Hindari, 3 Cara Makan Telur Ini Ternyata Tidak Sehat!

DokterSehat.Com– Bagaimana cara Anda mengonsumsi telur biasanya? Salah satu bahan makanan sumber protein yang cukup sering dikonsumsi dan mudah diperoleh, adalah telur.

Selain praktis, telur juga bisa diolah dengan banyak metode masak maupun sebagai bahan tambahan masakan atau makanan lainnya.

Hal ini membuat telur menjadi salah satu bahan makanan yang paling banyak dipilih dan dikonsumsi sebagai menu makanan harian.

Berbagai metode masak dan sajian yang bisa dibuat dari telur, tak ayal memberikan berbagai variasi saat mengonsumsi telur.

Berbagai sajian yang bisa dibuat dari telur, tentu sangat bermanfaat, akan tetapi, ada lho beberapa cara konsumsi atau variasi makan telur yang justru membuatnya jadi tidak sehat.doktersehat telur bisulan

Ya, telur sebagai makanan berprotein hewani yang kerap disajikan sebagai lauk ini, kerap disajikan dengan metode atau cara yang membuatnya jadi tidak sehat untuk tubuh.

Beberapa kesalahan yang kerap terjadi saat menyajikan telur, antara lain disebabkan kombinasi makananan yang kurang tepat, metode masak yang tinggi lemak, hingga pemberian bahan tambahan yang membuat telur jadi tidak sehat.

Untuk lebih jelasnya, yuk sama-sama kita simak, apa saja sih cara mengonsumsi telur yang ternyata tidak sehat, di bawah ini!

1. Menyajikan telur dengan banyak bahan makanan berprotein hewani

Telur merupakan salah satu bahan makanan berprotein hewani. Perlu diketahui, bahwa makanan protein hewani adalah bahan makanan yang mengandung lemak jenuh di dalamnya.

Sehingga, menyajikan telur dengan bahan makanan berprotein hewani lainnya, sebagai lauk atau pendamping bahan makanan, bukanlah hal yang tepat.

Hal ini umumnya kerap terjadi saat waktu makan utama, telur biasanya disajikan dengan makanan hewani lainnya, misalnya daging ayam atau daging olahan, seperti sosis.

Jika porsinya berlebihan, maka tentu asupan lemak jenuh, yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh juga ikut meningkat, bukan?

2. Mengonsumsi telur berlebihan

Coba perhatikan, seberapa banyak Anda mengonsumsi telur dalam satu hari? Umumnya, konsumsi telur ayam ukuran sedang, 50-55 gram, bisa dikonsumsi sebanyak 2 butir dalam sehari.

doktersehat-gizi-berbagai-telur
Photo Credit: Flickr.com/Rob and Stephanie Levy

Akan tetapi, konsumsi telur lebih dari porsi tersebut, bisa jadi memberikan efek yang kurang baik bagi tubuh. Selain berisiko menyebabkan kadar kolesterol menjadi tinggi, asupan makanan berprotein hewani dalam satu hari bisa jadi berlebihan.

Untuk itu, selalu kontrol konsumsi telur Anda dalam satu hari, jangan lupa, perhitungkan pula jika Anda mengonsumsi telur selain telur ayam, misalnya telur puyuh atau telur asin, ya.

3. Mengolah telur dengan metode masak yang banyak mengandung lemak

Menggoreng telur, apalagi dengan menggunakan minyak yang banyak mengandung lemak jenuh, misalnya mentega, sebaikya juga Anda hindari. Hal ini akan menyebabkan asupan lemak jenuh menjadi berlebihan.

Metode-sehat-masak-telur-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/Trevor King

Selain itu, hindari pula menyajikan telur dengan metode masak yang menggunakan santan, karena juga mengandung banyak lemak.

Usahakan mengolah telur dengan metode yang bebas lemak, misalnya ceplok air atau telur rebus. Jika ingin menggunakan minyak, pilih jenis minyak nabati, misalya minyak zaitun atau minyak biji-bijian lainnya untuk menggoreng. Pilih metode yang menggunakan sedikit minyak, misalnya urik telur.

Nah, itu dia 3 cara konsumsi telur yang ternyata kurang sehat untuk tubuh. Maka dari itu, kini sebaiknya Anda menghindari hal-hal di atas agar konsumsi telur bisa memberikan manfaat dan asupan gizi yang optimal untuk tubuh.

Pastikan Anda menyajikan telur dengan kandungan gizi yang lengkap, dalam porsi yang tepat serta metode masak telur yang sehat, ya.