DokterSehat.Com– Jus adalah salah satu jenis minuman yang baik bagi kesehatan. Hal ini disebabkan oleh bahan pembuatnya yang berupa sayuran atau buah-buahan. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis buah atau sayuran yang ternyata sebaiknya tidak kita jus karena prosesnya bisa membuat kadar nutrisinya menurun drastis. Apa sajakah sayuran dan buah-buahan tersebut?

apel-jus-doktersehat

Sayuran dan Buah yang Sebaiknya Tidak Dijadikan Jus

Pakar kesehatan sebenarnya lebih menyarankan kita untuk mengonsumsi sayuran atau buah-buahan secara utuh demi mendapatkan asupan nutrisinya dengan maksimal.

Berikut adalah beberapa jenis buah atau sayuran yang ternyata kurang direkomendasikan untuk dijadikan jus meski rasanya akan menjadi jauh lebih menyegarkan.

  1. Alpukat

Salah satu jus yang paling populer dan sering dibeli adalah jus alpukat. Tak hanya karena memiliki rasa yang nikmat, jus ini juga cenderung mengenyangkan dan dianggap bisa membantu mereka yang ingin menurunkan berat badan. Selain itu, kandungan lemak sehat yang ada di dalam alpukat juga bisa mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Masalahnya adalah tekstur alpukat sangatlah lembut sehingga jika sampai diolah menjadi jus, bisa jadi akan membuat nutrisi seperti serat di dalamnya akan rusak. Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk mengonsumsinya dengan sendok demi mendapatkan manfaatnya dengan maksimal.

  1. Brokoli

Brokoli juga dikenal sebagai salah satu sayuran yang paling populer untuk dijus. Masalahnya adalah jika kita mengolahnya menjadi jus, maka kandungan di dalamnya akan cenderung lebih sulit untuk dicerna di dalam perut. Bahkan, bisa jadi setelah mengonsumsinya kita akan mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung.

Keluarga sayuran brokoli seperti kol dan kubis juga tidak direkomendasikan untuk dijus karena dianggap bisa menyebabkan dampak kesehatan yang sama.

  1. Apel

Apel dikenal luas sebagai salah satu buah dengan kandungan nutrisi terbaik bagi kesehatan. Sayangnya, buah ini ternyata juga tidak disarankan untuk diolah dengan cara dijus karena akan merusak kandungan nutrisinya. Sebagai contoh, kandungan serat yang bisa ditemukan di dalam daging buah atau kulit apel akan hancur sehingga kita tidak akan mendapatkannya.

Selain itu, biji apel biasanya juga akan ikut tercampur saat kita mengolahnya menjadi jus. Padahal, biji apel memiliki rasa yang tidak enak dan jika dikonsumsi dengan porsi yang berlebihan bisa saja menyebabkan efek keracunan.

  1. Pir

Buah pir tinggi kandungan air yang menyegarkan. Sayangnya, jika kita mengolahnya menjadi jus, bisa jadi akan memicu masalah pada pencernaan. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan sorbitol yang sangat tinggi di dalamnya. Kandungan gula alami ini sangat sulit dicerna oleh tubuh dan akhirnya mempengaruhi fungsi usus. Jika kita sedang diare dan minum jus buah pir, akan membuat gejalanya menjadi semakin parah.

  1. Jeruk

Jus jeruk ternyata juga kurang baik jika dibandingkan dengan mengonsumsi buah jeruk secara langsung. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan sisa kulit jeruk yang menempel ikut tercampur di dalam jus dan menyebabkan gangguan pencernaan. Selain itu, kadar serat di dalam jus jeruk biasanya juga sudah berkurang drastis.

  1. Pisang

Jus pisang yang manis memang bisa memberikan kenikmatan tersendiri, namun hal ini ternyata bisa membuat perut sulit untuk mencernanya. Pakar kesehatan lebih menyarankan smoothies pisang yang lebih mudah dikonsumsi.

  1. Nanas

Kandungan nutrisi di dalam nanas akan hancur saat diolah menjadi jus sehingga membuat kita tidak mendapatkan manfaat kesehatannya dengan maksimal.

 

Sumber:

  1. Jung, Alyssa, 2011. 11 Things You Should Never Put in a Juicer. thehealthy.com/food/things-never-put-in-juicer/ (Diakses pada 24 November 2019).