Bumbu Masakan yang Kita Pakai Ternyata Bisa Meningkatkan Resiko Hipertensi, Diabetes, dan Serangan Jantung!

Photo Credit: Leo Hidalgo

DokterSehat.Com– Masakan Indonesia dikenal luas dengan cita-rasanya yang luar biasa. Hal ini disebabkan oleh banyaknya bumbu dan rempah-rempah yang dipakai saat memasaknya. Sayangnya, kini kita cenderung lebih sering memperbanyak penggunaan garam dan bumbu-bumbu instan saat memasak agar makanan terasa lebih gurih dan nikmat. Memang, penggunaan bumbu-bumbu instan ini akan memudahkan, namun, ada bahaya tersembunyi dari penggunaannya, yakni tingginya kadar natrium yang bisa merusak kesehatan.

Dalam setiap sendok garam meja yang kita gunakan, kita sudah bisa menemukan 6.976 miligram natrium yang setara dengan 291 persen asupan dari asupan natrium harian yang direkomendasikan. Bahkan, meskipun kita sudah menurunkan asupan garam meja ini menjadi satu sendok teh saja, tetap saja kita masih mengkonsumsi natrium sebanyak 97 persen dari rekomendasi harian yang aman.

Bumbu-bumbu instan yang mudah kita dapatkan di berbagai tempat layaknya bumbu nasi goreng, bumbu rendang, bumbu opor, dan bumbu masakan instan lainnya ternyata sudah memiliki kadar natrium yang sangat tinggi. Tak hanya itu, dalam satu sendok makan kecap kita bisa mengkonsumsi 1.000 mg natrium dan dalam satu sendok saus, kita bisa mengkonsumsi 150 mg natrium.

Tak hanya bumbu masakan yang patut kita waspadai, kebiasaan mengkonsumsi mie instan juga bisa membuat kita mengkonsumsi natrium dengan berlebihan. Padahal, dalam sebungkus mie instan yang kita konsumsi, terdapat 1.500 sampai 2.300 mg natrium, hampir setara dengan angka anjuran maksimal asupan natrium harian dari WHO yang sebanyak 2.000 mg saja.

Jika kita mengkonsumsi natrium dengan jumlah yang berlebihan, maka resiko untuk terkena masalah tekanan darah tinggi, diabetes, dan serangan jantung koroner pun meningkat dengan signifikan. Lantas, apakah hal ini berarti kita harus berhenti makan mie instan dan mulai memasak tanpa menggunakan bumbu masakan?

Menurunkan frekuensi makan mie instan bisa dengan mudah kita lakukan. Begitu pula dengan mulai menghindari penggunaan bumbu instan. Namun, untuk berhenti menggunakan garam, agaknya kita akan kesulitan karena akan membuat masakan tak lagi terasa gurih.

Beruntung, kita tetap bisa menggunakan garam saat memasak tanpa perlu khawatir akan mengkonsumsi natrium dengan berlebihan. Caranya adalah dengan memakai Garam Kurang Natrium Garena yang sudah mulai banyak diminati oleh masyarakat. Tak hanya lebih sehat karena rendah natrium, garam ini bisa mendukung program diet kita karena akan membuat kita lebih mudah menjaga berat badan tetap ideal.

Untuk mendapatkan Garam Kurang Natrium Garena ini, kita hanya perlu mengunjungi Farmaku.com. Tak perlu khawatir dengan harganya, Garam Kurang Natrium Garena ini cukup ekonomis dan sesuai dengan kantong semua lapisan masyarakat.

Farmaku-Garam-Sehat-Rendah Natrium- Garenajpg