Terbit: 10 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Menurunkan berat badan bukanlah pekerjaan yang mudah khususnya pada pria. Kalau salah metode, tidak hanya lemak saja yang akan dibakar menjadi energi, otot yang penting juga akan terkikis. Oleh karena itu, pria disarankan melakukan diet yang benar dan memperhatikan asupan nutrisinya yang penting.

Cara Menurunkan Berat Badan dan Membentuk Otot pada Pria

Kalau Anda memiliki tubuh yang besar karena obesitas, cara terbaik untuk memperbaiki body image adalah dengan menurunkan lemak perlahan-lahan. Setelah lemak menurun, barulah otot dibentuk. Kalau Anda memiliki tubuh yang kecil, asupan nutrisi juga harus diperhatikan. Kalau pria asal makan saja, lemak justru yang akan terbentuk.

Berikut beberapa cara menurunkan berat badan dan membentuk otot pada pria yang benar.

  1. Mengukur kebutuhan kalori harian

Sebelum memutuskan untuk menurunkan berat badan atau ingin membentuk otot dengan sempurna, tentukan dahulu kebutuhan kalori hariannya. Kebutuhan kalori normal untuk wanita dewasa sekitar 2.000 kalori sementara pria dewasa 2.500 kalori. Kebutuhan ini untuk mereka yang memiliki tubuh rata-rata.

Kalau Anda ingin menurunkan berat badan dan menggunakan lemak di dalam tubuh untuk energi, tentu mengurangi kalori harus dilakukan. Misal kalau dalam satu minggu ingin menurunkan 1 kg, pria disarankan mengurangi asupan nutrisi sebanyak 1.000 kalori. Dengan tambahan olahraga, pengurangan kalori mungkin bisa lebih sedikit.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Pria yang ingin membentuk otot atau membuat tubuhnya lebih berisi, disarankan untuk menambah asupan kalorinya sebanyak 250-500 kalori per hari sesuai dengan kebutuhan. Jangan menambah terlalu banyak karena kalori yang surplus bisa diubah menjadi cadangan lemak.

  1. Menentukan olahraga yang benar

Tentukan olahraga yang benar untuk membentuk otot pada pria atau menurunkan berat badan. Semua jenis olahraga bisa digunakan, tapi sesuaikan juga dengan kondisi tubuh. Pria yang obesitas tentu akan susah melakukan kardio. Oleh karena itu, mereka disarankan melakukan angkat beban dahulu sambil sesekali melakukan kardio.

Mereka yang ingin membentuk otot, olahraga angkat beban sangat disarankan. Aneka gerakan per bagian tubuh akan membuat serat otot terpicu untuk tumbuh. Selanjutnya dengan tambahan nutrisi yang seimbang seperti protein, pertumbuhannya bisa berjalan dengan lebih lancar.

  1. Mengukur tubuh secara berkala

Kalau Anda ingin menaikkan atau menurunkan berat badan, ada baiknya untuk mengukur tubuh secara berkala. Pengukuran tubuh ini dilakukan untuk mencatat bobot, lingkar perut, lingkar leher, dan panggul. Ukuran ini digunakan untuk mencari gambaran lemak pada tubuh.

Kalau kadar lemak menurun, area itu akan mengecil dengan sendirinya. Oh ya, untuk masalah berat badan, terkadang terjadi stuck selama beberapa minggu. Hal ini biasa karena tubuh mengalami plateu atau karena selisih lemak terbuang dan otot yang tumbuh sama.

  1. Menggunakan suplemen jika diperlukan

Gunakan suplemen jika dibutuhkan. Misal Anda yang susah memenuhi kebutuhan protein bisa minum susu whey. Susu jenis ini juga baik untuk pertumbuhan otot sehingga pria bisa lebih cepat pembentukan badannya. Kalau Anda sudah bisa mencukupi kebutuhan nutrisi harian dengan baik, suplemen tidak diperlukan lagi.

  1. Konsisten

Melakukan diet atau mengubah bentuk tubuh tidak bisa dilakukan dalam waktu satu malam saja. Perubahan baru akan terlihat mungkin setelah 3 bulan pertama dan perlahan-lahan hingga 6-12 bulan selanjutnya.

Kalau Anda sering merasa bosan dan tidak konsisten, peluang menurunkan berat badan dan pembentukan otot akan gagal. Oleh karena itu, lakukan semuanya dengan konsisten.

Semoga ulasan di atas bermanfaat dan bisa Anda gunakan untuk memperbaiki kondisi tubuh. Kalau badan menjadi bugar, peluang terkena penyakit akan rendah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi