Pria Wajib Tahu, Ini 3 Kebiasaan yang Ampuh Cegah Kanker Prostat

DokterSehat.Com– Pencegahan terhadap berbagai penyakit tentu harus dilakukan secara terus menerus dan berkala agar dapat menunjukkan hasil yang optimal, ya.

Untuk itu, menjadikan hal yang bisa mencegah penyakit, menjadi suatu kebiasaan adalah cara yang paling jitu agar kita bisa mendapatkan manfaat pencegahan yang maksimal.

Salah satu penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian terbesar adalah kanker. Pada pria, salah satu jenis kanker yang paling rentan menyerang adalah kanker prostat.

doktesehat fimosis pada priaTerjadinya kanker prostat dapat dicegah dengan melakukan beberapa kebiasaan mudah yang bisa diterapkan sehari-hari.

Kira-kira, apa saja kebiasaan mudah yang bisa diterapkan oleh pria agar terhindar dari kanker prostat, yuk sama-sama kita simak penjelasannya di bawah ini!

Cara ampuh mencegah kanker prostat

Asupan makanan dan gizi dinilai menjadi salah satu poin penting dalam pencegahan kanker prostat. Beberapa jenis zat gizi telah terbukti dan terkenal ampuh mencegah kanker prostat adalah zat likopen, selenium dan vitamin E.

Ketiga zat tersebut memang mampu memberikan manfaat yang optimal namun kerap ditawarkan dalam bentuk suplementasi.

Hal ini yang kemudian disebut oleh pakar kesehatan dari Academy Nutrition and Dietetics, Christopher R. Mohr., sebagai suatu hal yang sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan. Mengapa?

Suplemen likopen, selenium atau vitamin E, dinilai Christoper, bukanlah merupakan senjata ampuh untuk mencegah kanker prostat.

Asupan gizi yang mampu memberikan manfaat maksimal untuk pencegahan kanker sehari-hari, sebaiknya dibiasakan diperoleh dari bahan makanan segar.

Hal ini bisa dengan mudah kita lakukan dengan menerapkan kebiasaan yang tepat, yaitu dengan:

1. Mengonsumsi 5 porsi sayur dan buah yang berwarna gelap setiap harinya

Asupan tiga zat gizi penting yang mampu mencegah kanker bisa kita peroleh dengan mengonsumsi sayur sebanyak 2,5 porsi dan buah sebanyak 2-3 porsi dalam sehari.

Porsi yang dimaksud adalah sebesar 80-100 gram setiap porsinya, yang setara dengan satu buah apel ukuran sedang hingga besar dan 5-6 sendok besar sayur berdaun yang direbus.

doktersehat-manfaat-antioksidanUntuk pemilihan buah dan sayur, utamakan memilih yang berwarna gelap, misalnya sayur berdaun hijau gelap, seperti brokoli, bayam, kale. 

Serta buah yang berwarna merah gelap atau oranye tua, misalnya ceri, bluberi, anggur merah gelap, atau jeruk yang berwarna oranye tua.

Kondisi ini tidak hanya mampu mencegah kanker, namun juga akan mendukung kondisi kesehatan tubuh yang lebih optimal karena merupakan salah satu penerapan pola makan yang super sehat.

2. Menggunakan minyak dari tanaman lebih sering

Penggunaan minyak atau lemak dari pangan hewani, misalnya mentega, sebaiknya mulai dikurangi. Anda sebaiknya mulai mengganti penggunaan minyak dari hewani, atau minyak kelapa, dengan minyak yang kandungan lemak jenuhnya lebih rendah.

cara-menyimpan-minyak-goreng-doktersehat
photo credit : pexels.com

Misalnya dengan minyak canola, minyak zaitun, atau minyak dari kacang dan biji-bijian, misalnya minyak dari biji bunga matahari atau minyak dari biji wijen.

Hal ini terbukti efektif memberikan manfaat untuk tubuh utamanya pencegahan kanker, karena minyak dari tanaman akan memberikan asupan lemak baik yang lebih banyak daripada minyak hewani.

3. Rutin berolahraga paling tidak 30 menit dalam sehari

Suatu studi menunjukkan bahwa penderita penyakit kanker yang melakukan aktivtas fisik secara rutin akan mengurangi derajat keparahan penyakit hingga 61%. Melakukan gerakan aktif selama lebih dari 2-3 jam akan memberikan manfaat yang lebih maksimal lagi.

olahraga-menambah-berat-badan-doktersehat
photo credit : pexels.com

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, membiasakan melakukan aktivitas fisik yang aktif selama paling tidak 30 menit dalam sehari selama minimal 5 hari dalam seminggu sebaiknya mulai dijadikan kebiasaan, ya.