Terbit: 4 Agustus 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Ada banyak buah antioksidan tinggi yang disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Buah-buahan ini juga kaya akan vitamin, mineral, dan nutrisi penting lain untuk menjaga kesehatan tubuh. Ketahui apa saja buah tinggi antioksidan tinggi dan manfaatnya.

12 Buah Antioksidan Tinggi yang Wajib Dikonsumsi 

Buah Antioksidan Tinggi yang Wajib Dikonsumsi

Antioksidan adalah senyawa penting yang diolah tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel dan melawan radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul berbahaya yang merusak struktur DNA dan sel hingga memicu penyakit kronis seperti kanker, penyakit neurodegeneratif, jantung, dll.

Sumber antioksidan didapatkan dari makanan yang berwarna kuning, biru, merah, atau oranye seperti sayuran, sereal, kacang-kacangan, biji-bijian, herbal, dan buah. Ketahui apa saja buah yang mengandung antioksidan dalam pembahasan ini.

1. Stroberi

Stroberi memiliki kandungan antioksidan yang disebut antosianin. Buah yang tinggi antosianin akan memiliki warna cerah merah. Berdasarkan analisis, setiap 100 gram stroberi mengandung sekitar 5,4 mmol antioksidan.

Sebagai buah kaya antioksidan, stroberi dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) tinggi dan juga menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, stroberi juga mengandung vitamin C, kalsium, magnesium, dan nutrisi lainnya.

2. Blackberry

Blackberry kaya akan vitamin C yang juga berperan sebagai antioksidan untuk tubuh. Kandungan antioksidan ini berperan untuk membantu produksi kolagen, jaringan ikat, juga melancarkan pembuluh darah.

Selain itu, vitamin C yang diolah menjadi antioksidan juga berperan untuk mengatasi stres oksidatif tubuh. Stres oksidatif adalah kemampuan tubuh untuk menampung radikal bebas penyebab radikal bebas dan penyakit kronis lainnya.

Baca Juga: Buah Berry: Manfaat, Nutrisi, Jenis, dll

3. Apel

Buah tinggi antioksidan selanjutnya adalah apel. Anda dapat melihatnya dari kulit buah apel yang berwarna cerah. Beberapa ahli bahkan menyarankan untuk tidak mengupas kulit apel saat memakannya.

Apel mengandung berbagai phytochemical, termasuk quercetin, catechin, phloridzin dan asam klorogenik yang semua adalah jenis antioksidan yang tinggi. Setiap jenis apel mungkin memiliki kadar phytochemical berbeda, namun tetap mengandung antioksidan yang kuat untuk mengatasi radikal bebas penyakit kanker.

4. Ceri

Ceri merah termasuk dalam buah kaya antioksidan. Anda dapat melihat dari warna merah cerah kulit ceri yang berarti kaya akan antioksidan antosianin. Selain itu, ceri juga mengandung polifenol yang berperan sebagai antioksidan.

Antioksidan polifenol memiliki manfaat untuk membantu memperbaiki kerusakan sel, mengurangi peradangan, dan juga menjaga kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Ceri juga kaya akan vitamin C dan pigmen karotenoid yang baik untuk tubuh.

5. Plum

Plum adalah buah antioksidan tinggi dengan manfaat untuk melindungi sel dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Selain itu, buah plum juga kaya akan antioksidan polifenol untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, serta mengurangi risiko diabetes.

Berdasarkan beberapa penelitian, buah plum dikatakan memiliki antioksidan dua kali lipat lebih banyak dari buah persik. Plum juga memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan antosianin.

6. Cranberry

Sebagian besar jenis buah bari kaya akan antioksidan, termasuk cranberry. Cranberry mengandung antioksidan, vitamin C, potasium, dan vitamin penting lainnya.

Berdasarkan penelitian, bakteri penyebab gigi berlubang menjadi lemah saat diberi antioksidan dari cranberry. Selain itu, manfaat antioksidan adalah untuk melawan kanker, menjaga kadar kolesterol, serta memelihara kesehatan sel secara keseluruhan.

7. Bluberi

Bluberi (blueberry) adalah buah antioksidan dengan rasa manis, asam, dan segar yang banyak dikonsumsi sebagai selai, smoothies, atau campuran kue. Berdasarkan analisis, setiap 100 gram bluberi mengandung sekitar 9,2 mmol antioksidan.

Berdasarkan penelitian, kandungan antioksidan dalam buah bluberi dapat membantu mengurangi risiko penurunan fungsi otak akibat faktor usia, penyakit jantung, mengurangi peradangan, serta menetralkan radikal bebas.

8. Goji Berries

Goji berry mengandung jenis antioksidan yang tidak ada di buah beri lainnya, yaitu antioksidan Lycium barbarum polysaccharides. Jenis antioksidan ini membantu mengatasi penuaan kulit atau tanda-tanda penuaan dini. Berdasarkan penelitian, orang tua yang diberi goji berry berbasis susu memiliki kadar antioksidan darah meningkat 57%.

9. Raspberry

Raspberry mengandung vitamin C, serat, mangan, dan juga antioksidan. Setiap 100 gram buah raspberry mengandung sekitar 4 mmol antioksidan. Berdasarkan penelitian, antioksidan dan komponen lain pada raspberry memiliki potensi untuk mengatasi sel kanker lambung, usus besar, dan kanker payudara yang masih diteliti.

10. Anggur

Semua jenis anggur, baik anggur ungu, merah, atau biru mengandung phytochemical anthocyanin dan proanthocyanidin yang berperan sebagai antioksidan. Selain itu, anggur juga mengandung vitamin C sebagai antioksidan untuk menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: 10 Makanan Tinggi Antioksidan yang Cocok untuk Mencegah Sakit

11. Jeruk

Tahukah Anda jika jeruk juga termasuk dalam buah yang mengandung antioksidan? Tidak hanya kaya akan vitamin C, buah jeruk juga mengandung berbagai komponen tanaman yang berperan sebagai antioksidan, termasuk:

  • Fenolik
  • Hesperidin
  • Antosianin
  • Karotenoid
  • Beta-cryptoxanthin
  • Likopen
  • Asam sitrat

Berbagai nutrisi dan komponen dalam buah jeruk memberi manfaat kesehatan untuk tubuh, seperti menjaga sistem kekebalan tubuh, mengatasi flu, menjaga kesehatan ginjal, dan tubuh secara keseluruhan.

12. Buah Prune

Prune adalah istilah untuk buah plum yang dikeringkan. Berdasarkan laporan, buah kering memiliki rasio antioksidan lebih tinggi daripada buah segar. Buah kering juga dianggap lebih enak sebagai alternatif cemilan sehat.

Buah prune adalah sumber vitamin, mineral, serat, antioksidan dan nutrisi lainnya. Walaupun demikian, hindari konsumsi buah kering yang sudah diberi tambahan pewarna atau gula. Anda juga harus mengecek kandungan nutrisi di balik kemasannya.

Itulah berbagai buah kaya antioksidan. Anda disarankan untuk konsumsi buah-buahan tersebut atau makanan lain yang tinggi antioksidan dan nutrisi seimbang lainnya untuk memelihara kesehatan secara keseluruhan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Arnarson, Atli, PhD. 2019. Oranges 101: Nutrition Facts and Health Benefits. https://www.healthline.com/nutrition/foods/oranges. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  2. Elliott, Brianna, RD. 2017. 7 Health Benefits of Plums and Prunes. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-plums-prunes. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  3. Kubala, Jillian, MS, RD. 2019. 7 Impressive Health Benefits of Cherries. https://www.healthline.com/nutrition/cherries-benefits. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  4. Magee, Elaine, MPH, RD. 2010. 10 Nutrient-Rich Super Foods. https://www.webmd.com/food-recipes/features/10-super-foods#1. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  5. Raman, Ryan, MS, RD. 2018. 12 Healthy Foods High in Antioxidants. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-antioxidants#section1. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  6. Reader Digest. 2020. 20 Antioxidant-Rich Fruits and Vegetables You Should Be Eating. https://www.readersdigest.ca/food/healthy-food/antioxidant-rich-fruits-vegetables-eating/. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  7. Stanton, Meredith. 2006. Cranberries: Rich in Antioxidants. https://www.webmd.com/diet/features/anatomy-of-a-cranberry. (Diakses pada 4 Agustus 2020).
  8. Reilly, Christopher. 2020. Top 20 Foods High In Antioxidants. https://www.stjohns.health/documents/content/top-20-foods-high-in-antioxidants.pdf. (Diakses pada 4 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi