6 Jenis Bunga Ini Ternyata Bisa Dimakan & Bermanfaat

DokterSehat.Com– Pernahkah Anda mencoba mengonsumsi bunga? Umumnya, kita masih jarang ya, memilih bunga sebagai bahan baku untuk menu makanan.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata ada berbagai jenis bunga yang bisa kita konsumsi dan dapat kita manfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Bunga yang bisa dikonsumsi tersebut bisa memberikan manfaat, baik dari tampilan, warna, aroma, tekstur, hingga kandungan zat dan gizi yang ada di dalamnya.

Penasaran apa saja jenis bunga yang bisa dikonsumsi dan bermanfaat untuk tubuh?

Yuk, sama-sama kita simak penjelasanya di bawah ini!

Memilih bunga yang aman untuk dikonsumsi

Photo Credit: Flickr.com/cyrillus77

Memilih bunga yang dapat dikonsumsi tentu tidak boleh dilakukan dengan asal.

Dilansir dari The Guardian, Jan Billington seorang botanis menyebutkan, bahwa beberapa jenis bunga bisa jadi berisiko bagi tubuh.

Hal ini akan terjadi jika kita memilih bunga yang:

  • Rentan menyebabkan alergi, misalnya akibat serbuk pada bunga
  • Bunga terpapar bahan kimia, misalnya dari pupuk atau penggunaan pestisida
  • Pada saat proses pengambilan bunga kurang aman, atau berisiko mendapatkan gigitan serangga, misalnya lebah, yang juga dapat menyebabkan alergi.

Untuk itu, memastikan bahwa bunga tersebut adalah bunga dari jenis tanaman organik, bisa jadi pilihan agar kita memproleh jenis bunga yang aman untuk dikonsumsi.

Ia menambahkan, bunga belakangan ini menjadi pilihan untuk variasi makanan oleh orang yang menerapkan diet vegan.

Lantas, apa saja jenis bunga yang dapat dimakan?

Beberapa jenis bunga aman untuk dijadikan bahan hiasan, pewarna, atau bahkan penambah aroma makanan. Sebagian bunga lainnya, memang merupakan bagian bunga pada tumbuhan yang sudah umum dikonsumsi.

Berikut jenis bunga yang dapat dikonsumsi:

1. Mawar untuk hiasan dan teh

photo credit : pexels.com

Bagian kelopak bunga mawar bisa dikonsumsi sebagai hiasan pada makanan, maupun dikeringkan untuk menjadi teh herbal yang baik untuk pencernaan.

Jika ingin mengonsumsinya, pastikan Anda membuang bagian pangkal kelopak yang berwarna putih karena rasanya pahit.

2. Melati untuk aroma dan teh

Bunga-melati-manfaat-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/ Thangaraj Kumaravel

Anda tentu sudah sering mendengar bunga melati sebagai bahan tambahan dalam minuman, ya.

Melati digunakan sebagai penambah aroma pada minuman serta dapat pula digunakan sebagai tambahan bahan baku puding atau susu. Hindari memilih melati jenis gelsemium dan loganiaceae yang terbukti beracun.

3. Bunga anyelir dan bunga lilac untuk hiasan

Photo Credit: Flickr.com/P FM | Bunga Lilac

Bunga anyelir merupakan bahan baku minuman beralkohol khas Perancis dan bunga ini aman digunakan sebagai hiasaan pada makanan.

Bunga lilac juga merupakan jenis bunga yang aman dikonsumsi dan kerap digunakan sebagai hiasanan maupun bahan baku sirup.

4. Bunga marigold untuk pewarna

doktersehat-bunga-untuk-kecilkan-pori-pori
Photo Credit: Pexels.com

Bunga yang berwarna kuning keemasan ini kaya antioksidan dan bisa dipilih sebagai bahan alami pewarna makanan.

Warna yang hasilkan mirip kunyit dan dapat memberi warna alami yang kuat pada makanan.

5. Bunga pada tanaman sayur, yaitu bunga lobak, bunga kacang, bunga labu dan bunga pisang

Photo Credit: Flickr.com/ John Flannery | Bunga Labu

Bunga pada tanaman lobak, kacang panjang, labu, dan pisang, merupakan jenis bunga yang dapat dikonsumsi dan cukup umum digunakan sebagai bahan baku dalam masakan atau sayuran.

Jenis bunga tersebut bisa memberikan asupan antioksidan dan fitonutrien yang baik untuk tubuh.

Untuk bunga labu pastikan Anda membuang benang sari sebelum mengolahnya, sedangkan pada bunga pisang, cuci hingga getahnya hilang sebelum memasaknya.

6. Sayur yang merupakan bunga

Photo Credit: Pexels.com

Bunga kol, brokoli, asparagus, dan bunga turi, adalah jenis sayuran yang merupakan bunga.

Keempatnya sudah cukup umum dikonsumsi sebagai sayuran dan memiliki kandungan serat, vitamin dan mineral yang tinggi serta baik untuk tubuh.