Terbit: 1 Juli 2020 | Diperbarui: 23 Agustus 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Salah satu kecemasan yang biasanya dihadapi oleh orang tua baru adalah bagaimana cara memandikan bayi. Kecemasan itu didasari karena bayi baru lahir memiliki kondisi fisik yang lemah dan sering kali orang tua memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai kesehatan bayi. Simak cara memandikan bayi baru lahir selengkapnya di bawah ini.

Cara Memandikan Bayi yang Benar (Orang Tua Baru Wajib Tahu)

Mandi Pertama Bayi

Sebelum menjelaskan mengenai cara memandikan bayi, salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh orang tua baru adalah kapan waktu yang tepat untuk mandi setelah bayi lahir?

Beberapa dokter anak merekomendasikan untuk menunda mandi sampai bayi berusia beberapa hari. Hal itu dikarenakan kulit bayi yang baru lahir masih ditutupi vernix caseosa atau sering kali disebut vernix, yaitu zat lilin berwarna putih yang diproduksi oleh sel kulit bayi yang berfungsi untuk melindungi kulit bayi dari kuman dan gesekan mekanik. 

Setelah Anda diperbolehkan membawa bayi pulang ke rumah, Anda bisa mulai memandikannya, namun tentunya tidak dengan mencelupkannya ke dalam bak mandi, namun dengan mengusapnya tubuhnya dengan waslap atau memandikan bayi dengan spons.

Cara memandikan bayi baru lahir ini bisa dimulai dari kepala hingga ke area selangkangannya. Ini adalah cara paling aman untuk memandikan bayi sebelum tali pusarnya terlepas.

Setelah tali pusatnya puput atau terlepas dengan sendirinya, Anda dapat mulai memandikan bayi dengan merendam tubuhnya di bak mandi dengan air yang dangkal.

Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Memandikan Bayi

Seperti penjelasan sebelumnya, cara memandikan bayi yang benar khususnya yang baru lahir adalah menggunakan spons atau waslap. Saat memandikannya, hal penting yang harus diperhatikan adalah mengatur suhu ruangan dalam kondisi hangat karena bayi mudah kedinginan.

Kumpulkan semua produk atau peralatan yang dibutuhkan sebelum Anda mulai untuk memandikannya, seperti:

  • Spons khusus bayi atau waslap yang bersih.
  • Menyiapkan handuk bersih.
  • Pakaian yang bersih.
  • Air hangat (37° – 38° C).

Cara Memandikan Bayi dengan Spons atau Waslap

Memandikan bayi dengan spons atau waslap bisa dilakukan beberapa minggu pertama kehidupan atau sampai tali pusar terlepas. Berikut adalah beberapa langkah yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Celupkan spons atau waslap ke dalam bak yang sudah berisi air hangat. Setelah itu peras secukupnya hingga masih terdapat air di dalamnya.
  • Cara memandikan bayi ini bisa dimulai dari belakang telinga kemudian pindah ke leher, siku, lutut, jari tangan, dan jari kaki. Jangan lupa bersihkan area lipatan di bawah lengan dan sekitar leher.
  • Sementara untuk bagian rambut sebaiknya baru dibasahi menjelang akhir waktu mandi agar bayi tidak kedinginan. Anda tidak perlu menggunakan sampo, cukup gunakan air saja.
  • Pada bagian selangkangan, menyeka dengan spons atau waslap harus dilakukan dari depan ke belakang, terutama jika anak Anda perempuan. Sementara pada anak laki-laki, jangan lupa bersihkan lipatan di bawah skrotum, kulit pangkal paha, dan di sekitar pangkal penis.
  • Setelah cara memandikan bayi dengan spons atau waslap selesai, lap semua bagian tubuh yang masih basah dengan handuk kering dan bersih. Terakhir, pasang popok dan pakaian.

Cara Memandikan Bayi dengan Bak Mandi

Setelah tali pusat terlepas, ini adalah saatnya Anda mencoba untuk mandi dengan berendam. Tidak semua bayi menyukai hal ini karena mungkin ini adalah hal baru bagi dirinya, jadi jika bayi Anda rewel, kembalilah ke cara memandikan bayi dengan spons atau waslap selama kurang lebih seminggu, lalu Anda bisa mencobanya lagi.

Berikut adalah beberapa langkah yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Pilihlah bathup bayi yang terbuat dari plastik dan sesuai dengan ukurannya. Selain itu, pilihlah bak yang memiliki penyangga atau permukaan antislip untuk mencegahnya bergerak selama mandi.
  • Jangan mencoba menggunakan kursi mandi karena kursi ini baru bisa digunakan untuk bayi yang bisa duduk sendiri.
  • Setelah semua siap, isi bak mandi dengan air hangat. Gunakan satu tangan untuk menopangnya, lalu perlahan turunkan bayi ke dalam bak.
  • Sebelum menyabuni kulit dan kepalanya, basahi dulu bagian-bagian tersebut secukupnya.
  • Jangan lupa, gunakan produk-produk pembersih yang memang dirancang khusus untuk bayi.
  • Membasahi terus bagian dada bayi selama mandi diperlukan agar bayi tetap merasa hangat.
  • Setelah proses di bak mandi selesai, angkat bayi dan letakkan bayi di permukaan yang rata, kemudian lap semua bagian tubuh yang masih basah dengan handuk kering dan bersih. Terakhir, pasang popok dan pakaian.

Memandikan bayi membutuhkan latihan, jadi cobalah untuk bersantai dan meluangkan waktu. Jika Anda takut kehilangan cengkeraman pada bayi, cobalah melapisinya dengan handuk. Jika ragu untuk memulainya, mintalah bantuan orang lain.

Membantu Bayi Menikmati Waktu Mandi

Setelah mengetahui berbagai cara memandikan bayi yang baru lahir seperti di atas, normal bagi bayi yang baru lahir jika sulit menemukan waktu mandi yang tepat. Meski begitu, kondisi akan bisa teratasi seiring berjalannya waktu karena hal ini biasanya hanya terjadi di awal-awal.

Pada banyak kasus, bayi dapat dengan cepat belajar dan menyukai aktivitas mandi. Guna membantu bayi menikmati waktu mandi, Anda dapat mencoba meletakkan tangan dengan lembut di perut bayi. Cara ini dapat membantu bayi merasa aman dan nyaman saat mandi.

Seiring bertambahnya usia, Anda bisa menambahkan beberapa mainan bayi untuk membuatnya sibuk di dalam bak mandi. Pada akhirnya, setelah bayi bisa menikmati waktu mandi, pada titik tertentu aktivitas ini lebih seperti waktu bermain. Ketika anak Anda semakin besar, biarkan si kecil bermain dan bersenang-senang di dalam air.

Seberapa Sering Bayi Perlu Mandi?

Pada tahun pertama, mandi sekali sehari atau dua hari sekali adalah pilihan yang baik. Akan tetapi jika lebih sering dari itu, kulit bayi bisa kering terutama jika Anda menggunakan sabun saat memandikannya.

 

  1. Anonim. Bathing newborns. https://raisingchildren.net.au/newborns/health-daily-care/hygiene-keeping-clean/bathing-a-newborn. (Diakses pada 1 Juli 2020).
  2. Anonim. Baby’s First Bath: What New Parents Must Know. https://www.webmd.com/parenting/baby/bathing-newborn#1. (Diakses pada 1 Juli 2020).
  3. Chertoff, Jane. 2018. How to Give Your Newborn Baby a Bath. https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-bathe-newborn#sponge-bath. (Diakses pada 1 Juli 2020).
  4. Navsaria, Dipesh. Bathing Your Baby. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/bathing-skin-care/Pages/Bathing-Your-Newborn.aspx. (Diakses pada 1 Juli 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi