Terbit: 24 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Mencabut bulu hidung adalah sebuah kebiasaan yang cukup digemari oleh sebagian orang. Kebiasaan yang satu ini dilakukan karena berbagai alasan, salah satunya adalah faktor penampilan. Pasalnya, bulu hidung yang terlampau panjang hingga menonjol keluar akan membuat seseorang menjadi risih sehingga lebih baik jika dicabut saja.

Awas, Jangan Sembarang Cabut Bulu Hidung Jika Tak Mau Alami Hal ini

Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya mencabut bulu hidung ternyata memiliki risiko yang tak terduga sebelumnya? Mungkin bagi sebagian orang, bulu hidung tidaklah berarti sehingga dianggap tidak penting dan lebih baik dicabut. Padahal, menurut pakar kesehatan asal New York, seperti dilansir dari laman Business Insider, bahwasanya bulu hidung memiliki segudang manfaat yang jarang diketahui oleh sebagian besar orang.

Dijelaskan pula bahwa ada bagian yang penting pada bulu hidung. Yang paling depan adalah vibrissae dan silia mikroskopis yang fungsinya menyaring lendir dan memindahkannya secara langsung ke bagian belakang hidung. Bagian ini bertanggungjawab dalam memfilter material besar yang masuk ke dalam hidung. Sehingga jika bagian depan ini sampai hilang atau tercabut, maka kemungkinan besar akan terjadi infeksi akibat gangguan luar yang tidak mampu difilter dengan baik.

Lebih jelas lagi, dikatakan bahwa hidung adalah salah satu saluran yang bisa mengalirkan segala macam cairan ke otak, termasuk infeksi. Untuk itu, jika hidung sampai berdarah akibat mencabut bulu, maka besar kemungkinan darah tersebut akan dibawa lari ke otak.

Pada banyak kasus terjadi, orang-orang yang sering mencabut bulu hidung kerap mengalami peradangan karena kuman-kuman yang tidak dapat disaring tersebut masuk ke jaringan darah dan menuju otak. Ada pula kasus terjadi, orang yang mencabut bulu hidung mengalami meningitis, yakni radang selaput pelindung pada sumsum tulang belakang dan otak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi