Terbit: 28 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sudah menjadi rahasia umum jika menggunakan ponsel dengan berlebihan bisa memicu dampak buruk bagi kesehatan. Sebagai contoh, jika kita terus memainkan ponsel di malam hari, maka paparan cahaya dari benda elektronik ini akan mengacaukan waktu tidur kita. Bahkan, sebuah penelitian terbaru menghasilkan fakta bahwa paparan layar ponsel ternyata bisa memicu kanker prostat.

Cahaya Layar Ponsel Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Prostat

Dilansir dari Men’s Health, tak hanya layar ponsel, paparan cahaya lain seperti layar komputer dan lampu jalan ternyata memang bisa mengacaukan ritme sirkadian tubuh dan akhirnya membuat waktu tidur kita menjadi buruk. Padahal, jika kita tidak tidur dengan teratur, maka hal ini akan mengacaukan tatanan hormon dalam tubuh dan akhirnya memicu kanker prostat.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Health Perspective ini, disebutkan bahwa paparan cahaya biru bisa meningkatkan risiko kanker prostat hingga dua kali lipat bagi pria dan meningkatkan risiko kanker kanker payudara hingga 1,5 kali lipat.

Para peneliti yang berasal dari Barcelona Institute for Global Health mengumpulkan data dari 4.000 orang dengan usia 20 hingga 85 tahun. Para partisipan ini kemudian dicek kebiasaan tidurnya setiap hari, termasuk apakah mereka tidur dengan lampu menyala atau dimatikan, hingga apakah mereka suka memakai ponsel sebelum tidur atau tidak.

Hasilnya adalah, kamar tidur yang terang saat tidur dan tingginya paparan cahaya biru dari ponsel ternyata mampu meningkatkan risiko terkena kanker prostat. Bahkan, jika kita kerap keluar di jalan-jalan perkotaan di malam hari yang kini memakai lampu jalan yang lebih terang, risiko untuk terkena kanker juga meningkat tajam.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Alejandro Sanchez de Miguel dari University of Exeter menyebutkan bahwa ada baiknya kita memang tak lagi menggunakan ponsel dengan berlebihan dan segera mematikannya beberapa jam sebelum tidur demi mencegah datangnya kanker.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi