Terbit: 17 Mei 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Buerger disease atau disebut penyakit Buerger adalah penyakit yang memengaruhi pembuluh darah di tubuh. Keadaan ini membuat pembuluh darah menjadi meradang, membengkak, dan bisa tersumbat oleh bekuan darah. Simak penjelasan lengkap mengenai gejala hingga cara mengatasinya.

Buerger Disease: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Apa Itu Buerger Disease?

Thromboangiitis obliterans atau Buerger disease adalah penyakit langka yang bisa menyebabkan peradangan dan penyumbatan pada pembuluh darah di lengan dan kaki. Keadaan ini bisa menghentikan aliran darah dan menyebabkan pembekuan darah yang memengaruhi tangan dan kaki.

Kondisi ini pada akhirnya dapat merusak dan menghancurkan jaringan kulit sehingga menyebabkan infeksi dan gangren. Meski penyakit Buerger pertama kali muncul di tangan dan kaki, penyakit ini juga bisa memengaruhi area lengan dan kaki yang lebih luas.

Gejala Buerger Disease

Biasanya, tanda pertama buerger disease adalah adalah nyeri di tangan atau kaki. Rasa nyeri bisa terjadi saat Anda sedang aktif (disebut claudication) atau saat sedang istirahat. Kondisi bisa menjadi lebih buruk saat kedinginan atau stres melanda.

Selain itu, gejala lain yang bisa Anda kenali adalah perubahan pada tangan dan kaki, seperti:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

  • Terasa dingin, mati rasa, atau geli.
  • Kulit berwarna pucat, merah, atau biru.
  • Kulit menjadi tipis dan berkilau.
  • Memiliki rambut lebih sedikit dari biasanya.

Jari tangan dan kaki Anda mungkin:

  • Muncul luka terbuka yang menyakitkan.
  • Menjadi pucat saat Anda kedinginan (fenomena Raynaud).
  • Anda juga bisa mengalami pembengkakan di sepanjang pembuluh darah tepat di bawah kulit. Ini biasanya merupakan tanda bekuan darah.

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Segera temui dokter jika Anda merasa memiliki tanda atau gejala penyakit Buerger seperti di atas, serta gejala serupa yang tidak kunjung membaik dalam beberapa waktu.

Penyebab Buerger Disease

Penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui. Meskipun penggunaan tembakau jelas berperan dalam perkembangan kondisi ini, tidak jelas bagaimana hal itu bisa terjadi. Diperkirakan bahwa bahan kimia dalam tembakau dapat mengiritasi lapisan pembuluh darah sehingga menyebabkannya membengkak.

Selain itu, para ahli menduga bahwa beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan genetik terhadap penyakit Buerger. Keadaan ini juga mungkin disebabkan oleh respons autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan yang sehat.

Faktor Risiko Buerger Disease

Berikut ini adalah beberapa faktor yang diduga berperan terhadap munculnya penyakit ini, di antaranya:

  • Penggunaan tembakau. Merokok sangat meningkatkan risiko penyakit Buerger. Akan tetapi, penyakit ini dapat terjadi pada orang yang menggunakan segala bentuk tembakau, termasuk cerutu dan tembakau kunyah.
  • Penyakit gusi kronis. Infeksi gusi dalam jangka panjang telah dikaitkan dengan perkembangan penyakit ini, meskipun alasan hubungan ini belum jelas.
  • Jenis kelamin. Penyakit ini lebih umum terjadi pada pria daripada wanita. Namun, perbedaan ini mungkin terkait dengan tingkat merokok yang lebih tinggi pada pria.
  • Usia. Keadaan ini sering terjadi pada mereka yang berusia kurang dari 45 tahun

Diagnosis Buerger Disease

Pada dasarnya, tidak ada satu tes pun yang dapat memeriksa penyakit ini. Dokter biasanya akan memulai dengan menanyakan tentang penggunaan tembakau dan gejala. Beberapa tes yang mungkin dilakukan adalah:

Allen Test

Ini adalah tes aliran darah dasar. Pertama, Anda dianjurkan untuk meremas tangan menjadi kepalan yang keras untuk mendorong darah keluar dari tangan. Kemudian, dokter akan menekan arteri di pergelangan tangan untuk memperlambat aliran darah kembali ke tangan.

Pada titik ini, tangan akan kehilangan warna. Saat Anda membuka tangan, dokter melepaskan tekanan di arteri di satu sisi pergelangan tangan dan kemudian di sisi lainnya. Jika tangan Anda membutuhkan waktu untuk kembali ke warna biasanya, itu mungkin merupakan tanda buerger disease.

Angiogram

Ini adalah jenis sinar-X yang memeriksa pembuluh darah yang tersumbat di lengan dan kaki. Dokter akan menempatkan tabung tipis yang disebut kateter ke dalam arteri dan memompa pewarna ke dalamnya, dan segera melakukan pencitraan untuk melihat pembuluh darah. Pemindaian CT atau MRI scan dapat menghasilkan gambar yang serupa.

Tes Darah

Tes ini dapat membantu dokter menyingkirkan penyakit lain. Selain itu, tes ini mungkin diperlukan untuk memeriksa kondisi diabetes atau lupus yang menyebabkan pembekuan darah.

Baca Juga: Proses Pembekuan Darah (Koagulasi), Seperti Apa?

Pengobatan Buerger Disease

Berhenti merokok adalah satu-satunya cara untuk membatasi efek penyakit ini. Perawatan lain yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan meredakan rasa sakit, termasuk:

  • Obat-obatan seperti vasodilator untuk memperlebar pembuluh darah atau melarutkan gumpalan darah.
  • Rutin berjalan kaki.
  • Kompresi intermiten pada lengan dan kaki.
  • Pembedahan untuk memotong saraf ke area yang terkena (simpatektomi).
  • Dokter mungkin perlu memotong sebagian atau seluruh area yang mengalami infeksi atau gangren (amputasi).
  • Stimulasi sumsum tulang belakang.

Pada akhirnya, tidak ada obat untuk mengatasi keadaan ini. Satu-satunya cara untuk mencegah agar penyakit ini tidak semakin parah adalah dengan berhenti menggunakan semua produk tembakau. Obat biasanya tidak bekerja dengan baik untuk mengobati penyakit, tetapi dapat membantu mengontrol gejalanya

Pembedahan mungkin dapat membantu memulihkan aliran darah ke beberapa area. Tindakan amputasi tangan atau kaki diperlukan jika terjadi infeksi atau kematian jaringan yang meluas.

Komplikasi Buerger Disease

Jika penyakit memburuk, aliran darah ke lengan dan kaki berkurang. Hal ini terjadi karena penyumbatan membuat darah sulit mencapai ujung jari tangan dan kaki. Jaringan yang tidak menerima darah tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Hal ini dapat menyebabkan kulit dan jaringan di ujung jari tangan dan kaki mati (gangren). Tanda dan gejala gangren termasuk kulit hitam atau biru, hilangnya rasa pada jari tangan atau kaki, serta muncul bau busuk dari area yang terkena. Gangren adalah kondisi serius yang biasanya memerlukan amputasi pada jari tangan atau kaki yang terkena.

Pencegahan Buerger Disease

Hampir setiap orang yang mengidap penyakit ini telah menggunakan tembakau dalam beberapa bentuk, terutama rokok. Guna mencegah penyakit ini, penting untuk tidak menggunakan semua produk olahan tembakau.

Berhenti merokok bagi beberapa orang adalah sesuatu yang sulit, tanyakan pada dokter mengenai strategi yang harus Anda lakukan untuk menghentikan kebiasaan ini.

 

  1. Anonim. Buerger’s disease. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/buergers-disease/symptoms-causes/syc-20350658. (Diakses pada 17 Mei 2021).
  2. Anonim. Smoking and Buerger’s Disease. https://www.cdc.gov/tobacco/campaign/tips/diseases/buergers-disease.html. (Diakses pada 17 Mei 2021).
  3. Anonim. 2020. Buerger’s Disease (Thromboangiitis Obliterans). https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-buergers-disease. (Diakses pada 17 Mei 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi