Awas, Camilan yang Sering Kita Konsumsi Ini Tinggi Kolesterol!

biskuit_doktersehat_2
Photo Source: Flickr/j-k-mitchell

DokterSehat.Com– Banyak orang yang berpikir jika makanan tinggi kolesterol adalah yang berupa daging-dagingan yang memiliki kandungan lemak. Padahal, dalam realitanya ada banyak jenis makanan lain yang sebenarnya juga bisa menyebabkan kenaikan kadar kolesterol di dalam tubuh. Apa sajakah makanan-makanan tersebut?

Camilan tinggi kolesterol

Beberapa jenis makanan yang sering kita konsumsi karena rasanya yang nikmat seperti biskuit, kerupuk, hingga popcorn dengan tambahan rasa ternyata tinggi kandungan kalori dan lemak trans. Masalahnya adalah mengonsumsinya akan membuat kadar kolesterol jahat meningkat dengan signifikan. Berdasarkan alasan inilah kita sebaiknya membatasi konsumsi makanan-makanan tersebut.

“Pastikan untuk memeriksa label makanan jika memang ada. Kita harus berhati-hati karena terkadang makanan yang memiliki kandungan 0,5 gram lemak trans untuk setiap penyajiannya ternyata biasanya ditulis hanya memiliki kandungan 0 lemak trans,” ungkap Meghan Featherstun dari University Hospital of Cleveland Accountable Care Organization, Ohio, Amerika Serikat.

Selain camilan-camilan tersebut, pakar kesehatan menyebut konsumsi daging, khususnya daging merah juga sebaiknya dibatasi. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak jenuh di dalam 3 ons daging merah yang mencapai 3,6 gram dan lemak totalnya yang mencapai 9,1 gram. Kita juga sebaiknya berhati-hati dengan produk susu berjenis full-fat dan produk turunannya seperti yoghurt full-fat atau es krim full-fat karena jika dikonsumsi dengan berlebihan akan bisa membuat asupan lemak jenuh melebihi batas aman.

Beberapa makanan tinggi kolesterol

Selain makanan-makanan yang telah disebutkan sebelumnya, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak sembarangan dalam mengonsumsi makanan-makanan yang ternyata juga tinggi kolesterol lainnya.

Berikut adalah makanan tinggi kolesterol:

  1. Ikan sarden

Salah satu lauk yang digemari banyak orang karena praktis untuk dibuat dan memiliki rasa yang enak ini ternyata juga tinggi kandungan kolesterol. Jika kita mengonsumsi 92 gram ikan sarden, kita sudah mengonsumsi sekitar 131 mg kolesterol. Hal ini disebabkan oleh proses pengolahannya menjadi ikan sarden kalengan instan yang melalui berbagai tahapan dengan tambahan bahan kimia. Selain itu, prosesnya juga melibatkan minyak goreng. Karena alasan inilah kita sebaiknya membatasi konsumsinya agar tidak terlalu sering.

  1. Hati

Hati termasuk dalam salah satu jeroan yang memiliki rasa yang enak. Harganya juga cenderung cukup terjangkau dan mudah untuk diolah menjadi berbagai macam masakan. Hati juga tergolong dalam makanan yang tinggi kandungan mineral, protein, dan berbagai macam vitamin. Sayangnya, hati juga memiliki kandungan kolesterol tinggi. Sebagai contoh, jika kita makan 100 gram daging hati sapi, kita sudah mendapatkan 400 mg kolesterol atau lebih tinggi dari batasan asupan kolesterol harian yang hanya 300 mg.

  1. Keju

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi 28 gram keju sudah bisa membuat kita mengonsumsi 27 mg kolesterol. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut dampak dari konsumsi keju bagi kadar kolesterol tubuh tidak begitu signifikan asalkan kita tidak mengonsumsinya dengan berlebihan. Kita pun sebaiknya membatasinya hingga sekitar 1 atau 2 ons saja setiap hari.

  1. Gula

Tak hanya kaya akan kandungan kalori yang bisa memicu peningkatan berat badan atau risiko diabetes, mengonsumsi gula dengan berlebihan juga bisa membuat kadar kolesterol baik menurun. Hal ini tentu akan berimbas pada meningkatnya kadar kolesterol jahat dan trigliserida di dalam tubuh. Karena alasan inilah kita sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi makanan manis baik itu kue, minuman manis, dan berbagai makanan tinggi gula lainnya.

  1. Kentang tumbuk

Banyak orang yang berpikir jika kentang tumbuk lebih sehat dibandingkan dengan kentang goreng. Padahal, makanan yang dikenal luas dengan nama lain mashed potato ini juga tinggi kandungan kolesterol. Hal ini disebabkan oleh adanya tambahan bahan lainnya seperti keju, krim, mentega, atau bahkan susu yang tentu membuatnya tinggi kalori dan lemak jenuh.

Jangan terlalu sering mengonsumsi camilan tersebut meski rasanya enak demi mencegah masalah kolesterol tinggi, ya Sobat Sehat.