Terbit: 2 Februari 2018
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sindrom gigi atau tumbuh gigi bayi adalah proses normal yang dialami beberapa bayi. Menurut American Dental Association, bayi mulai tumbuh gigi saat berusia antara 6 dan 12 bulan. Pada saat anak berusia 3 tahun, mereka harus memiliki gigi pertama atau primer sebanyak 20 gigi.

Bunda, Begini Cara Mengatasi Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi

Memiliki gigi berarti anak Anda akan bisa makan berbagai jenis makanan lebih banyak, tapi jika bayi Anda kesulitan makan dalam masa pertumbuhan gigi, ini akan menyulitkan orangtua. Ada cara yang bisa membuat anak Anda lebih nyaman selama pertumbuhan gigi, dan ada tanda-tanda yang bisa memberi isyarat kapan waktunya Anda harus menghubungi dokter anak.

Untuk memahami pertumbuhan gigi bayi Anda, ada yang harus Anda perhatikan bayi Anda merasa nyaman, seperti melansir dari Health Line berikut ini:

1. Memahami pertumbuhan gigi bayi

Bayi dilahiran dengan satu set lengkap bakal gigi di antara gusi bayi. Selama tahun pertama kehidupan, gigi mulai tumbuh.

Gigi akan menembus gusi secara bertahap. Biasanya, gigi bawah sering disebut pasak, masuk terlebih dahulu, diikuti oleh gigi tengah atas. Dari titik ini, gigi yang tersisa akan memotong gusi selama periode tiga tahun, menurut American Academy of Pediatrics. Beberapa anak bahkan mungkin mendapatkan gigi penuh setelah usia 2 tahun.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

2. Gejalanya berhubungan dengan tumbuhnya gigi

Setiap bayi memiliki berbagai gejala yang unik selama tumbuh gigi. Gejala yang paling umum adalah iritabilitas ringan dan kurang nafsu makan.

Banyak bayi memiliki sedikit atau tidak ada gejala saat gigi mereka menembus gusi. Beberapa bayi akan menunjukkan setidaknya satu atau dua gejala berikut saat mereka mulai menderita:

  • Meneteskan air liur
  • Mengunyah benda padat
  • Rewel ringan dan mudah tersinggung
  • Cepat marah
  • Selera makan hilang
  • Sakit gusi dan lembek
  • Gusi merah dan bengkak

3. Meringankan rasa sakit gigi bayi Anda

Sementara tumbuh gigi adalah proses alami, ada beberapa metode yang benar dan baik untuk membantu meredakan ketidaknyamanan bayi Anda. Anda bisa mencoba menggosok gusi anak Anda dengan lap basah, jari dalam keadaan bersih, atau menggosoknya dengan alas jari dari karet khusus.

Teething rings atau cincin gigi juga merupakan pilihan populer. Bayi bisa mengunyah cincin gigi untuk memudahkan ketidaknyamanan. Jika memungkinkan, cincin gigi didinginkan terlebih dahulu. Ini memberi tekanan pada gusi disertai kesejukan yang menenangkan. Disarankan tidak membekukan cincin gigi karena bisa pecah dan mungkin bayi Anda tersedak.

Seiring waktu, Anda harus mulai mengenalkan makanan yang lebih keras, seperti buah dan sayuran, untuk makanan bayi Anda. Ini adalah tonggak penting yang juga bisa meredakan ketidaknyamanan gigi. Pastikan untuk tetap bersama anak setiap saat sehingga Anda bisa memantau mengunyahnya dan mencegah bayi tersedak.

Selama tumbuh gigi, tetesan air liur bayi bisa mengiritasi kulitnya. Gunakan celemek bayi untuk menjaga agar dagu bayi tetap kering.

4. Bantu dengan obat-obatan

Jika bayi Anda benar-benar mengalami masa-masa sulit, Anda mungkin ingin memberi parasetamol atau asetaminofen bayi untuk mengurangi ketidaknyamanan. Anda juga bisa menerapkan gel untuk pertumbuhan gigi.

Namun, hindari gel yang mengandung choline salicylate dan benzocaine. Ini tidak aman untuk gigi bayi, karena bisa mengurangi kadar oksigen dalam darah. Gel untuk pertumbuhan gigi memberi kelegaan singkat.

Ada upaya lain yang seharusnya dihindari. Sebenarnya, metode seperti itu bisa membahayakan bayi Anda. Jadi Anda disarankan tidak melakukan hal berikut ini:

  • Memberikan aspirin bayi atau menggosokkannya pada gusi
  • Menggunakan alkohol pada gusi bayi
  • Meletakkan benda yang benar-benar beku langsung pada gusi
  • Membiarkan anak Anda mengunyah mainan plastik keras, namun ini menimbulkan risiko kesehatan mulut dan juga bahaya tersedak

Banyak orangtua percaya bahwa demam tinggi dan diare juga merupakan gejala tumbuh gigi, tapi ini biasanya tidak demikian. Hubungi dokter anak Anda jika bayi Anda mengalami demam atau diare, atau jika mereka terus mengalami ketidaknyamanan.

Jadi, tumbuh gigi adalah bagian alami dari pertumbuhan dan perkembangan bayi. Karena rasa sakit dan ketidaknyamanan, mudah bagi orangtua untuk menjadi cemas akan prosesnya.

Ketahuilah bahwa gejala tumbuh gigi bayi pada akhirnya akan berlalu, dan bahwa pada suatu hari anak Anda memiliki gigi yang sehat berkat usaha Anda untuk menjaga kebersihan mulut yang baik. Setiap kekhawatiran khusus atau ketidaknyamanan yang berkepanjangan harus ditangani dengan dokter anak.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi