4 Cara Mencegah Dehidrasi saat Diare untuk Anak dan Dewasa

cara-mencegah-dehidrasi-saat-diare-doktersehat

DokterSehat.com – Diare yang parah dapat menyebabkan kekurangan cairan pada tubuh yang kemudian menjadi dehidrasi. Ketahui cara mencegah dehidrasi saat diare pada anak dan dewasa di sini.

Cara Mencegah Dehidrasi saat Diare

Dehidrasi adalah kondisi tubuh yang kekurangan cairan dari yang dibutuhkan sehari-hari. Jika tubuh kekurangan cairan, maka tubuh tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Penyebab dehidrasi yang paling umum adalah diare, muntah, demam, buang air kencing atau keringat berlebih.

Dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi serius di tubuh seperti syok, koma, heat injury, hingga kematian. Berikut ini adalah cara mencegah dehidrasi saat diare, yaitu:

1. Minum Air Putih Cukup

Cara mencegah dehidrasi saat diare adalah dengan minum air putih yang cukup. Jumlah air minum yang harus Anda minum tergantung pada kondisi tubuh Anda dan berapa cairan yang sudah terbuang dari tubuh.

Umumnya minum air putih 2 liter per hari atau sekitar 8 gelas untuk orang dewasa, namun itu juga tergantung pada aktivitas yang Anda lakukan dan diare yang Anda alami.

2. Pembatasan Minum Air Putih pada Kondisi Medis Tertentu

Jika Anda mengalami diare parah dan memiliki kondisi medis tertentu seperti inkontinensia atau gagal jantung  dimana Anda harus membatasi asupan cairan Anda, maka Anda tidak boleh langsung minum banyak air putih. Konsultasikan terlebih dulu pada dokter.

3. Minum Air Putih Sedikit Demi Sedikit

Umumnya dehidrasi membuat Anda mual saat minum air putih, maka Anda disarankan untuk minum air putih sedikit demi sedikit.

Menurut dokter Joshua Evans, MD, dari Children’s Hospital of Michigan, Anda disarankan mengisap es atau es loli beku untuk membantu menambahkan cairan tubuh.

4. Minum Oralit

Pakar dehidrasi mengatakan bahwa asupan air putih saja tidak cukup untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Anda disarankan untuk minum oralit atau cairan gula-garam untuk mengurangi resiko dehidrasi.

Larutan gula dan garam (NaCl) berfungsi untuk meningkatkan proses penyerapan cairan di tubuh. Itulah beberapa cara mencegah dehidrasi saat diare yang mudah Anda lakukan. Pastikan Anda tidak kekurangan cairan dengan minum air putih cukup.

Baca Juga: 5 Tips Cepat Mengatasi Diare di Rumah yang Mudah

Cara Mengatasi Dehidrasi pada Orang Dewasa

Orang dewasa lebih berisiko dehidrasi saat diare karena mereka kurang sensitif untuk merasa haus atau cenderung menyepelekannya. Usia juga memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyeimbangkan air dan garam dalam tubuh.

Jika sudah terjadi dehidrasi, Berikut ini adalah cara mengatasi dehidrasi pada orang dewasa saat diare, yaitu:

  • Orang dewasa yang sedang diare atau muntah-muntah disarankan untuk minum minimal 1,7 liter air dalam 1 hari, atau setara dengan 7-8 gelas air.
  • Atau, setara dengan 7-8 gelas air.
  • Disarankan untuk makan-makanan berkuah.
  • Minum oralit atau cairan gula-garam.
  • Minum cairan ion.
  • Istirahat di tempat yang sejuk atau ruangan AC agar suhu tubuh tetap dingin.

Itulah beberapa tips dan cara mengatasi dehidrasi pada orang dewasa saat diare.

Cara Mengatasi Dehidrasi pada Anak

Anak-anak rentan terkena dehidrasi saat diare atau muntah-muntah dan mereka tidak sadar itu. Anda harus mengenali gejala dehidrasi pada anak seperti mulut dan lidah kering, air mata tidak keluar saat menangis, sering rewel, lesu, kulit kering, demam dan mata redup.

Berikut ini adalah cara mengatasi dehidrasi pada anak saat diare, yaitu:

  • Berikan air putih yang cukup.
  • Berikan larutan rehidrasi oral seperti Oralit, Ceralyte, Infalyte, dan Pedialyte.
  • Berikan buah dan sayur yang mengandung air.
  • Anak harus beristirahat agar tidak kehilangan lebih banyak cairan tubuh.

Jika gejala diare dan dehidrasi tidak kunjung membaik, mohon hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Diare dan Sakit Perut dengan Alami

Minuman untuk Dehidrasi

Ada beberapa rekomendasi minuman untuk dehidrasi karena air putih saja tidak cukup untuk menggantikan cairan tubuh yang terkuras.

Berikut ini adalah minuman untuk dehidrasi, yaitu:

1. Electrolyte-Infused Water

Ada minuman yang lebih baik dari air putih biasa untuk mengatasi dehidrasi adalah electrolyte-infused water . Dehidrasi disebabkan karena tubuh kehabisan elektrolit. Anda dianjurkan untuk minum electrolyte-infused water atau alkaline water yang sekarang mudah didapatkan di pasaran.

Minum 1 sampai dua botol electrolyte-infused water dapat mengatasi dehidrasi ringan dan sakit kepala. Anda juga bisa minum electrolyte-infused ini setiap hari.

2. Air Kelapa

Cara mengatasi dehidrasi saat diare yang berikutnya adalah dengan air kelapa. Air kelapa mengandung lima elektrolit alami untuk tubuh Anda seperti, kalium, magnesium, kalsium, fosfor, dan natrium. Kandungan ini sangat efektif untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang saat diare.

3. Homemade Infused Water

Bahan-bahan alami ini dapat dibuat menjadi infused water untuk mengatasi dehidrasi saat diare, yaitu jahe, lemon, jus jeruk nipis, agave, gula, garam laut, dan air mineral. Homemade infused water ini juga mengandung elektrolit alami untuk cairan tubuh.

4. Semangka

Anda bisa membuat jus semangka tanpa air, semangka smoothie, atau dimakan secara langsung. Semangka mengandung 90% air, vitamin A, vitamin C, dan elektrolit alami. Makan buah semangka dapat mengatasi dehidrasi.

5. Susu

Banyak yang belum tahu jika susu juga termasuk dalam minuman untuk dehidrasi. Susu mengandung karbohidrat, protein dan natrium yang membantu tubuh Anda mempertahankan cairan tubuh.

6. Larutan Oralit

Seperti yang sudah disebutkan, Anda dapat minum cairan oralit untuk mengatasi dehidrasi. Cairan oralit sendiri sudah banyak dijual dalam kemasan yang cukup praktis (tinggal menambahkan air).

Cairan oralit mengandung Glucose anhydrous, Natrium bicarbonate, Natrium klorida, dan CaCl2. Dosis minum cairan oralit adalah 50 ml larutan oralit per kg berat badan setiap 4-6 jam untuk dehidrasi ringan.

Dosis oralit untuk anak 2-10 tahun adalah 50 ml untuk 1-6 jam pertama, lalu dosis bertambah jadi 100 ml setelah 18-24 jam.

Baca Juga: 6 Cara Cepat dan Efektif Mengatasi Diare

Pantangan saat Dehidrasi

Dehidrasi dapat menjadi kondisi berbahaya bagi tubuh karena saat kehilangan cairan, tubuh tidak dapat berfungsi optimal. Berikut ini adalah hal-hal yang harus dihindari jika Anda dehidrasi karena diare, yaitu:

  • Hindari minum kopi dan teh
  • Jangan minum alkohol
  • Jangan minum soda walaupun itu terlihat sangat menyegarkan

Itulah beberapa cara mengatasi dehidrasi pada anak dan dewasa saat diare. Perawatan untuk menyembuhkan diare secepatnya sangat penting agar efek dehidrasi cepat hilang dan dehidrasi tidak menjadi berat.

Jangan lupa minum air putih yang cukup setiap harinya dan jaga kesehatan Anda. Ingatlah, Bila gejala dehidrasi tidak hilang dan tubuh semakin lemah, maka mohon hubungi dokter.

Itulah informasi kesehatan tentang cara mengatasi dehidrasi saat diare pada anak dan dewasa. Bila ada keluhan kesehatan lainnya mohon hubungi dokter.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

 

Sumber:

  • WebMD. 2010. Preventing Dehydration When You Have Diarrhea or Vomiting. https://www.webmd.com/digestive-disorders/frequent-diarrhea-16/prevent-dehydration-diarrhea. (Diakses pada 17 September 2019).
  • Kellogg, Kristi. 2018. The 7 Best Drinks for Dehydration. https://www.epicurious.com/expert-advice/the-7-best-drinks-for-dehydration-article. (Diakses pada 17 September 2019).
  • WebMD. 2017. How to Prevent Dehydration From Diarrhea. https://www.webmd.com/digestive-disorders/frequent-diarrhea-16/prevent-dehydration-diarrhea. (Diakses pada 17 September 2019).