adalah salah satu penyebab kanker. Radikal bebas terdapat di polusi lingkungan seperti asap rokok, polusi udara, asap kendaraan, dan limbah industrial di udara. 

Baca Juga: Kanker Payudara pada Pria: Gejala, Penyebab, Pengobatan, Pencegahan, dll

11. Gunakan Obat untuk Wanita Berisiko Tinggi

Apabila Anda termasuk dalam kelompok wanita berisiko tinggi terkena kanker payudara, silakan periksakan diri ke dokter untuk tindak pencegahan. Dokter bisa meresepkan obat yang Food and Drug Administration (FDA) setujui untuk mencegah kanker payudara, seperti obat tamoxifen and raloxifene

12. Lakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sangat dianjurkan untuk semua wanita mulai dari usia 20 tahun hingga lebih tua untuk mengidentifikasi tanda kanker payudara sejak dini. Lakukan SADARI sekitar 7-10 hari setelah menstruasi. Pelajari cara memeriksa payudara Anda di sini.

13. Lakukan Skrining Kanker Payudara 

Lakukan skrining payudara mammogram regular memasuki usia 40 tahun, terutama jika Anda masuk dalam kelompok wanita berisiko tinggi. Skrining payudara dapat membantu mencegah kanker atau diagnosis kanker payudara sebelum bertambah parah agar pengobatan dapat dilakukan lebih awal dan efektif. 

Itulah beberapa cara mencegah kanker payudara. Lakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur untuk mendeteksi tanda-tanda kanker payudara lebih awal. Selebihnya, silakan konsultasi ke dokter bila Anda merasa khawatir dengan perubahan payudara dengan ciri-ciri seperti kanker payudara. Semoga informasi ini bermanfaat! 

 

  1. American Cancer Society. 2020. Can I Lower My Risk of Breast Cancer?. https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/risk-and-prevention/can-i-lower-my-risk.html. (Diakses pada 29 Desember 2020). 
  2. CDC. 2020. What Can I Do to Reduce My Risk of Breast Cancer?. https://www.cdc.gov/cancer/breast/basic_info/prevention.htm. (Diakses pada 29 Desember 2020).  
  3. Mayo Clinic. 2020. Breast cancer prevention: How to reduce your risk. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/in-depth/breast-cancer-prevention/art-20044676. (Diakses pada 29 Desember 2020).  
  4. Siteman Cancer Center. 2020. 8 Ways to Prevent Breast Cancer. https://siteman.wustl.edu/prevention/take-proactive-control/8-ways-to-prevent-breast-cancer/. (Diakses pada 29 Desember 2020).  


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi