Panduan Seks Lengkap & Cara Bercinta agar Cepat Hamil

seks-untuk-memperolah-keturunan-doktersehat

DokterSehat.Com – Berhubungan seks adalah salah satu cara untuk mendapatkan momongan. Sayangnya, masih belum banyak yang tahu cara bercinta agar cepat hamil. Pembuahan bisa terjadi saat sperma bergerak hingga ke tuba falopi dan bertemu sel telur. Selanjutnya, embrio yang terbentuk akan bergerak ke rahim dan melakukan implantasi hingga menjadi janin yang terus membesar.

Seks untuk kesenangan dan seks untuk mendapatkan momongan itu berbeda, maka ada baiknya setiap pasangan mengetahui hal itu. Ada beberapa hal tentang pembuahan, seks, waktu yang tepat, hingga hal lain yang harus diperhatikan dengan sempurna. Berikut beberapa panduan melakukan seks untuk memiliki anak.

Waktu terbaik untuk melakukan pembuahan

Pasangan yang baru saja menikah dan masih awam dengan masalah kehamilan pasti menganggap seks bisa dilakukan kapan saja. Memang benar, seks bisa dilakukan kapan saja, namun peluang untuk mendapatkan kehamilan tidak selalu datang. Meski pria mengalami ejakulasi di dalam, kalau tidak ada sel telur yang keluar pembuahan tidak akan terjadi.

Cara bercinta agar cepat hamil adalah dengan melakukan seks sekitar tujuh hari saat masa subur atau saat ovulasi terjadi. Pada masa ini peluang mendapatkan kehamilan akan besar. Pasangan bisa melakukan seks seperti biasa dan ejakulasi dilakukan di dalam vagina.

Oh ya, beberapa dokter juga menyarankan untuk melakukan seks 1-2 hari menjelang ovulasi agar sperma sudah berjaga-jaga di dalam tuba falopi. Saat ovum keluar, pembuahan bisa langsung terjadi. Jadi, kemungkinan telur tersia-siakan akan rendah.

Kuantitas hubungan seks yang dilakukan pasangan

Beberapa pasangan menganggap kalau melakukan seks setiap hari selama satu bulan akan mempercepat kehamilan. Faktanya, seks yang bisa memicu kehamilan hanya terjadi selama masa subur atau saat sel telur dikeluarkan oleh ovarium. Tanda ada ovarium, pembuahan tidak akan terjadi.

Melakukan seks setiap hari mungkin bisa dilakukan, tapi ada beberapa masalah yang akan terjadi. Pertama, pasangan akan mengalami rasa lelah yang berlebihan. Seperti yang kita tahu bersama, seks adalah aktivitas fisik yang cukup intens. Melakukan seks setiap hari sama halnya melakukan olahraga secara berlebihan.

Selanjutnya seks yang berlebihan menyebabkan sperma yang dihasilkan pria anjlok cukup signifikan. Sperma akan dihasilkan normal setelah pria tidak mengalami ejakulasi selama 1-3 hari. Jadi, ada baiknya memberi jeda saat seks.

Kalau Anda ingin bercinta lebih baik dilakukan sebanyak 3 kali seminggu sejak selesai menstruasi hingga menjelang menstruasi di siklus berikutnya.

Posisi seks dan cara bercinta agar cepat hamil

Beberapa orang berdebat terkait dengan posisi seks yang cocok untuk menghasilkan keturunan. Ada yang bilang kalau posisi misionaris standar adalah yang paling baik karena bisa membuat sperma masuk lebih dalam ke dekat serviks. Namun, ada yang bilang juga kalau seks yang bisa membuat hamil dilakukan dengan posisi doggy style.

Sebenarnya, berbagai posisi seks bisa menyebabkan kehamilan asal ejakulasi dilakukan di dalam vagina dan sperma dengan mudah menjangkau serviks. Jadi, Anda dan pasangan bisa melakukan posisi seks yang sesuai dengan kebutuhan. Kalau Anda tidak nyaman atau bosan dengan posisi seks tertentu bisa mencari posisi seks lain.

Terpenting dari semua, ejakulasi harus dilakukan di dalam dan pria membiarkan penisnya hingga sperma yang dikeluarkan habis. Meski semua posisi seks berpotensi sebabkan kehamilan, ada baiknya menghindari posisi seks yang memudahkan sperma keluar vagina dengan cepat.

Orgasme pada wanita dan pengaruhnya dalam kehamilan

Apakah orgasme yang dilakukan oleh wanita memengaruhi kemungkinan hamil pada wanita saat berhubungan seks? Hingga saat ini tidak ada yang bisa memberikan penjelasan secara tepat. Beberapa dugaan mengarah pada cepatnya sperma untuk mencapai ke tuba falopi hingga ke serviks.

Jadi, mau orgasme atau tidak, kehamilan tetap akan terjadi kalau sperma masuk ke tuba falopi dan ada sel telur yang dikeluarkan oleh wanita. Jadi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan masalah ini. Kalau saat melakukan seks terjadi orgasme berarti bonus yang didapatkan oleh wanita

Masalah orgasme ini juga kerap diperdebatkan oleh beberapa orang terkait dengan jenis kelamin bayi. Ada yang bilang kalau wanita orgasme terlebih dahulu berpeluang membuat bayi berjenis kelamin pria atau wanita.

Berbaring dan mengangkat kaki, adakah pengaruhnya untuk kehamilan?

Beberapa wanita memilih untuk diam di kasur untuk terlentang atau justru mengangkat kakinya setelah ejakulasi terjadi. Apakah cara bercinta agar cepat hamil ini bisa mempercepat terjadinya pembuahan? Sebenarnya sperma yang mengalir ke serviks akan bergerak sendiri ke tuba falopi dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

Nah, meski Anda berdiri atau berjalan sekali pun, pergerakan sperma masih terjadi. Jadi, berbaring atau mengangkat kaki tidak terlalu disarankan. Kalau Anda merasa khawatir tidak akan bisa hamil kalau tidak mengangkat kaki, lakukan selama 10-15 menit saja karena sperma sudah pasti sampai ke tuba falopi.

Penggunaan pelumas tambahan dalam seks

Beberapa pasangan kerap melakukan seks dengan tambahan pelumas dengan bahan dasar air. Pelumas ini digunakan untuk mengatasi sakit khususnya pada pasangan yang baru saja menikah. Vagina yang terlalu sempit terkadang membutuhkan pelumas agar pasangan sama-sama menikmati aktivitasnya.

Sayangnya pelumas yang digunakan saat seks sangat mengganggu pergerakan dari sperma. Apalagi kalau pelumas yang digunakan ada spermisidanya. Lebih baik melakukan pemanasan yang lebih intens dari sebelumnya. Dengan pemanasan yang intens, peluang vagina menjadi lebih basah akan besar sehingga pelumas tidak perlu digunakan.

Inilah beberapa panduan seks yang dilakukan untuk mendapatkan kehamilan. Nah, dari beberapa tips di atas, adakah yang sebelumnya belum pernah terpikirkan? Semoga setelah mendapatkan informasi di atas, Anda yang ingin memiliki momongan bisa dengan mudah mendapatkannya.