Terbit: 6 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Banyak orang yang mengaku sangat suka mengonsumsi ceker ayam. Bahan makanan ini bisa dibuat sebagai sup, tambahan dalam mie, atau bahkan dijadikan lauk yang sangat lezat. Hanya saja, sebuah pertanyaan pun muncul, sebenarnya apakah tidak apa-apa jika kita kerap mengonsumsi ceker ayam?

Bolehkah Sering Makan Ceker Ayam?

Di dalam ceker ayam terdapat kulit, tendon, dan tulang. Hal ini berarti, kita tidak akan menemukan daging pada ceker ayam. Kebanyakan orang hanya mengonsumsi kulit dan tendon dari cakar ayam. Padahal, bagian tulang, khususnya sumsum memiliki nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Beruntung, jika ceker ayam ini dijadikan sup atau kaldu, kita bisa mendapatkan nutrisi sehat dari sumsum tulangnya.

Jika kita mengonsumsi tulang atau sumsum dari ceker ayam, maka kita akan mendapatkan nutrisi seperti kalsium, magnesium, kalium dan fosfor. Kandungan mineral ini sangat baik bagi kesehatan tulang, saraf, pencernaan, jantung, dan sirkulasi darah. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan kandungan kolagen yang bisa mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Nutrisi lain yang bisa didapatkan saat mengonsumsi tulang ceker ayam adalah glukosamin yang bisa mencegah datangnya penyakit radang sendi, asam hialuronat yang sangat baik bagi kesehatan kulit, dan kondroitin sulfat yang juga baik bagi kesehatan sendi sekaligus mengatasi peradangan pada tubuh.

Hanya saja, ceker ayam ternyata memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi, khususnya pada bagian kulitnya. Keberadaan lemak jenuh inilah yang membuat banyak orang mengaku ketagihan saat mengonsumsi kulit ceker ayam. Jika kita berlebihan dalam mengonsumsi kulit ceker ayam, dikhawatirkan tubuh akan mengalami masalah kolesterol tinggi yang sangat berbahaya.

Melihat adanya fakta ini, meskipun enak, jangan mengonsumsi ceker ayam dengan berlebihan demi menjaga kesehatan tubuh.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi