Terbit: 18 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Pernahkah Anda mengamati kulit di sekitar leher dan menemukan banyak kutil kecil-kecil yang merusak estetika? Sebenarnya benjolan kecil yang meggantung di leher itu bukanlah kutil dan tidak menular. Kondisi ini dinamai skin tag dan tidak menular meski disentuh orang lain.

Cara Membersihkan Skin Tag yang Aman di Rumah

Secara umum skin tag tidak akan menyebabkan apa-apa. Skin tag yang merupakan tumor jinak ini hanya mengganggu keindahan kulit saja. Itulah kenapa beberapa orang pergi ke dokter untuk membersihkan skin tag dengan biaya cukup tinggi. Nah, kalau Anda ingin membersihkan skin tag ini sendiri di rumah, simak beberapa caranya di bawah ini.

Penyebab munculnya skin tag

Hingga saat ini penyebab skin tag masih belum jelas. Meski demikian, beberapa dokter meyakini kalau kondisi ini muncul akibat keturunan. Seseorang yang ayah atau ibunya mengalami skin tag akan lebih murah mendapatkannya di area leher hingga sekitar kemaluannya.

Selanjutnya skin tag juga mungkin dipicu oleh kumpulan kolagen dan darah terkumpul menjadi satu. Campuran ini terjebak di dalam kulit yang tebal dan membentuk gumpalan-gumpalan kecil yang kadang terasa sakit dan kadang tidak terasa kecuali saat ditarik dengan kuat.

Skin tag juga bisa muncul karena ada tarik yang kuat di kulit dan menyebabkan lipatan. Lipatan yang terjadi berkali-kali menyebabkan munculnya gumpalan kecil-kecil. Terakhir, kondisi bernama hyperinsulinemia juga menyebabkan skin tag akibat terlalu banyak insulin di dalam darah.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Faktor risiko munculnya skin tag

Secara umum skin tag bisa terjadi pada pria dan juga wanita. Namun, ada beberapa faktor yang menyebabkan risiko skin tag menjadi lebih besar.

  • Orang yang kelebihan berat badan dan obesitas yang berlebihan. Kulit akan mengalami banyak gangguan dan salah satunya adalah skin tag.
  • Seseorang yang mengalami kondisi diabetes. Semakin parah kondisinya, skin tag bisa saja muncul khususnya di area leher.
  • Wanita yang mengalami perubahan hormon saat hamil. Perubahan ini biasanya terjadi saat hamil dan menyusui.
  • Seseorang yang pernah mengalami infeksi. Meski skin tag ini bukan kutil, kemungkinan kulit menjadi rawan gumpalan tumor jinak akan menjadi lebih besar.
  • Orang dengan gangguan kolesterol tinggi. Kalau Anda memiliki kolesterol tinggi, coba cek di seluruh permukaan kulit tubuh.
  • Seseorang dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi yang muncul secara rutin.

Cara mengatasi skin tag tanpa bantuan dokter

Skin tag biasanya bisa diatasi dengan pembedahan atau operasi di rumah sakit atau klinik. Namun, Anda juga bisa mengatasinya sendiri dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Alat penghapus skin tag

Alat penghapus skin tag sudah ada di pasaran dan bisa digunakan langsung oleh siapa saja. Prinsip dari alat ini adalah memutus pembuluh darah ke skin tag. Akibatnya skin tag akan mati dengan sendirinya dan akhirnya lepas. Cara ini cukup aman dilakukan karena tidak menyebabkan perdarahan dan kemungkinan memunculkan rasa sakit akan rendah.

Alat penghapus ini mudah digunakan meski tetap butuh pengawasan. Kalau Anda merasa tidak nyaman atau merasa sakit, segera ke dokter untuk mengecek keadaan agar tidak terjadi apa-apa di area atau cluster dari skin tag.

  1. Benang untuk memutus

Skin tag yang lumayan besar, bisa dihilangkan dengan benang. Anda bisa menggunakan dental floss atau benang lain. Cara ini akan menghilangkan skin tag secara instan meski ada kemungkinan terjadi perdarahan.

  1. Krim pelepas skin tag

Kalau Anda tidak mau merasakan sakit dan perdarahan yang cukup parah, ada baiknya menggunakan krim untuk melepaskan skin tag dari luar. Kandungan dari krim akan menyebabkan skin tag mati sehingga bisa lepas sendiri. Lepasnya skin tag terjadi karena pembuluh darahnya terputus.

  1. Tea tree oil

Tea tree oil adalah minyak yang tergolong sangat keras. Minyak ini bisa menyebabkan kulit jadi iritasi meski banyak digunakan untuk antiseptik. Untuk skin tag, Anda bisa mengoleskan minyak ini selama beberapa hari. Biasanya skin tag akan hilang dengan sendirinya tanpa rasa sakit.

  1. Cuka apel

Hampir sama dengan tea tre oil, cuka apel juga menyebabkan tumor jinak ini jatuh dengan sendirinya. Anda bisa melakukannya setiap hari dengan menaruhnya di kapas lalu beri perban dan diamkan selama 10 menit. Lakukan 2-3 kali dalam sehari.

Kapan Anda tidak boleh membersihkan skin tag sendirian?

Skin tag memang bisa dibersihkan sendiri tanpa bantuan dari tenaga ahli. Namun, ada beberapa kriteria yang membuat Anda disarankan untuk tidak melakukannya. Berikut beberapa kondisi yang harus benar-benar diperhatikan.

  • Terletak di sekitar mata dan menempel di dekat kelopak atau bagian mata lainnya. Kalau Anda melakukannya tidak hati-hati ada kemungkinan mengenai mata dan menyebabkan gangguan yang cukup besar.
  • Terletak di sekitar kemaluan seperti penis atau vagina. Menggunakan benda tajam atau alat pembersih skin tag lain akan berisiko sebabkan gangguan atau kerusakan. Oleh karena itu, biar para ahli yang melakukannya sehingga kemaluan tetap aman.
  • Ukuran dari skin tag terlalu besar dan panjang. Kalau ukuran kecil mungkin bisa dengan mudah diambil. Melakukan pembersihan sendiri dengan ukuran tumor jinak cukup besar bisa memengaruhi organ di sekitarnya.
  • Skin tag juga menyebabkan rasa sakit kalau di tarik. Letaknya yang berada di pemukaan kulit juga memungkinkan terjadinya perdarahan dan rasa gatal yang besar. Kalau Anda tidak mau mengalami kondisi ini lebih baik melakukan pembersihan di dokter.

Inilah beberapa cara membersihkan skin tag sendiri tanpa bantuan dokter. Nah, dari beberapa cara di atas, mana saja yang menurut Anda mudah dilakukan dan memiliki risiko yang cukup kecil?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi