BPA (Bisphenol A) Dinyatakan Berbahaya di Amerika

doktersehat-botol-bayi-minum-bpA
Photo Credit: nerissa's ring

DokterSehat.Com – USA dalam hal ini Senator Dianne Feinstein (D-Calif.), Representative Edward Markey (D-Mass.), dan Senator Chuck Schumer (D-N.Y.) telah mengeluarkan Ban Poisonous Additives Act of 2009 (undang-undang bahan tambahan berbahaya tahun 2009) untuk melarang penggunaan bahan kimia bisphenol A (BPA) dalam semua kemasan makanan dan minuman. Menurut pembuat peraturan, ada penelitian yang menunjukkan adanya efek negatif yang diakibatkan oleh BPA, seperti gangguan perkembangan sel syaraf janin, bayi, dan anak-anak pada manusia.

Berbagai pabrikan dan penjual bahan kemasan yang mengandung BPA di USA telah mengetahui potensi bahaya tersebut dan menarik produk nya dari toko. pada awal Maret 2009, enam pabrikan botol bayi teratas di USA termauk Avent, Disney First Years, Gerber, Dr. Brown, Playtex, dan Evenflo telah setuju untuk menghentikan penggunaan bahan kimia ini dalam botol buatan mereka.

Undang-undang ini menyatakan bahwa kemasan minuman isi ulang (termasuk botol bayi dan termos) yang mengandung BPA tidak dijual, dan kemasan makanan dan minuman lainnya (seperti makanan kaleng) yang mengandung BPA tidak dikomersialkan. Dalam undang-undang tersebut bila pabrikan dapat menunjukkan bahwa tidak ada cara untuk membuat suatu bahan makanan atau minuman tanpa menggunakan BPA, USFDA (US Food and Drug Administration)(BPOM Amerika) dapat mengeluarkan penanggunan pelarangan produk tersebut selama satu tahun yang dapat diperbaharui. Akan tetapi pada kemasan makanan dan minuman tersebut harus diberi label yang mengindikasikan penggunaan BPA. FAN

Referensi: Govtrack, Webmd, Feinstein Senate