Terbit: 16 Juli 2020 | Diperbarui: 24 Agustus 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Ada sejumlah cara menghilangkan bekas cacar air, baik itu secara alami maupun medis. Simak informasi selengkapnya mengenai apa saja cara menghilangkan bekas cacar di wajah dan area tubuh lainnya berikut ini!

19 Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air (Alami & Medis)

Apa Itu Cacar Air?

Cacar air (varicella) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, tepatnya virus Varicella zoster. Penyakit cacar air yang menyerang kulit ini memiliki gejala utama yaitu munculnya ruam pada kulit yang berwarna kemerahan dan berisi cairan. Ruam pada awalnya hanya muncul di area tubuh tertentu, namun akan terus menyebar hingga ke hampir seluruh penjuru kulit dalam waktu 2-4 hari.

Sebelum sampai pada kemunculan ruam tersebut, penyakit ini ditandai oleh gejala-gejala seperti:

  • Kepala pusing
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Badan terasa lemas
  • Penurunan nafsu makan

Cacar air umumnya dialami oleh anak-anak. Biasanya, anak-anak terkena cacar air karena belum diberikan vaksin khusus cacar. Akan tetapi, meskipun sudah pernah vaksin varicella, setiap orang memang masih memiliki kesempatan untuk terkena cacar air walaupun tingkat keparahannya lebih ringan.

Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air secara Alami

Kasus cacar air biasanya tergolong ringan dan bisa sembuh dalam kurun waktu beberapa hari hingga minggu ke depan dengan sejumlah metode pengobatan. Sayangnya, ruam akibat cacar acap kali berbekas sehingga cukup merusak penampilan kulit terutama di area yang sering terlihat seperti wajah.

Jangan khawatir! Anda bisa menerapkan sejumlah cara alami menghilangkan bekas cacar air berikut ini.

1. Cocoa Butter

Cara menghilangkan bekas cacar di wajah dan anggota tubuh secara alami yang pertama adalah dengan menggunakan cocoa butter. Bahan alami yang satu ini mengandung zat-zat yang dapat berfungsi sebagai pelembab kulit. Tak hanya itu, cocoa butter juga diklaim bisa membantu menghilangkan bekas cacar air.

2. Gel Lidah Buaya

Bahan alami selanjutnya yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan bekas cacar adalah gel lidah buaya. Ya, gel lidah buaya memang dikenal dapat mengatasi berbagai permasalahan kulit dan rambut, menghilangkan bekas cacar dipercaya menjadi salah satunya.

Akan tetapi, seberapa efektif gel lidah buaya dalam menghilangkan bekas cacar di wajah maupun area tubuh lainnya belum dapat dipastikan oleh karena keterbatasan bukti ilmiah. Namun, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencobanya, kok.

3. Minyak Rosehip

Minyak rosehip adalah salah satu jenis minyak esensial yang diklaim memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Salah satu dari manfaat tersebut adalah untuk menghilangkan bekas cacar air pada tubuh.

Minyak ini mengandung fitokimia berupa asam lemak tak jenuh dan asam askorbat. Menurut penelitian, mengoleskan minyak rosehip ke area bekas cacar selama kurang lebih 12 minggu efektif untuk menghilangkan bekas luka tersebut.

4. Minyak Zaitun

Sama seperti minyak rosehip, minyak zaitun juga diperkaya dengan zat-zat yang dapat membantu memperbaiki kulit yang rusak dengan cara merangsang pembentukan kolagen. Kendati bukti ilmiah yang mendukung masih sedikit, tidak ada salahnya bagi Anda untuk memanfaatkan bahan alami yang satu ini guna menghilangkan bekas luka cacar.

5. Minyak Kelapa

Masih dari keluarga minyak esensial, selanjutnya ada minyak kelapa. Kandungan asam lemak di dalamnya disebut-sebut juga dapat membantu menghilangkan bekas luka cacar air.

6. Baking Soda

Mengoleskan baking soda pada area kulit yang terdapat bekas cacar juga menjadi cara menghilangkan bekas cacar air yang bisa Anda coba. Kandungan zat-zat di dalamnya dipercaya mampu untuk menyamarkan luka yang diakibatkan oleh penyakit yang satu ini.

Sayangnya, lagi-lagi bukti ilmiah yang mendukung manfaat baking soda yang satu ini masih sangat sedikit. Anda mungkin bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menerapkan metode ini.

7. Madu

Madu diperkaya dengan zat antioksidan. Adanya kandungan zat antioksidan ini membuat madu dapat membantu memperbaiki kulit yang rusak sekaligus mengoptimalisasi proses regenerasi sel-sel kulit. Hal tersebut tentu sangat dibutuhkan agar bekas luka cacar pada kulit bisa hilang seiring dengan pergantian kulit lama dengan kulit yang baru.

8. Lemon

Lemon dapat dijadikan cara menghilangkan bekas cacar oleh karena buah ini mengandung vitamin C yang notabene merupakan salah satu agen antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam proses regenerasi sel-sel kulit. Dengan demikian—sama seperti poin sebelumnya—bekas luka akan ikut terangkat bersama sel kulit yang sudah mati.

Selain bahan-bahan alami di atas, masih ada lagi bahan-bahan yang dapat Anda gunakan sebagai cara menghilangkan bekas cacar air, yaitu:

Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air dengan Obat-obatan

Mengingat efektivitas bahan-bahan alami dalam membantu menghilangkan bekas cacar air belum terbukti kuat, maka sebaiknya Anda juga mempertimbangkan untuk memanfaatkan obat-obatan sebagai cara menghilangkan bekas cacar air tersebut.

Berikut adalah jenis obat topikal yang dapat dijadikan cara menghilangkan bekas cacar di wajah dan anggota tubuh lainnya.

1. Retinol

Obat yang pertama adalah retinol. Obat yang tersedia dalam bentuk krim (topikal) ini mengandung vitamin A dan sudah terbukti secara ilmiah dapat mengoptimalkan proses pembentukan kolagen.

Guna mendapatkan hasil yang maksimal, Anda disarankan untuk menggunakan obat ini di malam hari sebelum tidur. Pasalnya, malam hari merupakan puncak dari proses pembentukan kolagen.

2. Asam Glikolik

Selain retinol, Anda juga bisa memanfaatkan krim kulit yang mengandung asam glikolik sebagai cara menghilangkan bekas cacar air. Menurut penelitian, asam glikolik efektif untuk menghilangkan bekas luka pada kulit seperti luka bekas jerawat dan tentunya luka bekas cacar.

Jika ingin hasilnya lebih optimal, Anda bisa mencari produk krim kulit yang komposisinya terdiri dari kombinasi antara asam glikolik dan retinol. Berdasarkan studi yang dilakukan, 90 persen orang yang menggunakan krim tersebut mengaku jika bekas luka pada kulitnya berhasil hilang.

3. Vitamin E

Krim kulit dengan kandungan vitamin E menurut penelitian memiliki efek positif terhadap proses pengobatan bekas luka pada kulit, termasuk bekas luka cacar air. Akan tetapi, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat yang satu ini karena efektivitasnya mungkin tidak berlaku untuk semua orang.

4. Eksfoliasi

Cara menghilangkan bekas cacar di wajah dan area tubuh lainnya yang patut Anda coba adalah dengan menggunakan krim eksfoliasi. Obat topikal jenis ini bekerja dengan cara mengangkat sel kulit yang sudah mati sekaligus merangsang pertumbuhan sel kulit baru.

Selain dalam bentuk krim, obat ini juga tersedia dalam bentuk sabun mandi dan salep. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menerapkan cara yang satu ini.

5. Kertas Silikon

Kertas khusus berbahan silikon menjadi medium penanganan bekas luka cacar air yang juga bisa Anda gunakan. Hasil dari metode yang satu ini biasanya akan terlihat setelah 6 bulan pemakaian.

Kertas tersebut bekerja dengan cara menghidrasi jaringan kulit yang terdapat bekas luka cacar. Seiring berjalannya waktu, hal ini membuat bekas luka tersebut hilang.

Cara Menghilangkan Cacar Air dengan Tindakan Medis

Cara menghilangkan bekas cacar air juga bisa dengan tindakan medis oleh dokter spesialis kulit. Tindakan medis yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Dermabrasi dan Mikrodermabrasi

Tindakan medis yang satu ini bertujuan untuk meregenerasi sel-sel kulit. Dokter akan menggunakan alat khusus berbentuk sikat yang mana sikat ini nantinya akan masuk ke dalam jaringan kulit.

Dermabrasi dan mikrodermabrasi terbukti efektif untuk menghilangkan bekas luka pada kulit, termasuk luka akibat penyakit cacar. Pastikan Anda ditangani oleh dokter yang berkompeten dalam menerapkan metode ini.

2. Filler

Luka bekas cacar acap kali menyebabkan kulit wajah jadi mencekung. Guna mengatasi hal ini, Anda bisa memilih metode filler. Cara menghilangkan bekas cacar di wajah ini dilakukan dengan menginjeksi asam hialuronat atau lemak ke area kulit yang terdapat cekungan tersebut.

Sayangnya, filler sifatnya temporer. Dalam kurun waktu sekitar 6 bulan pasca tindakan, cekungan biasanya akan kembali muncul.

3. Microneedling

Microneedling adalah cara menghilangkan bekas cacar air yang dilakukan dengan medium alat berupa rolling pin. Metode ini bertujuan untuk merangsang pembentukan kolagen, dengan begitu kulit akan menjadi rata dan halus.

Akan tetapi, metode microneedling ini harus dilakukan berkali-kali. Jika tidak, maka hasilnya tidak akan maksimal.

4.  Terapi Laser

Sesuai dengan namanya, metode ini dilakukan dengan memanfaatkan sinar laser. Nantinya, dokter akan menyinari area kulit di mana terdapat bekas luka cacar selama beberapa saat. Terapi sinar laser kini menjadi salah satu metode penanganan bekas luka cacar air yang umum diterapkan.

5. Chemical Peeling

Cara menghilangkan bekas cacar air di wajah yang satu ini yaitu dengan memanfaatkan bahan kimia khusus. Bahan kimia tersebut berfungsi untuk mengangkat kulit bagian luar yang terdampak untuk kemudian dilapisi kembali dengan zat asam. Chemical peeling—sama halnya dengan microneedling—harus dilakukan secara berulang agar hasilnya maksimal.

6.  Eksisi

Eksisi adalah metode penanganan bekas cacar air yang dilakukan dengan cara memotong bekas luka tersebut. Akan tetapi, cara ini jarang dilakukan karena dikhawatirkan malah akan menimbulkan luka baru pada kulit.

 

  1. Johnson, J, 2018. Best treatments for chickenpox scar removal. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323651 (Diakses pada 16 Juli 2020)
  2. Nall, R. 2019. 7 Home Remedies for Chickenpox. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-chickenpox#mittens (Diakses pada 16 Juli 2020)
  3. Osborn, C. 2018. What Treatments Fade or Remove Chickenpox Scars? https://www.healthline.com/health/chickenpox-scars#natural-treatments (Diakses pada 16 Juli 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi