Cara Membaca Hasil USG Kehamilan yang Benar

cara-membaca-usg-doktersehat

DokterSehat.Com – Tidak sedikit ibu hamil yang rajin memeriksakan kehamilannya melalui USG masih merasa bingung bagaimana cara membaca hasil USG 2D dengan benar. Apakah Anda termasuk salah satunya?

Sebenarnya, cara membaca hasil USG kehamilan tidaklah serumit yang dibayangkan. Ingin tahu lebih lanjut? Tetaplah membaca penjelasan ini dan temukan cara baca hasil usg 2D yang benar sehingga Anda bisa mengetahui kondisi janin Anda melalui hasil USG tersebut.

Apa itu USG 2D?

USG 2 dimensi adalah pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan ultrasound yang hanya menampilkan dimensi panjang dan lebar. Kebanyakan pemeriksaan kehamilan dilakukan dengan menggunakan USG 2D.

Bagaimana cara membaca hasil USG 2D?

Jika Anda mencetak hasil USG 2D, kemungkinan besar ada kebingungan di benak Anda. Walhasil, Anda hanya terpaku menatap gambar monokrom dan informasi huruf-angka di sekelilingnya tanpa mengetahui artinya. Sering begitu?

Nah, kini Anda tak perlu bingung lagi. Inilah cara baca hasil USG 2D:

1. Informasi gambar

Hasil USG yang paling dominan terlihat adalah gambar janin. Gambar pada hasil cetakan USG 2D memberikan bayangan bentuk janin dan area sekitarnya di dalam rahim. Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Anda pada gambar USG tersebut.

  • Warna

Penampakan warna gambar hasil USG dipengaruhi oleh pantulan gelombang suara terhadap USG. Setiap bagian memiliki nilai pantulan gelombang yang berbeda. Inilah sebabnya, warna pada gambar USG menunjukkan bagian tertentu di dalam rahim.

Inilah keterangan cara membaca hasil USG 2D melalui warnanya:

  1. Warna hitam menunjukkan cairan amnion atau cairan ketuban di dalam rahim
  2. Warna abu-abu menunjukkan jaringan tubuh pada kulit atau organ
  3. Warna putih menunjukkan tulang karena tulang memantukan gelombang suara lebih banyak
  • Ukuran

Cara baca hasil USG juga bisa dengan memerhatikan ukuran gambar. Ukuran gambar pada janin bisa menjadi indikator usia kehamilan dan informasi biometri pada janin. Ukuran kantung rahim beserta cairannya juga bisa dilihat pada gambar.

Namun, untuk mengetahui ukuran janin dan rahim, Anda perlu mengetahui nilainya dalam numerik melalui informasi huruf-angka yang tertera pada hasil USG.

Baca Juga: 9 Fungsi Air Ketuban bagi Janin, Setiap Ibu Harus Tahu!

2. Informasi huruf dan angka

Selain citra gambar, Anda juga melihat adanya informasi berupa singkatan huruf-huruf serta nilainya secara numerik. Apa sih arti di balik ‘kode-kode USG’ itu? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Inilah cara membaca hasil USG 2D melalui istilah-istilahnya:

1. LMP

LMP adalah Last Menstrual Period. Istilah ini biasa hadir pada foto USG. Arti dari LMP sama seperti HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir).  LMP atau HPHT ini bisa menjadi perkiraan kelahiran bayi.

2. EDD

EDD adalah singkatan dari Estimated Delivery Date atau dalam istilah bahasa Indonesia kerap dikenal dengan sebutan HPL (Hari Perkiraan Lahir). Sebagaimana, HPL yang ditentukan berdasarkan HPHT, EDD akan ditentukan berdasarkan LMP.

3. GS

GS adalah Gestational Sac adalah istilah USG yang menunjukkan ukuran kantung amnion di trimester awal. Ukuran kantung amnion ini diukur melalui ukuran bulatan hitam yang merupakan cairan amnion.

4. FHR

Jantung adalah organ pertama bayi yang mudah dideteksi sejak masa awal kehamilan. Frekuensi detak jantung bayi bisa diketahui nilai FHR atau Fetal Heart Rate.

5. FW

Fetal Wight atau biasa disingkat FW adalah informasi yang sering kali ada pada foto hasil USG. Jika Anda tahu cara membaca hasil USG 2D melalui istilah ini, maka Anda bisa tahu berapa berat janin yang sedang Anda kandung.

Berat janin bisa menjadi indikator status pertumbuhan janin. Berat janin bisa diketahui bersamaan dengan nilai Indeks Cairan Amnion atau AFI (Amnion Fluid Indeks) dan beberapa ukuran kehamilan lainnya seperti BPD, FTA, dan FL.

6. CRL

CRL (Crown Rump Length) adalah istilah yang menunjukkan ukuran panjang mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki bayi. Indikator CRL bisa untuk mengukur panjang janin pada trimester awal kehamilan.

7. GA

GA adalah singkatan dari Gestasional Age yang berarti perkiraan usia kandungan. Namun GA ini tidak diukur melalui LMP atau HPHT melainkan melalui panjang lengan, panjang kaki, dan diameter kepala janin.

8. HC

Jika terdapat istilah HC pada foto USG Anda, maka ini artinya Head Circumferencial yang berarti ukuran lingkar kepala janin. Lingkar kepala janin menjadi tolok ukuran tumbuh kembang janin.

9. AC

Selain lingkar kepala, ada juga lingkar perut janin atau AC (Abdominal Circumferencial). Informasi nilai lingkar perut janin ini bisa mendapatkan ukuran janin lainnya, yakni seperti perkiraan berat bayi.

10. BPD

BPD adalah kepanjangan dari Biparietal Diameter. Nilai BPD menyatakan ukuran tulang pelipis kedua sisi janin. Hasil pada BPD baru ada jika usia kehamilan Anda sudah menginjak trimester 2 dan 3.

Baca Juga: Berapakah Biaya USG?

11. EFW

EFW kerap ada pada foto USG 2D. Bingung apa artinya istilah EFW ini? EFW atau Estimated Fetal Weight adalah istilah yang menyatakan perkiraan berat bayi dalam gram.

12. FL

Kepanjangan dari FL adalah Femur Length. Secara sekilas, Anda pasti sudah bisa menduga apa artinya. Ya, FL adalah indikator untuk mengukur panjang tulang paha bayi. Nilai FL baru tersaji pada trimester 2 dan 3.

13. FTA

FTA (Fetal Trunk Abdominal) adalah indikator penilaian untuk mengukur panjang badan di trimester 2 dan 3. FTA dan FW merupakan indikator pertumbuhan janin yang terus dipantau dokter karena bisa menunjukkan status pertumbuhan janin.

Anda telah mengetahui semua istilah yang tertera pada foto USG 2D. Jika Anda sudah tahu arti dari setiap istilah USG ini, maka Anda pun sudah mengetahui cara membaca hasil USG kehamilan. Jadi, sudah tidak bingung lagi bukan? Semoga penjelasan ini bermanfaat.

 

 

Sumber:

  1. Ulfah Khaerani. 2017. Bingkisan Cantik untuk Ibu Hamil. Jakarta: Elex Media Komputindo
  2. Ademola A. Adeyekun dan Gbolahan G. Awosanya. Relationship Between Amniotic Fluid Index and Ultrasound Estimated Fetal Weight in Healthy Pregnant African Women. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3625886/