Terbit: 2 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Remaja menjadi fase dimana aktivitas remaja menjadi padat karena remaja mulai banyak mengeksplorasi kemampuan diri. Tidak hanya aktivitas akademis selama disekolah, tak jarang aktivitas luar ruangan juga menarik minat banyak remaja zaman now.

Kerap Tak Disadari! Anemia Remaja Harus Dihindari dengan Cara Ini

Padatnya aktivitas harian remaja tersebut umumnya kerap dianggap sepele dan tidak diimbangi dengan asupan gizi yang baik. Kondisi inilah yang menyebabkan remaja cenderung mengalami masalah kesehatan yang lazim terjadi, yaitu anemia.

Bahaya anemia pada remaja

Anemia pada remaja kerap tidak disadari, gejala kondisi ini biasanya dianggap hal yang sepele.

doktersehat-darah

Padahal anemia secara berkepanjangan dan tidak segera ditangani bisa menyebabkan berbagai gangguan pada remaja, diantaranya:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

  1. Munculnya gejala 5L yaitu lemah, lemas, letih, lesu dan lunglai
  2. Terganggunya kondisi fisik tubuh akibat munculnya 5L, tubuh menjadi lemas berkepanjangan
  3. Timbulnya rasa pusing akibat rendahnya kadar oksigen dalam tubuh
    doktersehat-pusing-kepala-vertigo-berputar

  4. Kurangnya asupan gizi dalam tubuh, ditandai dengan tubuh nampak pucat, karena rendahnya zat besi sebagai alat transpor oksigen dan zat gizi dalam tubuh.
  5. Gangguan koordinasi anggota gerak tubuh akibat anemia yang berkepanjangan

Kelima kondisi di atas akan muncul akibat kondisi anemia pada remaja, jika tidak segera mendapatkan penanganan maka tentu tanda dan gejala yang muncul bisa semakin parah hingga mengganggu organ dan sistem tubuh.

Untuk itu, salah satu cara ampuh agar remaja bebas dari anemia adalah dengan cara mencegahnya.

Cara pencegahan anemia pada remaja

Anemia pada remaja bisa dihindari dengan melakukan beberapa hal, diantaranya adalah memilih bahan makanan yang meningkatkan hemoglobin dalam tubuh, menghindari konsumsi makanan atau minuman yang menghambat penyerapan zat besi serta konsumsi suplemen.

Agar lebih jelas, yuk kita simak apa saja cara jitu pencegahan anemia pada remaja di bawah ini:

1. Memastikan asupan makanan kaya zat besi tercukupi

Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan remaja untuk mencegah terjadinya anemia adalah dengan mengonsumsi bahan makanan tinggi zat besi. Mengapa?

Seperti yang telah disebutkan zat besi menjadi bahan baku penting pembentuk sel darah merah yang berperan sebagai alat distribusi untuk mengirim oksigen dan zat gizi siap serap dalam organ dan sistem tubuh.

Kekurangan zat besi berarti pembentukan sel darah merah menjadi tidak optimal.

Untuk itu para remaja harus memenuhi asupan gizi hariannya dengan memilih bahan makanan tinggi zat besi yaitu hati ayam atau sapi, telur dan kacang kedelai, daging merah dan sayuran berdaun hijau gelap sebagai bagian dari konsumi makanan harian, ya.

2. Menghindari konsumsi teh dan minuman berkafein setelah makan

Remaja seakan erat dengan kebiasaan ngemil atau jajan makanan dan minuman manis ya.

Sayangnya kebiasaan minum manis setelah makan, utamanya teh dan minuman berkafein, seperti kopi, minuman berenergi dan minuman cokelat, merupakan salah satu kebiasaan yang meningkatkan risiko anemia pada remaja, lho.

Ya, minuman menjadi hal yang harus diperhatikan remaja, utamanya saat mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi.

Minuman teh dan berkafein lainnya sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jangka waktu 2-3 jam setelah makan makanan tinggi zat besi, karena hal ini terbukti akan menggangu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Anda tentu tidak mau kan zat besi dalam makanan yang telah kita konsumsi jadi terbuang percuma?

3. Konsumsi suplemen zat besi dan vitamin C

Suplemen zat besi atau tablet tambah darah erat kaitannya dengan remaja putri, karena remaja putri mengalami fase menstruasi.

Suplemen zat besi sangat diajurkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk dikonsumsi remaja putri secara rutin dengan frekuensi satu kali dalam seminggu.

doktersehat-mual-tablet-besi

Photo Credit: Flickr.com/Ernest Duffo

Hal ini akan mendukung pencegahan terjadinya anemia secara berkepanjangan, mengingat zat besi menjadi penting untuk kesehatan tubuh remaja putri dan merupakan poin penting persiapan kehamilan.

Selain itu, suplemen vitamin C dianjurkan dikonsumsi pada saat remaja putri mengalami menstruasi agar penyerapan zat besi lebih optimal dan mencegah imunitas tubuh menjadi rendah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi