Cara Memakai Pelumas yang Benar Saat Bercinta

memilih-pelumas-doktersehat

DokterSehat.Com – Secara alami wanita memang menghasilkan pelumas di dalam rongga vaginanya. Pelumas ini dihasilkan untuk membantu wanita saat berhubungan badan. Semakin banyak cairan pelumas yang dihasilkan oleh vagina, semakin licin dan nyaman pula seks yang akan dialami. Bahkan, wanita bisa dengan mudah mendapatkan orgasme.

Cara Memakai Pelumas yang Tepat Saat Bercinta

Mengingat cairan di vagina ini sangat penting, pasangan disarankan untuk melakukan pemanasan dengan intens. Dengan melakukannya cairan vagina yang licin akan dihasilkan. Kalau cairan vagina tidak dapat dihasilkan dengan maksimal, pasangan harus menggunakan cairan pelumas tambahan. Dengan cairan ini, seks bisa berjalan lebih lancar.

Kalau Anda dan pasangan memiliki masalah pelumas atau memang ingin menggunakan pelumas tambahan untuk berfantasi, simak cara memakainya di bawah ini.

  1. Memilih Jenis Pelumas yang Tepat

Pilih pelumas yang tepat sebelum mengaplikasikan cairan tambahan ini untuk seks. Ada dua jenis pelumas yang cukup disarankan saat seks, pertama adalah pelumas dengan bahan dasar air. Kedua adalah pelumas dengan bahan dasar silikon. Dua jenis pelumas ini memberikan efek licin pada penis dan vagina meski yang bahan silikon licinnya lebih lama.

Jangan menggunakan pelicin dengan bahan minyak apa pun kondisinya. Pelicin dengan bahan minyak mudah sekali merusak kondom yang memiliki bahan lateks. Rusaknya kondom sangat berbahaya untuk seks. Bahkan, kemungkinan terjadi pembuahan akibat sperma yang bocor atau terkena penyakit menular seks akan tinggi.

Selalu baca kemasan dari pelumas saat akan menggunakannya. Cobakan juga di tubuh seperti tangan untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan. Kalau memang tidak ada gangguan, Anda bisa menggunakannya saat seks.

  1. Dua Sisi Harus Dilumuri Pelumas

Semua orang tahu kalau untuk menambahkan kelicinan pada vagina digunakan pelumas. Namun, tidak semua orang tahu bagaimana cara menggunakan pelumas tambahan. Gunakan pelumas pada dua sisi kemaluan. Pertama oleskan pada kepala penis, selanjutnya di bukaan vagina.

Anda tidak perlu mengoleskannya pada seluruh permukaan penis. Saat penetrasi terjadi, pelumas akan menyebar dengan sendirinya. Pun pada wanita cairan tidak perlu dioleskan ke seluruh permukaan vagina hingga ke dalam karena saat penis masuk akan merasa juga dengan lebih sendirinya.

  1. Gunakan Pelumas Secukupnya Saja

Usahakan jangan menggunakan pelumas terlalu berlebihan. Gunakan seperlunya saja asal penis bisa dilumuri ujungnya. Kalau pelumas yang digunakan terlalu banyak akan terbuang percuma dan mengotori kasur yang digunakan. Selain itu, pelumas yang luber ke mana-mana juga membuat beberapa pasangan tidak nyaman.

Pastikan pelumas yang digunakan tidak berlebihan. Gunakan sedikit terlebih dahulu ke kemaluan, kalau terasa kurang bisa gunakan lagi dengan meneteskannya pada penis. Kalau sudah terasa licin, jangan gunakan lagi agar bisa lebih hemat.

  1. Bisa Dipakai untuk Alat Bantu Seks

Kalau Anda menggunakan mainan seks untuk membantu sanggama, ada baiknya melumuri mainan seks hingga rata. Sebelum melumurinya, pastikan bersihkan dahulu jangan ada kotoran yang menempel. Setelah bersih baru aplikasikan pelumas dan gunakan.

Tidak semua alat bantu seks membutuhkan pelumas untuk digunakan. Namun, untuk jenis yang dimasukkan ke dalam tubuh ada baiknya menggunakan pelumas untuk mengurangi terjadinya gesekan yang besar di kemaluan. Gesekan bisa menimbulkan iritasi pada kemaluan dan membuat seks jadi terganggu.

  1. Segera Bersihkan Setelah Memakainya

Setelah melakukan seks dengan intens, ada baiknya untuk segera melakukan perawatan pada kemaluan. Pada pria, segera bersihkan penis kalau tidak menggunakan kondom saat seks. Sementara itu, pada wanita segera kencing agar sisa pelumas yang ada di dalam bisa keluar. Wanita juga bisa membersihkan area dalam vagina dengan jari.

Saat membersihkan bagian dalam dari vagina, jangan pernah menggunakan sabun atau bahan lainnya. Lebih baik menggunakan air bersih saja hingga kesat. Kalau wanita menggunakan sabun, ada kemungkinan terjadi gangguan pada flora normal dan memicu infeksi.

Alasan Pasangan Menggunakan Pelumas Saat Seks

Ada beberapa alasan mengapa seseorang memutuskan untuk menggunakan pelumas. Normalnya vagina akan menghasilkan pelumas sendiri saat dirangsang. Lantas kenapa masih memakai pelumas?

  • Ada gangguan pada vagina yang menyebabkan organ ini tidak bisa menghasilkan pelumas dalam jumlah banyak. Pelumas tambahan digunakan untuk menghindari gesekan besar yang memicu rasa sakit baik pada pria atau pada wanita.
  • Memberikan sensasi beda pada saat berhubungan seks. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari fantasi seksual yang dimiliki oleh pasangan. Pelumas dipakai untuk memberikan tambahan kenikmatan.
  • Digunakan untuk alat bantu seks. Memasukkan sesuatu ke tubuh yang berasal dari bahan tertentu pasti tidak nyaman. Oleh karena itu penggunaan pelumas harus digunakan untuk mengurangi hal itu.
  • Melakukan seks selain seks vaginal seperti anal. Karena tidak ada pelumas alami yang ada di anus, pelumas tambahan digunakan untuk mengurangi gangguan nyeri akibat gesekan.
  • Menghindari terjadinya pembuahan. Terkadang pelumas ada kandungan spermisida sehingga ejakulasi di dalam bisa lebih aman.

Nah, sudah paham kan bagaimana mengaplikasikan cairan pelumas tambahan untuk seks. Dari beberapa cara pengaplikasian di atas, mana yang jarang dilakukan atau malah tidak Anda ketahui sebelum? Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya!

 

 

Sumber:

  1. Scaccia, Annamarya. 2018. Everything You Need to Know About Vaginal Lubricants. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/vaginal-lubricants. (Diakses pada 13 November 2019)
  2. Adcox, Mariah. 2017. How to Choose the Best Lube for Your Sex Life. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/lube-shopping-guide-types. (Diakses pada 13 November 2019)
  3. Evans, Samantha. 2015. HOW LUBRICANT CAN TRANSFORM YOUR SEX LIFE. https://www.independent.co.uk/life-style/love-sex/how-lubricant-can-transform-your-sex-life-10493538.html. (Diakses pada 13 November 2019)
  4. Barnes, Zahra. 2016. 10 Reasons You Should Absolutely Use Lube During Sex. https://www.self.com/story/10-reasons-you-should-absolutely-use-lube-during-sex. (Diakses pada 13 November 2019)