Terbit: 18 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bumil yang sedang berpuasa tentu harus ekstra cermat dalam memerhatikan berbagai asupan makanannya ya. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhannya selama hamil namun juga harus membagi waktu makan dengan tepat. Selain itu, bumil yang berpuasa juga harus sangat waspada dengan makanan-makanan yang harus dihindari, ya.

Ekstra Waspada, Bumil Puasa Harus Hindari 5 Makanan Ini

Makanan yang harus dihindari oleh bumil saat puasa sebenarnya sama prinsipnya dengan pada kondisi hamil biasa.

Akan tetapi ada beberapa jenis makanan yang juga haus diperhatikan agar tidak dikonsumsi bumil pada saat yang salah. Beberapa bahan makanan tersebut adalah:

1. Makanan yang dapat menyebabkan asam lambung diproduksi berlebihan

Makanan yang memiliki rasa cukup kuat, seperti pedas atau asam tidak dianjurkan dikonsumsi bumil baik pada saat berbuka maupun sahur.

Hal ini akan memicu asam lambung diproduksi berlebihan sehingga akan mengganggu kondisi kesehatan bumil selama puasa. Perhatikan bahwa hal ini berlaku bukan hanya untuk masakan berbumbu kuat saja namun juga pada makanan lain seperti buah.

Bumil yang berpuasa sebaiknya menghindari konsumsi buah asam seperti jeruk atau buah kiwi.

2. Makanan kemasan

Seperti yang kita ketahui, tekanan darah bumil haruslah terjaga. Pada saat puasa godaan konsumsi makanan kemasan yang gurih, misalnya keripik, mie instan atau mungkin lauk kemasan seperti kornet, memang sulit tertahakan.

Sayangnya makanan ini memiliki kandungan garam serta lemak yang tinggi. Kosnumsi makanan kemasan sebaiknya sangat dibatasi untuk bumil yang puasa.

Jika ingin mengonsumsinya sebaiknya saat makan setelah salat tarawih, agar tidak mnenganggu nafsu makan saat buka dan sahur dan yang terpenting dan batasi porsiya, ya.

3. Makanan yang manis

Meskipun puasa selalu identik dengan makanan manis, namun bukan berarti bumil boleh asal mengonsumsi makanan manis saat puasa ya. Pastikan bumil memilh olahan makanan yang manis secara selektif.

Hindari mengonsumsi makanan manis dari karbohidrat sederhana seperti sirup, cokelat manis atau gula cair, hal ini tidak hanya membuat tubuh bumil craving atau sangat menginginkan makanan manis tersebut, namun juga menyebabkan tubuh bumil menjadi lemas saat puasa hingga menyebabkan meningkatnya risiko diabetes saat kehamilan.

Makanan manis yang dianjurkan dikonsumsi bumil adalah dari gula alami misalnya gula buah atau kurma, ya.

4. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji, utamanya yang dibeli misalnya hamburger, roti lapis daging atau sushi, berisiko kurang matang sempurna dalam memasak bahan protein hewaninya.

Hal ini yang menyebabkan bumil harus menghindari konsumsinya karena berisiko meningkatkan paparan terhadap bakteri salmonela yang berbahaya untuk bumil dan janin.

Jika bumil menginginkannya, maka makanan cepat saji sebaiknya di buat sendiri dengan metode yang lebih sehat yaitu dengan memanggang atau merebus daging ketimbang menggoreng tepung serta menyajikannya dengan gizi yang seimbang, ya

5. Minuman berkafein

Minuman berkafein bagi bumil yang sedang puasa sama sekali tidak dianjurkan.

Bumil yang mengonsumsi minuman berkafein, baik saat berbuka hingga sahur, akan berisiko mengalami gangguan pola tidur hingga berisiko pada kesehatan.

Hal ini sangat mengganggu pada bulan Ramadan dimana bumil harus mendapatkan istirahat yang cukup untuk persiapan sahur. Sahur yang tidak tepat akan menyebabkan kebutuhan gizi harian bumil jadi kurang terpenuhi.

Selain itu, konsumsi minuman berkafein ,seperti kopi, minuman bernergi atau minuman cokelat, erat kaitannya dengan peningkatan tekanan darah serta kadar gula darah. Kondisi ini harus bisa dikontrol karena bumil yang mengalami hipertensi dan diabetes saat kehamilan akan semakin besar.

Dengan menghindari kelima bahan makanan diatas selama bumil menjalankan puasa, maka ibadah puasa bumil akan lancar serta beriringan dengan pemenuhan kebutuhan gizinya selama kehamilan, ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi