Jangan Terburu-Buru Makan Sahur Jika Tak Ingin Alami Hal ini!

DokterSehat.Com– Ketika puasa, ada sebuah aktivitas yang disebut dengan sahur. Ya, sahur adalah sebuah aktivitas makan dan minum pada dini hari yang bertujuan untuk mempersiapkan puasa. Setiap orang yang berpuasa, disarankan untuk sahur agar puasa berjalan dengan lancar tanpa gangguan rasa lapar dan haus yang berlebihan.

Pada sahur, biasanya orang-orang akan mengonsumsi banyak makanan dengan dalih agar mendapatkan rasa kenyang yang lebih lama hingga kuat sampai berbuka. Sebenarnya, yang berlebihan itu tidak baik dilakukan, apalagi dalam urusan makan. Jadi, makanlah dengan porsi yang sewajarnya saja. Sebab, saat Anda menyiapkan porsi yang banyak, maka waktunya pun sangat singkat sehingga akan membuat Anda makan secara terburu-buru.

Perlu diketahui, makan terburu-buru saat sahur adalah hal yang tidak diperbolehkan karena akan mengganggu kesehatan Anda. Ketika tubuh menerima makanan begitu cepat, maka metabolisme akan terganggu sehingga bisa memicu penumpukan lemak yang akhirnya obesitas dan perut buncit.

Hal ini telah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Hiroshima University yang melakukan riset kepada ratusan responden tentang cara makan mereka. Dari seluruh responden tersebut terbagi menjadi tiga kelompok, pertama adalah kelompok makan lambat, kedua adalah kelompok makan normal, dan yang ketiga adalah kelompok makan cepat.

Dari hasil riset tersebut, didapatkan hasil bahwa kelompok ketiga, yaitu kelompok makan cepat lebih cenderung mengembangkan sindrom metabolik. Artinya, mereka lebih mudah gemuk, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan gangguan lambung. Sebab, reseptor di lambung akan melemah ketika terlalu dipaksakan untuk bekerja. Ujung-ujungnya, maka bisa menyebabkan penyakit lambung yang kronis.

Oleh karenanya, usahakan sahur dengan porsi sewajarnya saja dan makan dengan pelan. Seperti yag sudah dijelaskan di atas, makan terburu-buru sangat tidak baik bagi kesehatan. Untuk itu, sayangilah tubuh Anda dengan makan secara perlahan dan porsi sewajarnya saja.