DokterSehat.Com – Umumya banyak manusia di dunia ini ingin mempunyai keturunan yang baik dari hasil bersetubuh dengan pasanganya. Namun, terkadang ada banyak sekali kendala yang dihadapi beberapa pasangan ketika hendak mempunyai keturunan, padahal niat sudah mantap, doa, dan usaha–semua telah dilakukan namun semua yang mereka lakukan hanya sia-sia. Lantas, bagaimana cara bersetubuh yang tepat?

Doktersehat-cara-bersetubuh

Salah satu bentuk usaha yang bisa lakukan adalah mengetahui cara bersetubuh agar cepat hamil yang benar. Kenapa cara bersenggama harus dimengerti? Karena biasanya terdapat beberapa kesalahan disaat Anda sedang bersetubuh.

Salah satunya yaitu kesalahan dalam posisi bercinta. Meski banyak orang tidak mempercayai keterkaitan posisi bercinta dengan kehamilan. Namun kenyataannya, posisi bercinta yang baik dan benar tentu akan dapat membantu pertemuan sperma dengan sel telur dalam jarak sedekat mungkin.

Cara bersetubuh yang benar adalah dengan menghindari terjadinya penjelajahan sperma di dalam rahim dan melawan gravitasi saat bercinta–seperti posisi berdiri, duduk atau wanita berada di atas. Karenanya, membatasi sperma keluar dari vagina harus diketahui setiap pasangan.

Tips Cara Cepat Hamil Setelah Berhubungan

Cara bersetubuh agar cepat hamil pada umumnya menempatkan pinggul wanita sedemikian rupa untuk menghindari keluarnya sperma sehingga sperma memiliki waktu yang cukup panjang untuk ‘berenang’ di dalam rahim.

Adapun cara bersetubuh yang utama adalah mengetahui gaya bercinta yang efektif, di antaranya:

  1. Doggy style

Salah satu cara bersetubuh yang banyak dilakukan untuk mendapatkan kehamilan adalah menerapkan gaya bercinta doggy style. Gaya ini banyak dilakukan oleh pasangan suami istri karena penetrasi sperma ke vagina lebih mendalam. Apalagi jika pasangan wanita Anda mengalami kelainan rahim atau rahim berada dalam posisi terbalik

2. Side by side

Gaya bersetubuh lain yang bisa digunakan adalah side by side. Gaya bersetubuh ini menjadikan leher rahim tersingkap lebih maksimal sehingga sperma dengan mudah diserap untuk kemudian berjuang membuahi sel telur.

3. Men on top atau misionaris

Gaya bersetubuh selanjutnya adalah membuat penetrasi semakin dekat dengan leher rahim wanita. Gaya ini biasanya dilakukan untuk lebih membantu masing-masing pasangan merasakan kepuasan. Bagian pinggul wanita diberi alas bantal sehingga posisi kemiringan vagina semakin bagus. Hal ini akan menjadikan sperma akan ‘berenang’ menuju leher rahim sehingga menjadikan Anda cepat hamil.

Adalah posisi misionaris paling baik karena kondisi ini memungkinkan penis mencapai daerah di depan leher rahim sehingga penetrasi yang terjadi cukup dalam. Penetrasi yang dalam dipercaya dapat memperbesar peluang hamil sebab sperma yang masuk lebih mendekati bagian tuba fallopi, saluran di mana sel telur berada.

4. Raise the hips

Gaya bersetubuh ini mungkin sedikit atau mungkin jarang dilakukan karena membuat wanita jadi lebih sulit dalam berhubungan intim. Namun, gaya bersetubuh ini menjadikan vagina berada dalam posisi tegak lurus sehingga sperma akan mudah masuk ke leher rahim.

Nah, itulah cara bersetubuh yang bisa Anda lakukan. Selain mengetahui cara bersetubuh agar cepat hamil ini, setiap pasangan juga harus menjaga kesehatan tubuhnya karena hal itu bisa memengaruhi tingkat kesuburan seseorang.

Perlu diketahui, pada dasaranya semua posisi bersetubuh dapat menyebabkan wanita hamil jika memang pembuahan terjadi di dalam tubuh wanita. Tak ada salahnya Anda untuk mencoba posisi bersetubuh seperti di atas untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual.

Bersetubuh di Waktu dan Kondisi yang Baik

Setelah Anda mengetahui beberapa teknik bersetubuh agar cepat hamil, ada hal lain juga yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Siklus haid

Cara bersetubuh lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengetahui siklus haid. Siklus haid adalah rentang jumlah hari dari hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya. Dengan menghitung siklus tersebut, dapat diketahui masa subur, yaitu saat wanita mengalami ovulasi atau keluarnya sel telur dari ovarium.

Wanita dengan siklus haid 28 hari akan memiliki 6 hari masa subur, yaitu 5 hari sebelum ovulasi dan 1 hari saat ovulasi. Pada masa itu kemungkinan untuk mendapatkan kehamilan menjadi lebih besar.

Meski begitu, siklus haid dapat berubah setiap bulannya. Karenanya, Anda perlu mencatat siklus haid selama beberapa bulan. Dari catatan siklus haid selama beberapa bulan, Anda bisa mengetahui siklus haid paling pendek dan paling panjang. Setelah mengetahui siklus haid, Anda dapat memperkirakan masa subur.

  • Intensitas bersetubuh

Cara bersetubuh yang benar selanjutnya yaitu dengan tidak terlalu sering maupun jarang bercinta. Adapun terlalu sering bersetubuh dapat menyebabkan sperma yang keluar banyak yang belum matang. Sedangkan terlalu jarang bersetubuh juga berisiko membuat jumlah banyak sperma yang keluar lemah karena sudah mati.

  • Jaga kesuburan

Mendapatkan momongan adalah usaha kedua belah pihak, oleh karena itu pasangan suami istri dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi serta vitamin yang baik untuk membantu terjadinya proses kehamilan. Beberapa makanan yang baik untuk menjaga kesuburan rahim adalah alpukat, susu, ayam, dan kecambah. Sedangkan ikan, telur dan daging dipercaya dapat meningkatkan kualitas sperma.

  • Jaga berat badan ideal

Mereka yang bobot badannya masuk dalam kategori kurus umumnya tingkat kesuburannya terhambat. Namun berat badan yang berlebih juga tidak baik untuk kesuburan, karena hal ini merangsang produksi hormon estrogen berlebihan yang dapat menganggu ovulasi. Oleh karenanya, jagalah berat badan selalu ideal.

  • Menghindari stres

Salah cara bersetubuh yang luput dari perhatian suami istri adalah menghindari stres. Meski hal ini sulit dihindari oleh sebagian masyarakat yang tinggal di perkotaan, namun kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.

Stres membuat gairah Anda untuk bersetubuh menurun, bahkan kondisi ini juga dipercaya membuat daya tahan tubuh menurun. Oleh karenanya, cobalah untuk berlatih rileks dengan rutin agar Anda cepat mendapatkan momongan.