Terbit: 4 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.ComJunkfood merupakan sebuah istilah yang ditujukan kepada makanan-makanan rendah gizi. Istilah ini banyak digunakan untuk menyebut berbagai makanan cepat saji yang terkenal dengan kandungan lemak tinggi. Sehingga banyak pakar kesehatan yang menganjurkan kepada setiap orang untuk tidak terlalu sering mengonsumsi Junkfood sebab dampaknya cukup besar dalam jangka panjang.

Bukan Isinya, Tapi Bahan ini yang Berbahaya dari Junkfood

Namun, walau begitu banyak anjuran agar tidak mengonsumsi junkfood sepertinya tidak digubris oleh sebagian orang, khususnya para remaja. Justru mereka banyak yang menyangsikan hal ini, mereka beranggapan jika dalam junkfood juga terdapat sayur dan buah yang menyehatkan.

Anggapan tersebut muncul karena mereka tidak mengetahui fakta yang sebenarnya. Junkfood memang kadang memberi tambahan sayur dan buah, tapi bukan hal itu yang berbahaya, melainkan bahan dasarnya, yaitu akrilamida. Tahukah Anda apa itu akrilamida dan apa dampaknya?

Jadi, akrilamida merupakan salah satu zat pengawet atau senyawa organik yang berpotensi sangat berbahaya bagi kesehatan. Dalam bentuk murni, akrilamida berwujud padatan Kristal putih dan tidak berbau. Lantas, pada suhu ruang, akrilamida akan larut dalam air. Maka dari itu, akrilamida biasanya digoreng dengan minyak penuh sehingga bisa menjadi karsinogen. Seperti diketahui, senyawa ini sangat besar pengaruhnya dalam pembentukan sel-sel kanker di dalam tubuh manusia. Maka tak heran, jika orang yang gemar mengonsumsi junkfood sering mengidap penyakit mematikan ini.

Belum lagi jika dalam junkfood tersebut ditambahkan beberapa bahan pengawet lainnya. Maka tingkat keburukannya bisa dikatakan kompleks dan sangat tidak baik bagi kesehatan seseorang. Alangkah baiknya Anda menghindari junkfood sedini mungkin sebelum senyawa-senyawa jahat tersebut menggerogoti kesehatan Anda.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Nah, itulah alasan mengapa junkfood atau makanan rendah gizi sangat tidak dianjurkan jika dikonsumsi secara berlebihan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi