Terbit: 24 September 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Bagaimana cara memijat bayi yang benar? Pijatan bayi dapat membantu memperkuat ikatan antara ibu dan bayi, menenangkan bayi, dan membuat bayi tidur nyenyak. Ketahui apa saja manfaat dan cara memijat bayi.

6 Cara Memijat Bayi yang Benar dan Aman

Manfaat Pijat Bayi

International Association of Infant Massage (IAIM) menyampaikan bahwa memijat bayi dengan benar dapat membantu melancarkan sistem peredaran darah dan pencernaan bayi. Pijatan untuk bayi juga memiliki manfaat lain, seperti:

  • Meredakan ketegangan otot bayi.
  • Meredakan kram.
  • Meringankan gejala sakit perut.
  • Mengeluarkan gas dari perut.
  • Meredakan sembelit.
  • Mengatasi nyeri tubuh.
  • Meredakan nyeri akibat tumbuh gigi.
  • Merangsang pertumbuhan pada bayi prematur.
  • Menenangkan bayi.
  • Membuat bayi tidur nyenyak.

Bila ibu bayi yang memijatnya secara langsung, ini juga dapat mempererat ikatan antara ibu dan bayi. Bayi juga menjadi rileks dan lebih segar.

Persiapan Pijat Bayi

Siapkan baby oil dan gunakan alas yang empuk dan lembut untuk bayi. Siapkan juga kain atau handuk kecil. Lepas semua pakaian bayi, termasuk aksesoris yang mungkin digunakan. Pastikan ruangan yang digunakan tidak terlalu dingin agar bayi tidak kedinginan dan tetap nyaman.

Jangan memijat bayi setelah bayi baru minum susu atau mulai mengantuk. Sebaiknya, pijat ketika bayi Anda dalam keadaan tenang. Bila bayi menangis, jangan memaksa untuk memijatnya. Anda dapat memijat bagian lain tubuhnya sambil menenangkannya.

Baca Juga: Cara Memandikan Bayi yang Benar (Orang Tua Baru Wajib Tahu)

Cara Memijat Bayi dengan Benar

Anda mungkin menggunakan jasa pijat dan spa bayi oleh fisioterapis, namun sebenarnya bunda atau ayah dapat memijat bayi sendiri tanpa khawatir. Pemijatan dengan lembut dapat membuat bayi merasa dicintai dan tenang. Sentuhan tersebut dapat menjadi cara lain berkomunikasi dengan bayi Anda. Nah, ketahui bagaimana cara memijat bayi dengan benar, sebagai berikut:

1. Pijat Perut

Begini cara memijat perut bayi yang benar:

  • Anda dapat memijat perut bayi menggunakan ujung jari Anda. Pijat dengan gerakan memutar searah jarum jam.
  • Pijat perut bayi di sekitar pusarnya. Letakan jari Anda di sekitar pusar, lalu pijat dengan gerakan memutar searah jarum jam.
  • Angkat kedua lutut bayi dan tekan lutut ke arah perut pelan-pelan. Ulangi gerakan beberapa kali dengan lembut. Pijat pinggul bayi dengan jari Anda. Gerakan pijat ini dapat membantu mengeluarkan gas di perut bayi.
  • Letakan telapak tangan di perut. Pijat perut bayi secara horizontal dari sisi ke sisi.

2. Pijat Kepala dan Wajah

Teknik memijat kepala bayi dilakukan sambil menggendong bayi. Berikut ini caranya:

  • Pijat kulit kepala bayi dengan ujung jari Anda. Gerakannya seperti mengelus kepala bayi.
  • Gunakan ibu jari dan telunjuk Anda untuk memijat bagian telinga.
  • Usap kening bayi dengan lembut. Ibu jari di atas alis bayi, lalu pijat penuh kasih sayang.
  • Usap wajah bayi dari pangkal hidung ke luar melewati pipi.
  • Pijat rahang bayi dengan ujung jari dengan gerakan memutar. Dimulai dari tengah rahang dan buat gerakan ke pipi membentuk senyuman.
  • Buat gerakan seperti bentuk hati di wajah bayi. Kedua tangan Anda akan

Jangan memijat fontanel bayi (ubun-ubun) yang merupakan bagian lunak di kepala bayi.

3. Pijat Dada

Begini cara memijat dada bayi dengan benar:

  • Letakkan kedua telapak tangan di dada bayi. Pijat dengan lembut dengan gerakan keluar dari tulang dada ke bahu.
  • Letakkan tangan Anda di tulang dada. Buat gerakan seperti bentuk hati dan pijat naik ke bahu. Lalu, gerakkan pijatan kembali ke tengah.
  • Buat gerakan pijatan dengan pola saling silang. Pijat dari satu sisi pinggul bayi ke atas, melewati bahu yang berlawanan di sisi satunya lagi dan kembali ke pinggul. Usap secara diagonal.

4. Pijat Lengan

Berikut ini cara memijat lengan bayi dengan benar:

  • Pegang pergelangan tangan bayi. Pastikan lengan atas bayi rileks, lalu usap dengan lembut.
  • Pijat telapak tangan bayi pelan-pelan. Mulai dari pijat jari-jari bayi hingga ke punggung tangan.
  • Pijat pergelangan tangan bayi dengan membentuk lingkaran kecil.

5. Pijat Punggung

Berikut ini cara pijat punggung bayi:

  • Letakan bayi dalam posisi tengkurap. Tangan bayi berada di bawah perut, bukan di samping.
  • Gunakan kedua tangan Anda untuk memijat punggung bolak-balik.
  • Pegang bokong bayi dan usap leher bayi hingga ke bokong. Ulangi pijatan tersebut.
  • Pijat satu sisi tulang punggung bayi dengan jari-jari. Ulangi pijatan di sisi satunya lagi.
  • Pijat bahu dengan gerakan melingkar.
  • Pijat bokong bayi dengan lembut. Buat gerakan memutar.
  • Usap sepanjang punggung bayi.

6. Pijat Kaki

Berikut ini petunjuk memijat kaki bayi:

  • Pijat kaki bayi dari paha hingga pergelangan kaki. Gunakan sentuhan lembut dengan jari-jari Anda.
  • Ulangi gerakan pijatan tersebut, dari pergelangan kaki menuju paha.
  • Dengan ibu jari Anda, pijat tumit ke jari kaki.
  • Usap lembut bagian bawah kaki bayi, termasuk tumit dan jari kaki.
  • Pijat pergelangan kaki bayi dengan gerakan melingkar.

Hal yang harus diperhatikan adalah pijat dan sentuh bayi dengan sangat lembut. Anda tentu tidak mau menyakiti bayi Anda dengan pijatan yang terlalu keras. Bila Anda merasa sedikit takut, sebaiknya hanya mengusap bayi tanpa tekanan.

Baca Juga: 11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Tips Memijat Bayi dengan Benar

Bila bunda atau pasangan ingin memijat bayi, ikuti tips memijat bayi berikut ini:

  • Gunakan baby oil agar pijatan terasa lebih lembut.
  • Pijat setiap hari.
  • Waktu paling tepat untuk pijat adalah saat bayi dalam keadaan tenang, sebelum tidur, 45 menit setelah makan, atau setelah mengganti popok.
  • Bila bayi menangis, pindah pijatan ke bagian tubuh lain.
  • Selama memijat, ajak bayi Anda berbicara juga.
  • Selalu lakukan pijatan dengan lembut dan pelan.
  • Durasi pijatan selama 10-30 menit.

Lakukan cara memijat bayi dengan benar. Ada berbagai manfaat memijat bayi, terutama untuk meredakan gangguan perut, merelaksasi, dan meningkatkan ikatan ibu dan bayi.  

  1. Howland, Genevieve. 2020. Baby Massage: How and Why You Need to Do It. https://www.mamanatural.com/baby-massage/. (Diakses pada 24 September 2020).
  2. Masters, Maria. 2018. The Calming Benefits of Infant Massage. https://www.whattoexpect.com/first-year/benefits-of-infant-massage.aspx. (Diakses pada 24 September 2020).
  3. Scaccia, Annamarya. 2018. Your Guide to Baby Massage. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-massage. (Diakses pada 24 September 2020).
  4. Zintl, Amy. 2005. How to Massage a Baby. https://www.parents.com/baby/care/newborn/how-to-massage-baby/. (Diakses pada 24 September 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi