Terbit: 2 April 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Adrian Setiaji

Cara membaca hasil USG (ultrasonografi) dengan benar tidak serumit yang dibayangkan. Tidak sedikit ibu hamil yang rajin memeriksakan kehamilannya melalui USG masih merasa bingung bagaimana memahami hasil USG 2D.  Sebenarnya, cara baca hasil USG kehamilan cukup mudah. Ingin tahu lebih lanjut? Tetaplah membaca penjelasan ini dan temukan cara mudah membaca hasil USG 2D sehingga Anda bisa mengetahui kondisi janin Anda melalui hasil USG tersebut.

Cara Membaca Hasil USG Kehamilan yang Benar

Apa Itu USG 2D?

USG 2 dimensi (2D) adalah pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan ultrasound yang hanya menampilkan dimensi panjang dan lebar. Kebanyakan pemeriksaan kehamilan dilakukan dengan menggunakan USG 2D.

USG 2D juga dapat digunakan untuk melihat organ dalam bayi, yang membantu dalam mendiagnosis kelainan jantung, masalah pada ginjal, dan masalah potensial lainnya.

Bagaimana Cara Membaca Hasil USG 2D?

Jika Anda mencetak hasil USG 2D, kemungkinan besar ada kebingungan di benak Anda. Walhasil, Anda hanya terpaku menatap gambar monokrom dan informasi huruf-angka di sekelilingnya tanpa mengetahui artinya. Sering begitu?

Nah, kini Anda tak perlu bingung lagi. Inilah cara baca hasil USG 2D:

1. Informasi Gambar

Hasil USG yang paling dominan terlihat adalah gambar janin. Gambar pada hasil cetakan USG 2D memberikan bayangan bentuk janin dan area sekitarnya di dalam rahim. Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Anda pada gambar USG tersebut.

  • Warna

Penampakan warna gambar hasil USG dipengaruhi oleh pantulan gelombang suara terhadap USG. Setiap bagian memiliki nilai pantulan gelombang yang berbeda. Inilah sebabnya, warna pada gambar USG menunjukkan bagian tertentu di dalam rahim.

Inilah keterangan cara membaca hasil USG 2D melalui warnanya:

  1. Warna hitam menunjukkan cairan amnion atau cairan ketuban di dalam rahim.
  2. Warna abu-abu menunjukkan jaringan tubuh pada kulit atau organ.
  3. Warna putih menunjukkan tulang karena tulang memantulkan gelombang suara lebih banyak.
  • Ukuran

Cara baca hasil USG juga bisa dengan memerhatikan ukuran gambar. Ukuran gambar pada janin bisa menjadi indikator usia kehamilan dan informasi biometri pada janin. Ukuran kantung rahim beserta cairannya juga bisa dilihat pada gambar.

Namun, untuk mengetahui ukuran janin dan rahim, Anda perlu mengetahui nilainya dalam numerik melalui informasi huruf-angka yang tertera pada hasil USG.

Baca Juga: 9 Fungsi Air Ketuban bagi Janin, Setiap Ibu Harus Tahu!

2. Informasi Huruf dan Angka

Selain citra gambar, Anda juga melihat adanya informasi berupa singkatan huruf-huruf serta nilainya secara numerik. Apa sih arti di balik ‘kode-kode USG’ itu? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Inilah cara membaca hasil USG 2D melalui istilah-istilahnya:

1. LMP

LMP adalah Last Menstrual Period. Istilah ini biasa hadir pada foto USG. Arti dari LMP sama seperti HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir). LMP atau HPHT ini bisa menjadi perkiraan kelahiran bayi.

2. EDD

EDD adalah singkatan dari Estimated Delivery Date atau dalam istilah bahasa Indonesia kerap dikenal dengan sebutan HPL (Hari Perkiraan Lahir). Sebagaimana HPL yang ditentukan berdasarkan HPHT, EDD akan ditentukan berdasarkan LMP.

3. GS

GS adalah Gestational Sac merupakan istilah USG yang menunjukkan ukuran kantung amnion di trimester awal. Ukuran kantung amnion ini diukur melalui ukuran bulatan hitam yang merupakan cairan amnion.

4. FHR

Jantung adalah organ pertama bayi yang mudah dideteksi sejak masa awal kehamilan. Cara baca hasil USG dengan memerhatikan frekuensi detak jantung bayi yang bisa diketahui melalui nilai FHR atau Fetal Heart Rate.

5. FW

Fetal Weight atau biasa disingkat FW adalah informasi yang sering kali ada pada foto hasil USG. Jika Anda tahu cara membaca hasil USG 2D melalui istilah ini, maka Anda bisa tahu berapa berat janin yang sedang Anda kandung.

Berat janin bisa menjadi indikator status pertumbuhan janin. Berat janin bisa diketahui bersamaan dengan nilai Indeks Cairan Amnion atau AFI (Amnion Fluid Indeks) dan beberapa ukuran kehamilan lainnya seperti BPD, FTA, dan FL.

6. CRL

CRL (Crown Rump Length) adalah istilah yang menunjukkan ukuran panjang mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki bayi. Indikator CRL bisa untuk mengukur panjang janin pada trimester awal kehamilan.

7. GA

GA adalah singkatan dari Gestational Age yang berarti perkiraan usia kandungan. Namun GA ini tidak diukur melalui LMP atau HPHT melainkan melalui panjang lengan, panjang kaki, dan diameter kepala janin.

8. HC

Jika terdapat istilah HC pada foto USG Anda, ini artinya Head Circumferencial yang berarti ukuran lingkar kepala janin. Lingkar kepala janin menjadi tolok ukuran tumbuh kembang janin.

9. AC

Selain lingkar kepala, ada juga lingkar perut janin atau AC (Abdominal Circumferencial). Informasi nilai lingkar perut janin ini bisa mendapatkan ukuran janin lainnya, yakni seperti perkiraan berat bayi.

10. BPD

BPD adalah kepanjangan dari Biparietal Diameter. Nilai BPD menyatakan ukuran tulang pelipis kedua sisi janin. Hasil pada BPD baru ada jika usia kehamilan Anda sudah menginjak trimester 2 dan 3.

Baca Juga: Berapakah Biaya USG?

11. EFW

Cara membaca hasil USG untuk mengetahui berat bayi dalam gram dapat melihat istilah Estimated Fetal Weight (EFW). EFW kerap ada pada foto USG 2D.

12. FL

Kepanjangan dari FL adalah Femur Length. Secara sekilas, Anda pasti sudah bisa menduga apa artinya. Ya, FL adalah indikator untuk mengukur panjang tulang paha bayi. Nilai FL baru ada pada trimester 2 dan 3.

13. FTA

Selanjutnya cara baca hasil USG melalui FTA (Fetal Trunk Abdominal) adalah indikator penilaian untuk mengukur panjang badan di trimester 2 dan 3. FTA dan FW merupakan indikator pertumbuhan janin yang terus dipantau dokter karena bisa menunjukkan status pertumbuhan janin.

Cara Membaca Gambar Hasil USG Bayi untuk Jenis Kelamin

Ada sejumlah faktor penentu yang membantu calon orang tua mengetahui jenis kelamin janin melalui gambar USG. Biasanya, ketika bunda melakukan pemindaian di kehamilan 18-20 minggu, ini adalah titik di mana waktunya Anda bisa mengetahui jenis kelamin bayi dengan USG.

Dalam hampir semua kasus, Anda akan memerlukan teknisi USG yang berkualitas untuk membantu memahami dengan tepat apa yang Anda lihat. Kini sudah tidak bingung, mengingat sekarang Anda sudah tahu cara membaca hasil USG dengan mudah dan benar.

Baca Juga: Berapa Kali Seharusnya USG Dilakukan? Cek di Sini

Janin Berjenis Kelamain Laki-Laki atau Perempuan?

Usia kehamilan menginjak 18-20 minggu seringkali merupakan cara termudah untuk mengetahui apakah janin berjenis kelamin laki-laki atau perempuan di USG. Jika teknisi melihat penis, maka kemungkinannya adalah laki-laki. Terkadang, bagian tubuh lain, seperti kaki atau jari dapat terlihat seperti penis pada pembacaan USG. Itu sebabnya, harus lebih cermat dan memastikannya.

Selain itu, terkadang posisi janin yang berubah membuat sulit untuk secara akurat membaca jenis kelamin bayi dari USG. Walaupun kebanyakan orang akan mendapatkan informasi yang dibutuhkan, mungkin tidak selalu demikian ketika membaca hasil USG.

Jika Anda menginginkan tampilan atau pembacaan yang lebih akurat, USG 3D atau 4D akan jauh lebih detail tentang hasil USG. Namun, ini dapat dilakukan jika dokter menganggap perlu.

_

Anda telah mengetahui semua istilah yang tertera pada foto USG 2D. Jika Anda sudah tahu arti dari setiap istilah USG ini, maka Anda pun sudah mengetahui cara membaca hasil USG kehamilan. Jadi, sudah tidak bingung lagi bukan? Semoga penjelasan ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Ulfah Khaerani. 2017. Bingkisan Cantik untuk Ibu Hamil. Jakarta: Elex Media Komputindo.
  2. Ademola A. Adeyekun dan Gbolahan G. Awosanya. Relationship Between Amniotic Fluid Index and Ultrasound Estimated Fetal Weight in Healthy Pregnant African Women. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3625886/. (Diakses pada 11 April 2019)
  3. Anonim. 2019. How to Read an Ultrasound Picture. https://golife.org/ultrasound/how-to-read-an-ultrasound-picture/. (Diakses pada 2 April 2020)
  4. Weiss, Robin E. The Difference Between 2D, 3D, and 4D Ultrasounds. https://www.verywellfamily.com/whats-the-difference-between-a-3d-and-4d-ultrasound-2760110. (Diakses pada 2 April 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi